Gugatan Kecurangan Pilkada Kota Sudah Sampai ke MK 

0
118

Nusantara.news, Kota Batu – Beberapa kasus sengketa dalam pelaksanaan Pilkada di Kota Baru hingga saat ini masih menjadi isu yang menonjol di wilayah ini.

Sementara itu beberapa pelanggaran dan  sengketa hasil Pilkada di kota ini hingga dua hari lalu juga sudah sampai pada Mahkamah Konstitusi (MK).

Menyikapi persoalan itu Mayedha Adifirsta selaku Koordinator Tim Relasi (Relawan Pemantau Independen) mengatakan, memang banyak temuan bukti dan fakta tentang kecurangan dalam Pilkada Kota Batu 2017.

Ia menyatakan, Panwaslih kurang greget menanggapi permasalahan ini. Ada kemungkinan di dalam panwaslih terdapat komisioner yang terkoneksi dengan parpol maupun dengan para paslon yang berkontestasi.

“Banyak kecurangan, yang diperkuat dengan fakta dan bukti, namun Panwaslih terkesan kurang serius menindaklanjuti. Apa di dalam Panwasli banyak komisioner yang terkoneksi dengan partai tertentu?,” ujarnya dengan nada tanya kepada Nusantara.news, Jum’at (3/3/2017)

Lebih jauh Mayedha menyatakan, sekalipun temuan bukti dan fakta sudah cukup kuat, namun tidak ada orang yang mau menjadi saksi secara legal (prosedur hukum).

“Minimnya orang yang mau menjadi saksi membuat penyelidikan kasus kecurangan terhambat. Penyebabnya  adalah ketakutan dari para saksi untuk mengungkap kebenaran, karena  beberapa instansi pengawas pemilu, baik itu Panwaslih atau Gakkumdu tidak dapat memastikan jaminan keamanan bagi saksi dan pelapor,”  ungkapnya.

Sementara itu, Ronny Ersya, mahasiswa pascasarjana UGM yang juga warga Kota Batu menilai, gugatan yang sudah sampai ke MK itu tidak akan signifikan, apapun hasil dan keputusannya.

“Apapun keputusannya, hasilnya tidak signifikan, karena kekuatan kepentingan politik dinasti yang bisa melakukan intervensi atau bahkan intimidasi terhadap masyarakat yang berakibat pada rasa takut untuk bersaksi,” ungkap Ronny.

Namun demikian, ia masih berharap, beberapa pelanggaran dan permasalahan persengkataan Pilkada Kota Batu yang sudah sampai di MK nantinya bisa diproses dengan seadil-adilnya.

“Semoga serangkaian laporan tersebut diproses dengan cara yang seadil-adilnya” harap Ronny. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here