Pilgub DKI Jakarta Putaran II

Golkar Lamar Demokrat untuk Menangkan Ahok-Djarot, Mungkinkah Terjadi?

0
171

Nusantara.news, Surabaya – Tim pemenangan Ahok–Djarot di Pilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta secara diam-diam sudah membuka pintu komunikasi dengan empat partai pendukung Agus–Sylvi. Apakah Suara AHY–Sylvi akan diberikan kepada Ahok – Djarot?

Sekretaris tim pemenangan Ahok–Djarot Ace Hasan Syadzily mengungkapkan bahwa timnya telah membuka komunikasi dengan partai pendukung Agus–Sylvi. Komunikasi yang dilakukan tak hanya di tingkat DPD. Ia menambahkan, Sekjen Golkar juga sudah melakukan pertemuan dengan Partai Demokrat.

“Kita tetap melakukan komunikasi dengan elit-elit partai (pendukung AHY). Pak Hasto juga dengan PKB, Hanura juga melakukan hal yang sama,” ujar Ace di DPD Partai Golkar, Jakarta, Jumat (24/2/2017).

Putaran kedua Pilgub DKI akan berlangsung 19 April 2017 nanti. Tim pemenangan Ahok–Djarot bertekad untuk bisa mengalahkan pasangan Anis–Sandi yang berhasil lolos ke putaran selanjutnya.

Wasekjen DPP Partai Golkar tersebut mengatakan, keempat partai pendukung Agus-Sylvi masih menunggu hasil rekapitulasi suara putaran pertama. “Hampir semuanya menyatakan akan menunggu dulu hasil rekapitulasi. Tanpa menunggu hasil rekapitulasi kami tetap melakukan konsolidasi dengan parpol yang mendukung Pak Agus dan Mpok Sylvi,” tutur Ace.

Mencermati komunikasi politik tersebut, politisi senior asal Jawa Timur yang berkiprah di P. Demokrat Nur Muhyidin menyatakan, kemungkinan-kemungkinan itu bisa saja terjadi. Tidak menutup peluang juga bahwa suara Agus–Sylvi akan diberikan kepada pasangan nomer 2 Ahok–Djarot, sekalipun dinamika politik tetap akan tinggi dan sewaktu-waktu bisa berubah.

“Setiap kemungkinan dalam politik bisa saja terjadi, dan peluang Ahok–Djarot mendapat dukungan dari partai Agus–Sylvi terbuka lebar. Namun, ini tergantung bagaimana lobi politik antar tokoh dan partai. Ini bagian dari silaturahmi politik dan sah-sah saja,” jelas Muhyidin kepada Nusantara.news, Jumat (24/2/2017).

Politisi yang pernah menjabat sebagai anggota Komisi E DPRD Jatim ini juga berpendapat, memang saat ini Demokrat dan partai pendukung Agus–Sylvi masih menunggu hasil rekapitulasi manual. Namun demikian, komunikasi tetap harus ditingkatkan untuk menyongsong putaran kedua Pilgub DKI.

“Demokrat selama ini selalu berusaha membangun komunikasi atau silaturahmi dengan semua partai, termasuk dengan teman-teman di PDIP, bahkan dengan Golkar sekalipun. Semua masih dikomunikasikan. Tapi semuanya tergantung ketua umum partai masing-masing,” pungkas pria yang akrab disapa Gus Din ini. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here