Gus Ipul Akui Kesulitan Cari Partai Pendukung

0
54

Nusantara.news, Surabaya – Tak bisa dipungkiri, sebagai partai besar, Partai Golkar menjadi harapan sejumlah nama sebagai modal kekuatan untuk maju di pemilihan calon Gubernur – Wakil Gubernur Jawa Timur di Pilkada Serentak 2018, mendatang.

Mereka berharap Partai Pohon Beringin bisa memperkuat posisinya, termasuk untuk mendulang suara sebagai bekal bertarung dan memenangi pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur Jawa Timur.

Sejumlah nama yang sebelumnya mendaftar dan telah mengembalikan formulir ke Panitia Seleksi (Pansel) di DPD Partai Golkar Jawa Timur, di antaranya ada Kombes Pol Syafiin, putra Jombang yang masih aktif sebagai polisi di lingkungan pengamanan Kepresidenan.

Di depan wartawan Syafiin mengaku jiwa pengabdian untuk membangun provinsi tempat kelahirannya yang mendorong dirinya untuk maju sebagai bakal calon di bursa pemilihan. Dan, berharap Partai Golkar memberikan rekomendasi untuk dirinya.

“Pengabdian itu bisa dilakukan di mana saja,” kata Syafiin saat mengembalikan formulir, Jumat (18/8/2017), kemarin.

Setelah Syafiin, juga ada Istu Hari Subagio yang mantan anggota tentara itu juga berharap Partai Golkar memuluskan langkahnya untuk maju sebagai bakal calon di Pilgub Jawa Timur.

Bekal militer dan kepemimpinan di sejumlah jabatan menjadi modal, untuk menjadikan Jawa Timur lebih baik.

Kemudian, nama lainnya ada Nurwiyatno. Cak Nur, panggilannya- itu dinilai memiliki kemampuan untuk memajukan provonsi Jawa Timur, karena sebagai pegawai negeri di Inspektorat Provinsi Jawa Timur.

Kemudian, ada Saifullah Yusuf, mengembalikan formulir pada hari Sabtu, (19/8/2017).

Kedatangan Saifullah Yusuf diantar oleh sejumlah pengurus dari PKB, di antaranya Anik Maslahah, Musyafak Rouf, dan kader PKB lainnya. Saat itu, Ketua PKB Jawa Timur Abdul Halim Iskandar tidak ikut hadir, seperti di hari-hari sebelumnya.

Usai menerima penyerahan kembali formulir pendaftaran serta kelengkapan yang harus dilampirkan dari Gus Ipul, Ketua Pansel DPD Partai Golkar Jawa Timur, Freddy Purnomo menegaskan kalau Golkar akan obyektif untuk memproses semua nama yang telah mendaftar dan dikirimkan ke DPP Golkar.

“Insyaallah Partai Golkar akan obyekyif. Semua akan diproses, di bawa ke Jakarta. Dan, seluruh pendaftar akan di undang untuk menyampaikan visi-misi,” kata Freddy.

Kemudian, Saifullah Yusuf mengatakan dirinya bersama Ketua DPW PKB Jawa Timur Abdul Halim Iskandar ingin mengajak sebanyak mungkin partai untuk mendukung dirinya maju sebagai bacagub di pemilihan kepala daerah. Dirinya juga berharap akan mendapat rekomendasi dari Golkar.

“Saya berterimakasih mendapat dukungan Partai Golkar, dulu saat maju bersama Pakde Karwo di Pilgub 2013 juga didukung Golkar. Saat ini juga disambut dengan baik, ini suatu kehormatan bagi saya,” ujar Gus Ipul saat diberi kesempatan menyampaikan sambutan.

Dia mengakui, sebelumnya sering diskusi dengan Ketua PKB Abdul Halim Iskandar, untuk mengajak semua partai mendukung langkahnya. Namun, dia harus menyadari tidak semua partai politik menghendaki itu.

“Meski kami menyadari tidak mungkin mengajak semua partai yang ada di Jatim, itu memang sulit. Tetapi, bersama Pak Halim kita sepakat akan mengajak semua. Karena, saya tidak ingin menang sendiri, tetapi ingin memajukan Jatim dengan mengajak peran semua pihak,” lanjut Wakil Gubernur dua periode mendampingi Soekarwo tersebut.

Ditambahkan, partai yang pernah di datangi tidak semuanya mendukung dirinya. Dan, pihaknya akan selalu menghormati keputusan partai tersebut. Tersirat, tidak patah semangat, dirinya akan terus berusaha mengumpulkan dukungan.

“Safari politik itu terus kami lakukan untuk mengajak semua pihak membangun Jatim menjadi lebih baik,” katanya.

Di hadapan panitia seleksi dan kader Golkar, Gus Ipul juga mengatakan keinginannya untuk maju dan kembali memimpin Jawa Timur meski telah dua periode mendampingi Pakde Karwo memimpin Provinsi Jawa Timur.

“Saya ingin dua periode bersama Pakde Karwo kita lanjutkan. Yakni melanjutkan Jatim berkesinambungan,” ucapnya, sambil menyebut kemiskinan dan kesenjangan di Jatim juga ingin dilakukan perbaikan secara bersama-sama. Dirinya juga mengatakan tidak hanya ingin menang di Pilgub Jatim tapi juga ingin membangun Jatim bersama partai-partai lainnya, menjadi lebih baik.

Dirinya juga mengklaim telah terjalin hubungan baik dengan Golkar, di setiap kesempatan selalu datang, baik diundang atau tidak di undang.

“Bulan puasa kemarin saya datang, tidak di undang pun saya juga datang,” ucapnya dengan gayanya sambil memberi guyonan.

Kembali mengulang ucapan slogan ‘perubahan yang berkelanjutan’ untuk Jawa Timur, dia mengakui ada partai yang belum dikunjungi, tapi secara informal telah dilakukan komunikasi dengan baik.

Sebelumnya, sebelum mendaftar di Partai Golkar, Gus Ipul telah berkeliling ke sejumlah partai. Harapannya sama, ingin mendapat dukungan untuk modal maju di pemilihan Gubernur Jawa Timur.

Selain Kombes Pol Syafiin, Istu Hari Subagio, Nurwiyatno dan Saifullah Yusuf. Nama lainnya, mendaftar lewat Partai Demokrat diantaranya ada Nur Hayati, anggota DPR RI yang juga Wakil Ketua DPP PD. Kemudian, Ketua Kadin Jawa Timur, La Nyalla Mattalitti juga mendaftar dari PD. Berikutnya kader PDI Perjuangan, ada Kusnadi yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan, serta Ketua Projo Jatim, yang namanya tercatat sebagai tim sukses mengantarkan Joko Widodo menduduki jabatan Presiden, yakni Suhandoyo.[]

 

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here