Hak Konsumen

GP Ansor Jember Meminta DPRD Panggil Alfamart

0
107

Nusantara.news, Jember – GP Ansor Jember berharap kepada DPRD agar segera memanggil pihak Alfamart sehubungan dengan keterbukaan akses aliran dana konsumen. Hal ini juga terkait dengan  tuntutan hukum yang diajukan pihak Alfamart kepada  Mustolih Siradj ketika ia mempertanyakan aliran dana konsumen yang dikelola Alfamart dan menjadi perbincangan hangat di khalayak luas saat ini.

Kini, dukungan sikap dan moral kepada Mustolih Siradj terus mengalir. Ketua GP Ansor Jember Ayub Junaidi berharap DPRD Jember bergerak cepat dengan memintai keterangan secara terbuka kepada pihak Alfamart soal akses aliran dan konsumen yang selama ini dikumpulkannya.

“Pemanggilan tersebut terkait dengan keterbukaan akses aliran dana konsumen, kami meminta agar terbuka sesuai dengan UU keterbukaan konsumen yang berlaku,” Ujar Ayub saat dikonfirmasi Nusantara.news, Selasa (21/2/2017).

Ayub Junaidi juga menyayangkan sikap Alfamart yang tidak transparan kepada publik. Dia membandingkan, lembaga sekelas GNPF MUI yang bersedia untuk membeberkan tranparansi data kepada aparat hukum.

Tetapi Alfamart yang justru berjenis korporasi malah cenderung menutup informasi terkait dengan pengumpulan dan pendistribusian uang yang bersumber dari hibah (uang kembalian) konsumen. “Selama ini kita tidak tahu uang receh yang kita donasikan mengarah ke mana. Apalagi alfamart yang dimiliki oleh berbagai pemegang saham seharusnya bisa lebih terbuka kepada masyarakat,” ungkap ayub.

GP Ansor Jember juga meminta agar pemanggilan oleh DPRD kepada pihak Alfamart segera dijadwalkan. Menurut Ayub, jika sampai awal Maret tidak ada kesediaan Alfamart untuk membuka transparansi, pihaknya akan mendesak Pemkab dan DPRD untuk mengambil langkah tegas.

“Jika sampai awal Maret tidak ada kejelasan informasi terkait dana konsumen, kami meminta pemerintah Jember maupun DPRD agar tidak memperpanjang izin usaha dan kalau perlu Alfamart ditutup saja, toh sejauh ini banyak kerugian bagi pedagang kecil karena adanya usaha jejaring tersebut,” tutup Ayub Junaidi. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here