Gubernur Jatim dapat Penghargaan Pembina BPD Terbaik 2017

0
49
Gubernur Jatim Soekarwo terpilih menerima penghargaan sebagai Pembina Bank Pembangunan Daerah (BPD) Terbaik Indonesia Tahun 2017. (Foto: Tudji Martudji)

Nusantara.news, Surabaya – Untuk kesekian kalinya Gubernur Jawa Timur Soekarwo menerima penghargaan sebagai pembina perbankan terbaik di wilayah yang dipimpinnya. Kali ini Soekarwo sebagai kepala pemerintahan mendapat penghargaan sebagai Pembina Bank Pembangunan Daerah (BPD) Terbaik Indonesia Tahun 2017.

Prosesi penyerahan penghargaan itu diberikan dalam sebuah acara yang dikemas dalam Anugerah Perbankan Indonesia VI Tahun 2017 di Hall KBRI Singapore 7 Chatsworth Road di Singapore.

“Anugerah penghargaan tersebut diberikan siang tadi di Singapura,” ujar Kepala Biro Humas dan protokol Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Benny Sampirwanto, Selasa (22/8/2017).

Penghargaan tersebut diberikan oleh Majalah Economic Review bekerjasama dengan sejumlah pihak, di antaranya dari Perbanas Institute, IPMI International Business School, Daya Makara UI, Indonesia-Asia Institute, serta Ideku Group.

Benny menyebutkan, penghargaan yang diberikan kepada Jawa Timur itu karena Gubernur Jawa Timur Soekarwo dengan gaya kepemimpinannya dinilai mampu membina BPD Jawa Timur yang terus berkembang hingga saat ini.

“Dan terbukti menjadi maju dan berkembang serta menjadi salah satu penggerak ekonomi utama di Jatim,” tambah Benny.

Sebelumnya, masih kata Benny kinerja BPD di Jawa Timur juga diberikan penilaian oleh dewan juri dari data publik sertai data pendukung dari berbagai sumber, yang menjadi acuan dari berbagai kategori penilaian.

“Dan, hasil penilaiannya sangat baik,” ujarnya.

Ada sepuluh kategori yang dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari perwakilan dari enam lembaga perbankan.

“Tujuh dari sepuluh kategori berhasil mendapat nilai tinggi, yakni grade A, dan predikat very excellent atau sangat memuaskan,” terang Benny.

Masih menurut Benny, keberhasilan Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Soekarwo, yang meraih penghargaan Pembina Bank Pembangunan Daerah (BPD) Terbaik Indonesia Tahun 2017 itu, melengkapi penghargaan-penghargaan lainnya di bidang perbankan tingkat nasional.

Di antaranya, penghargaan Pelopor Inklusi Keuangan Kategori Pemerintah Daerah Tahun 2016. Serta penghargaan sebagai tokoh bidang pengembangan keuangan syariah kategori pendorong akselerasi pertumbuhan keuangan syariah Tahun 2017.

Saat yang sama, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Tbk) atau Bank Jawa Timur juga menerima penghargaan sebagai BPD Indonesia Terbaik Tahun 2017. Karena kinerjanya, Bank Jawa Timur menempati peringkat pertama sebagai BPD dengan kategori Buku III yang asetnya di bawah Rp50 triliun.

“Prestasi Bank Jatim itu juga diikuti keberhasilan Dirut Utamanya, yakni Bapak Soeroso yang akan dianugerahi penghargaan The Best of The Best atau gelar Juara Umum Indonesian CEO Bank of The Year 2017 pada acara yang sama di Singapura,” pungkasnya.

Untuk diketahui, di semester I tahun 2017, kinerja PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim, meraup laba bersih 31,57 persen atau Rp738,21 miliar yoy (Year over Year) dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Penyaluran kredit tembus Rp30,49 triliun atau tumbuh 4,15 persen. Itu ditopang oleh kredit program modal kerja. Produk turunan dari kredit tersebut antara lain Pundi Kencana dengan pertumbuhan 11,16 persen, Laguna 73,19 persen. Untuk pertumbuhan produk Kredit Siklus Mikro Kecil (SiUmi), yakni kredit bagi usaha mikro berada di level 97,89 persen.

Realiasasi penyaluran kredit menjadi salah satu faktor meningkatnya pendapatan bunga bersih sebesar 6,99 persen dari periode sebelumnya 6,69 persen. Peningkatan tipis itu karena belum membaiknya sektor industri dalam menyerap kredit korporasi.

Direktur Keuangan Bank Jatim Ferdian Timur Satyagraha menerangkan, selain prinsip kehati-hatian perseroan dalam penyaluran kredit, pihaknya juga melihat sektor industri yang belum menunjukkan gairah seperti.

“Untuk penyularan kredit industri memang masih belum seperti yang diharapkan,” kata Ferdian (18/7/2017), lalu.[]

 

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here