Golkar – NasDem Siap Dukung Khofifah di Pilgub Jatim 2018

0
169

Nusantara.news, Surabaya – Menjadi sosok opinion leader dalam Pilihan Gubernur Jawa Timur 2018 mendatang, membuat Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menjadi kandidat kuat menduduki Jatim 1 meneruskan tongkat estafet Gubernur Soekarwo yang sudah dua periode memimpin Jawa Timur.

Partai-partai besar di Jawa Timur tentu tak ingin kecolongan. Mereka tampaknya akan start lebih awal untuk memberikan dukungan terhadap figur-figur yang dinilai memiliki kans memenangi Pilgub Jatim 2018 mendatang.

Dari nama-nama yang beredar, sosok Khofifah boleh dikatakan paling menonjol. Ia dinilai sebagai figur yang pas ketimbang Saifullah Yusuf alias Gus Ipul yang dinilai oleh banyak pengamat kurang memiliki modal politik.

Setelah Partai Nasional Demokrasi (NasDem) lewat Ketua Umumnya Surya Paloh yang beberapa waktu lalu siap mengusung Khofifah sebagai Bakal Calon Gubernur Jawa Timur, kini giliran Partai Golongan Karya (Golkar) yang tak ingin ketinggalan momentum soal arah dukungan kepada figur yang layak maju di Pilgub Jatim.

Sekjen Partai Golkar Idrus Marham menyatakan siap untuk mengusung Mensos Khofifah Indar Parawansa. Golkar yang sebelumnya telah memperlihatkan sinyal dukungan terhadap Khofifah kini semakin menunjukkan ketegasan sikap mendukung Khofifah.

Di mata Golkar Khofifah merupakan sosok pekerja keras dan amanah kepada rakyat. “Golkar dari awal mewacanakan itu,” ujar Idrus di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (24/3/2017).

Lanjut Idrus, Partai Golkar sudah beberapa kali membangun komunikasi politik dengan Khofifah terkait pencalonannya di Jatim. Meski enggan menyebut substansi apa saja yang dibahas antara Partai Golkar dan Khofifah, namun sudah ada kata sepakat soal dukungan di Pilgub Jatim 2018. “Kita sudah melakukan komunikasi dengan Khofifah,” tuturnya.

Namun, Golkar, kata Idrus, masih ingin menjalankan sejumlah proses internal sebelum mendeklarasikan dukungan kepada Khofifah. “Tentu nanti ada mekanisme dan proses. Tapi dari awal kita sudah wacanakan Khofifah,” ujar Idrus.

Sementara itu, terkait sikap Partai Nasdem yang lebih dulu mengumumkan dukungan terhadap Khofifah, Ketua DPP NasDem Johny G Plate menyatakan, Khofifah merupakan salah satu tokoh Jawa Timur yang mumpuni untuk memimpin Jatim lebih baik lagi. “Alasannya karena Khofifah mempunyai kepemimpinan kuat di provinsi itu,” tegasnya.

Terpisah, saat dikonfirmasi, Khofifah tidak membantah maupun membenarkan wacana tersebut. Ia menyatakan, saat ini masih fokus menyelesaikan tugasnya sebagai Menteri Sosial di bawah pemerintahan Joko Widodo. “Loh, loh, loh. Sudah terlalu jauh. Kita memaksimalkan. Ya ini dimaksimalkan,” kata Khofifah di Istana beberapa hari lalu.

Selain Nasdem dan Golkar yang sudah menyatakan kesediaan untuk mengusung Khofifah, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga sudah menyatakan bahwa Khofifah merupakan salah satu calon kuat untuk bertarung di Jawa Timur pada 2018, selain Gus Ipul. Meski belum blak-blakan, namun tidak menutup kemungkinan PKB akan mengarahkan dukungannya kepada Khofifah ataupun Halim Iskandar.

Wasekjen PKB Daniel Johan mengakui bahwa Khofifah dan Abdul Halim Iskandar alias Gus Halim merupakan kandidat-kandidat yang tengah digodok partainya untuk pilgub Jatim. Selain kedua nama itu, PKB juga mempertimbangkan nama Saifullah Yusuf alias Gus Ipul di Pilgub Jatim. Namun, PKB masih menunggu hasil survei internal partai.

“Meski begitu DPP PKB belum melakukan rapat internal untuk mengusung nama yang maju pada Pilgub Jawa Timur nanti. DPP PKB terlebih dulu akan mendengarkan masukan dari DPW Jawa Timur terkait usulan mengenai kandidat yang paling pantas untuk maju di Pilgub Jatim,” urainya.

Bagaimana dengan partai-partai lain? Siapa sosok yang dinilai memiliki peluang besar untuk meneruskan tongkat estafet Gubernur Soekarwo? Maklum, sampai detik ini sebagian partai-partai besar memilih wait and see dan menunggu hasil Pilkada DKI Jakarta yang akan berlangsung pada 19 April 2017 nanti. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here