Gugatan Pilkada Kota Batu Sampai ke MK

0
171

Nusantara.news, Kota Batu – Hasil rekapitulasi  penghitungan suara Pilkada Kota Batu, yang di paparkan di Hotel Orchid, Kamis (2/2017) lalu, menuai banyak sorotan tajam dari beberapa ketua timses pemenangan. Mereka menolak untuk menandatangani berita acara hasil rekapitulasi yang dilakukan KPUD Kota Batu.

Sikap para ketua timses itu dilatarbelakanagi oleh beberapa indikasi kecurangan pada penyelenggaraan pilkada, baik dari awal kampanye hingga Hari H. Atas indikasi  itu beberapa ketua timses melayangkan gugatan hasil rekapitulasi Pilkada ke Mahkamah Konstitusi.

Mahkamah Konstitusi (MK), Prof. Dr. Arief Hidayat dalam jumpa persnya di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, menegaskan akan serius menangani sengketa hasil perhitungan suara pilkada serentak 2017.

“MK akan konsisten dengan putusannya. Kalau sengketa karena pencalonan, bukan perselisihan hasil, itu bukan kewenangan Mahkamah Konstitusi. Perkara itu seharusnya sudah diselesaikan di tingkat yang berwenang untuk mengatasi masalah itu,” ujar Ketua MK tersebut

Ia mengatakan,  untuk permasalahan yang telah terjadi bisa selesai dengan lancar diterima secara legowo diantara para pihak, apapun hasil keputusannya.

“Saya mohon doa restunya supaya kita bisa betul-betul menyelesaikan perkara dengan sebaik-baiknya dan selurus-lurusnya. Masuk dalam Mahkamah ini dengan sebaik-baiknya. Kalau menemukan sesuatu hal sampaikan. Ada kotak pengaduan, kalau hakimnya begini, ada kotak pengaduan kalau ada gratifikasi. Itu semua dalam rangka menjadikan mahkamah ini mahkamah yang memiliki integritas profesional dan sebagaimana diharapkan di masyarakat Indonesia,” pungkas Arief.

Sementara itu, Salma safitri, Ketua Panwaslih Kota Batu menjelaskan bahwa, kini beberapa perkara perselisishan hasil pemilihan  tersebut sudah masuk ke Mahkamah Konstitusi per (28/2/2017) lalu.

Pihaknya berharap, bahwa perkara yang ada bisa cepat diselesaikan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya.

“Semoga perkara yang ada bisa lekas selesai, apabila salah silakan diproses sesuai aturan, apabila tidak terbukti kesalahan bisa diselesaikan secara baik-baik tanpa kecurigaan.” harapnya. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here