Gerindra Incar Khofifah, Disandingkan dengan Kadernya di Pilgub Jatim

0
425

Nusantara.news, Surabaya – Partai Gerindra Jawa Timur mengeluarkan isyarat akan memasangkan Khofifah Indar Parawansa sebagai bakal calon gubernur (cagub) di pemilihan gubernur Jawa Timur, 2018. Alasannya, sampai saat ini komunikasi politik antara tim Gerindra dengan Khofifah sudah terjalin intensif dan sangat baik. Kabarnya, kader Gerindra yang dijagokan bisa mendampingi Khofifah adalah Supriyatno yang kini menjabat Ketua DPD Gerindra Jawa Timur.

“Sudah ada komunikasi dengan Khofifah. Hari ini malah teman-teman pengurus DPD Gerindra Jatim sowan sekaligus membesuk KH Hasyim Muzadi yang sedang sakit. Itu bisa menjadi isyarat ke mana arah politik kami saat Pilgub Jatim nanti,” ujar Bendahara DPD Partai Gerindra Jawa Timur, Hadinuddin, Senin (13/3/2017).

Hadi menyebut, dengan modal sebagai partai pemenang ketiga di Jawa Timur dalam pemilu legislatif (Pileg) 2014 , Gerindra jelas memiliki kepentingan untuk mendorong kader partainya, minimal untuk maju sebagai calon wakil gubernur. Meskipun di dalam Rakerdasus Partai Gerindra beberapa waktu lalu mengamanatkan mengusung Supriyatno yang menjabat Ketua DPD Gerindra Jawa Timur, sebagai calon gubernur. Namun, disebutkan semua perkembangan akan dapat mengubah semua yang telah diputuskan.   “Perkembangan politik bisa saja berubah komposisi, dimana Cagubnya Khofifah dan Cawagubnya Supriyatno,” kata Hadinuddin.

Pertimbangan Partai Gerindra melirik ketua umum PP Muslimat NU yang juga sebagai Menteri Sosial RI itu karena Khofifah memiliki basis massa yang riil. Terbukti, hampir saja mengalahkan pasangan KarSa di Pilgub Jatim 2008 maupun 2013 silam.  “Ibu Khofifah basis massanya sangat kuat dan cukup jelas. Bahkan mesin politiknya juga ada,” jelas politisi asal Jember tersebut.

Ditanya peluang tokoh lain yang dilirik Gerindra, selain Khofifah atau yang sengaja merapat ke partainya, dijelaskan Hadi hanya Khofifah yang memiliki intensitas tinggi. Antara Gerindra dengan Khofifah juga dikatakan banyak menemukan kecocokan, termasuk soal visi dan misi dengan partai besutan Prabowo Subainto tersebut.

Gerindra mengakui, meski cocok dengan Khofifah, pihaknya juga tetap mengikuti perkembangan arah partai politik. Karena, tetap membutuhkan koalisi untuk bisa mengusung pasangan calon.

“Kalau banyak yang mendekat ke Khofifah, kenapa Gerindra juga tidak mendekat, karena Gerindra tetap membutuhkan koalisi untuk bisa mengusung pasangan calon,” pungkasnya.

Sah-sah saja sih mendekati atau melirik siapa saja, yang punya peluang untuk maju menjadi bakal calon gubernur Jawa Timur, termasuk mendekati Khofifah. Karena, nama Menteri Sosial di Kabinet Kerja pimpinan Joko Widodo-Jusuf Kalla ini terus melambung, digadang untuk maju di pilgub Jatim, 2018. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here