Gandeng Telkom dan PLN, Pemprov Jatim Optimis Sukses dalam UNBK 2017

0
187

Nusantara.news, Surabaya – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dijadwalkan dilaksanakan pada 3-6 April 2017. Untuk SMA/MA (Madrasah Aliyah) dilaksanakan pada tanggal 10-13 April 2017, dan ujian susulan dilaksanakan 18-19 April 2017.

Di Jawa Timur, jumlah keseluruhan dari mereka yang akan mengikuti UNBK tahun ini mencapai 417.252 siswa yang tersebar di 38 kabupaten/kota. Jumlah siswa SMA tercatat sebanyak 156.710 orang dari 1.454 sekolah SMA. SMK sebanyak 199.365 siswa dari 1.798 SMK, dan 942 MA dengan jumlah siswa sebanyak 61.171 orang.  

“Angka keikutsertaan sekolah tahun ini naik hampir 4 kali lipat dibanding tahun 2016, yang diikuti 1.306 lembaga sekolah,” kata Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf usai memimpin Apel Kesiapan Jawa Timur Sukses 100 persen UNBK 2017, di halaman PT Telkom Divisi Regional V, di Jalan Ketintang, Surabaya, Selasa (14/03/2017).

Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebut, keberadaan proktor dan teknisi merupakan penunjang jalannya pelaksanaan teknis di lapangan. Untuk itu, proktor dan teknisi harus mengetahui pengoperasian UNBK pada server dan komputer sekolah yang dipakai ujian.

Untuk kelancaran pelaksanaan UNBK, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggandeng PT Telkom dan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Jawa Timur. Kerjasama ini sangat penting untuk menjaga konektifitas jaringan internet dan pasokan listrik selama kegiatan ujian berlangsung.

“Pelaksanaan UNBK merupakan sarana positif bagi siswa untuk memanfaatkan teknologi. Karenanya, berbagai pihak, seperti seperti Telkom, PLN, para kepala sekolah, proktor serta teknisi, harus ikut terlibat untuk mengurangi risiko terjadinya kegagalan,” pinta Gus Ipul.

Ditambahkan, Telkom sudah menjamin tidak akan terjadi gangguan dalam koneksi internet. PLN juga menjamin tidak akan ada pemadaman listrik selama pelaksanaan UNBK di Jawa Timur. Apalagi, kapasitas listrik di Jawa Timur melebihi dari yang dibutuhkan, sehingga ada cadangan listrik 1.500 Mega Watt (MW).

“Untuk urusan listrik dan jaringan, saya jamin tidak ada masalah, kecuali jika force majeure atau keadaan yang terjadi di luar prediksi kita. Saya minta Telkom selalu mendampingi pelaksanaan UNBK di Jawa Timur. Begitu juga PLN akan terus menjaga agar listrik tetap dalam kondisi stabil,” tegasnya.

Selain itu para pelajar juga diminta berperan untuk menyukseskan UNBK. Dan, jika nilai yang diperoleh kurang bagus maka bisa diulang saat ujian susulan. Para siswa juga diberi kewenangan menggunakan laptop pribadi, dengan syarat komputernya dikarantina terlebih dulu.

Pemerintah juga meminta jajaran kepala sekolah bisa memberikan informasi yang utuh terkait pelaksanaan UNBK kepada para siswa. Sehingga mereka bisa mengerjakan dengan tenang dan mendapat hasil terbaik.

Gus Ipul berpesan, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur supaya terus melakukan koordinasi dan sinkronisasi terkait finalisasi UNBK 2017. Diharapkan semua perencanaan bisa tersusun dengan sempurna.

“Jika semua pihak serius dalam mempersiapkan pelaksanaan UNBK, maka saya optimis UNBK 2017 bisa sukses 100 persen,” pungkasnya.

Ini Kiat Telkom Antisipasi Kegagalan

Sementara itu, Executive Vice President (EVP) PT Telkom Jawa, Bali dan Nusa, Suparwiyatno mengatakan, Telkom telah membuat beberapa metode untuk mencegah terjadinya kegagalan dalam pelaksanaan UNBK 2017.

Langkah pertama, dilakukan desentralisasi untuk proses upload dan download, sehingga prosesnya tidak hanya tergantung pada satu server atau multi sever.

Langkah kedua, dilakukan penguatan jaringan untuk masing-masing sekolah dan di backup dengan beberapa alternatif jaringan, sehingga jika jaringan putus bisa langsung tertangani dengan cepat.

Langkah ketiga, tim teknis Telkom sejak satu bulan sebelum dan satu bulan sesudah pelaksanaan UNBK terus mengawal jaringan selama 24 jam. Telkom juga telah menyiapkan Posko di seluruh 38 kabupaten/kota di Jawa Timur untuk memantau dan memonitor akses internet selama pelaksanaan UNBK.

“Intinya, semua personil Telkom telah kita siapkan untuk mengawal suksesnya pelaksanaan UNBK di Jawa Timur,” tegas Suparwiyatno.

PLN optimalkan dan amankan pasokan listrik

Di tempat yang sama General Manager PT PLN Distribusi Jawa Timur, Dwi Kusnanto menyampaikan, secara prinsip PLN sudah mengoptimalkan pasokan. Dia menyatakan, PLN Jawa Timur memiliki cadangan listrik sebesar 1.500 MW. Pemanfaatan pasokan listrik tersebut sudah diamankan mulai dari sisi transmisi, Gardu Induk (GI), jaringan distribusi 20 KV, hingga jaringan ke pelanggan.

“Kami mohon doanya, sebab pasokan yang bagus juga harus didukung oleh kondisi lingkungan. Terlebih Jatim saat ini masih mengalami cuaca hujan disertai angin. Untuk itu, hingga Maret ini akan dilakukan pemeliharaan guna menyiapkan jaringan supaya lebih andal dan terbebas dari gangguan,” terang Dwi Kusnanto.

Dihubungi terpisah, terkait kesiapan Jawa Timur untuk mensukseskan UNBK 100 persen, Kepala Sekolah SMA Unggulan BPPT Al-Fattah, Sekaran, Lamongan, Muhammad Wahib mengaku optimis pelaksanaan UNBK akan berjalan baik dan lancar.

“Saya optimis, semua akan berjalan lancar. Melalui UNBK kejujuran siswa dan hasilnya akan terjamin. Dengan pola seperti ini, UNBK akan menghasilkan lulusan yang lebih baik dari model ujian sebelumnya,” ujar Wahib.

Untuk peluang praktik joki, menurutnya sangat kecil, karena soal ujian yang diberikan di dalam UNBK tidak sama antara peserta ujian yang satu dengan lainnya. “Selain soalnya tidak sama, nomor di dalam naskah ujian juga tidak sama. Sepengetahuan saya nomor itu diacak,” tambahnya.

Sementara, jika ada jawaban yang keliru, siswa juga ada kesempatan untuk memperbaikinya. Dengan sistem pengawasan oleh guru yang bertugas kecurangan dipastikan akan dapat dihindari.

“Saran saya, siswa harus tenang. Dengan belajar yang baik semua akan berjalan lancar,” tambahnya.

Wahib menyebut, untuk di daerahnya di Lamongan, ada sebanyak 93 SMA negeri dan 58 SMA swasta. Yang akan menggelar UNBK sebanyak 57 sekolah. Pihaknya juga yakin semua akan berjalan lancar, termasuk di Lamongan yang disebutkan juga siap mengikuti UNBK.

Menurutnya, di daerah lain hendaknya juga siap melaksanakan UNBK, karena  hasilnya selain digunakan mengukur dan untuk mengetahui hasil transfer ilmu dari guru ke siswa, juga ikut mengangkat kredibilitas sekolah.

Semoga pelaksanaan UNBK tahun ini, Jawa Timur menorehkan prestasi gemilang. Jika program ini berhasil dengan capaian yang bagus, berarti peran guru mentransfer ilmu ke siswa juga berhasil, dan tentunya juga bisa menjadi contoh provinsi lain di Indonesia. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here