Gubernur Jatim Pengganti Soekarwo Minimal Punya Kemampuan Sama

0
64

Nusantara.news, Surabaya – Gubernur Jawa Timur yang akan terpilih melalui Pemilihan Gubernur 2018, untuk menggantikan Soekarwo, minimal memiliki kualitas sama dengan Soekarwo. Ketua Komisi II DPR RI, Zainudin Amali, berharap gubernur yang akan terpilih nanti adalah yang terbaik dan menjadi pilihan rakyat.

“Kalau saya pantau, meski saya berada di luar Jatim, sudah ada beberapa nama yang muncul, silakan saja. Harapannya, yang terbaik yang menjadi pilihan masyarakat. Kami berharap pengganti Pakde Karwo, minimal sama kualitas kepemimpinannya. Itu pastinya menjadi harapan masyarakat, dan pemerintahan di Jatim akan berlangsung dengan baik sebagaimana saat ini,” ujar Zainudin Amali usai bertemu dengan Soekarwo di Gedung Negara Grahadi, Selasa (2/5/2017).

Sementara, ditanya bagaimana dengan Golkar untuk perhelatan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur? Pihaknya menyebut, di Partai Golkar ada mekanismenya untuk melakukan penjaringan bakal calon baik untuk pilkada provinsi dan juga untuk kabupaten/kota.

“Sudah ada mekanisme standar, salah satunya adalah melalui survei. Survei menjadi ukuran karena paling tidak itu menjadi parameter dan tentu sesuai dengan keinginan masyarakat di tempat itu, mengenai calon pemimpin yang mereka inginkan,” lanjut Zainudin menjawab pertanyaan wartawan.

Selanjutnya, hasil survei kemudian dibahas dan dirapatkan termasuk dihadiri oleh tim pilkada pusat. Setelah itu, menghasilkan nama-nama yang direkomendasikan. Termasuk apakah Golkar bisa mengusung calon sendiri maupun harus melalui koalisi.

“Karena, kalau di beberapa tempat, jika kami cukup, ya mengusung sendiri tanpa koalisi. Kebersamaan partai politik tetap kita utamakan,” jelas mantan Ketua DPD Golkar Jawa Timur ini.

Namun, Zainudin menegaskan Golkar akan mengutamakan kader internal jika memang kadernya mendapat sambutan masyarakat. Dan, itu dilakukan melalui survei. “Kalau hasil surveinya bagus akan terus didorong. Tetapi kalau surveinya tidak bagus, kami tidak akan memaksakan. Jadi kita sangat tergantung apa yang diinginkan oleh masyarakat, masyarakat maunya seperti apa itulah yang akan kita dukung,” pungkasnya.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here