Gaduh “Bahasa Toilet” Elit dan Tokoh Politik

0
170

Nusantara.news, Jakarta – Belakangan ini beberapa pejabat, tokoh dan elit politisi di Tanah Air kerap melontarkan kritik bernada umpatan demi berebut sorotan publik di tengah anomali politik yang tengah berisik seperti saat ini. Akibatnya, publik pun menjadi gaduh dan antipati. Atmosfer politik seketika langsung memanas karena terjadi perang umpatan.

Lontaran kritik dengan menyelipkan “bahasa toilet” itu di antaranya keluar dari mulut Amien Rais, Luhut Binsar Pandjaitan, Arteria Dahlan dan Prabowo.

Baca: Umpatan Elite dan Pupusnya Etika Politik

Kebebasan berbicara dalam kerangka demokrasi, semestinya tidak menihilkan  etika berkomunikasi. Sebab, demokrasi merupakan buah peradaban. Penyelenggaraan seluruh aspeknya, termasuk kebebasan menyatakan pendapat, tentu harus tetap berada dalam koridor keadaban.[]

.

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here