Garda Bangsa Jatim Bersihkan Selokan di Kampung Lawas, Keputran

0
70

Nusantara.news, Surabaya – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18, Garda Bangsa Jawa Timur blusukan ke sejumlah kampung di Surabaya. Mereka, dengan mengajak warga kampung setempat, membersihkan selokan-selokan yang tertutup sampah dan tersumbat pasir. Aksi sosial yang diberi nama Sadar Lingkungan itu salah satunya dilaksanakan di Jalan Keputran Pasar, Surabaya, Sabtu (11/3/2017).

Di lokasi itu puluhan anggota Garda Bangsa Jawa Timur membaur dengan masyarakat membuka satu persatu tutup selokan. Dengan menggunakan cangkul, sekop dan cetok pasir,  sampah yang menyumbat selokan diangkat. Lainnya memungut sampah termasuk plastik dan menyapu kampung yang terletak di jantung Kota Surabaya tersebut.

“Ini gagasan kami, bertepatan dengan HUT Garda Bangsa yang ke-18, dilakukan launching Gerakan Sadar Lingkungan. Mengawali itu, hari ini kita lakukan aksi sosial membersihkan selokan di Kampung Keputran ini,” kata Ketua Garda Bangsa Jawa Timur Ka’bil Mubarok.

Kemudian, lanjut Ka’bil, melalui wadah Gerakan Sadar Lingkungan Garda Bangsa ingin mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk peduli terhadap lingkungannya. Selain ikut memberikan edukasi terhadap masyarakat di tempat tinggalnya, kegiatan ini juga bertujuan untuk membangkitkan kepedulian untuk menjaga kebersihan, utamanya menjaga kalancaran saluran air.

“Kita berharap pemuda-pemuda kampung tidak hanya asyik bermain, tetapi ikut peduli menjaga kebersihan lingkungan, termasuk menjaga saluran air atau selokan agar tidak tersumbat yang mengabibatkan banjir. Apalagi, belakangan ini cuaca ekstrim kerap menimbulkan hujan di Surabaya. Intinya, jangan sampai Surabaya banjir saat turun hujan lebat, caranya selokan harus terus terawat,” tambahnya.

Sementara, sebelum memulai melaksanakan kegiatan membersihkan selokan di Jalan Keputran, anggota Garda Bangsa bersama sejumlah orang warga kampung tersebut mengikuti prosesi potong kue tas, yang telah disiapkan menandai HUT Garda Bangsa. Kemudian, bersama-sama mereka menyantapnya dilanjutkan dengan melakukan aksi ‘perang’ terhadap saluran alias got yang mampet.

Terkait aksi pemuda yang bernaung di bendera Nahdlatul Ulama (NU) tersebut, penghuni di kampung Keputran mengaku senang dan memberikan pujian. Warga mengatakan, selanjutnya akan terus berupa menjaga kebersihan selokan di perkampungan mereka.

“Kami bangga dengan yang dilakukan pemuda dari Garda Bangsa ini. Kami berjanji akan terus menjaga kebersihan selokan di kampung ini,” kata Ketua RW 01 Keputran, Muhammad Luthfi.

Seperti yang disampaikan Ketua Garda Bangsa, Ka’bil, dirinya berjanji akan mengajak warga utamanya pemuda untuk ikut menjaga kebersihan selokan atau saluran air pembuangan dari rumah warga menuju sungai.

“Kita akan ikuti itu, agar tidak terjadi banjir kalau ada hujan deras,” tambahnya.

Ka’bil menambahkan, selain menerjunkan anggotanya ke sejumlah kampung di Surabaya, personil Garda Bangsa yang berada di kabupaten/kota lainnya juga melakukan hal yang sama.

“Kemarin kita juga melakukan hal serupa di Madura. Dan, bersamaan dengan HUT Garda Bangsa ini, kita juga melaunching ‘Siaga Bencana’ yang setiap saat siap diterjunkan di daerah yang membutuhkan bantuan untuk penanganan bencana,” pungkasnya.

Gerakan yang dilakukan Garda Bangsa Jawa Timur ini patut diacungi jempol.  Selain untuk menghindari terjadinya banjir jika ada hujan lebat, tentu kampung yang di rawat akan bersih dan nyaman. Tidak berlebihan jika aksi peduli lingkungan ini ditiru elemen lainnya. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here