Gus Ipul Pamit, Mohon Restu Maju Pilgub Jatim

0
48
Gus Ipul lebih dulu berpamitan dengan atasannya, Gubernur Jawa Timur Soekarwo yang selama dua periode dirinya mendampingi, bekerja bersama untuk Provinsi Jatim (Foto: TIM GI)

Nusantara.news, Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf berpamitan kepada bawahan dan semua stafnya di lingkungan Pemerintahan Provinsi Jawa Timur. Tak hanya kepada rekan sejawat di pemerintahan, pemilik sapaan Gus Ipul itu juga berpamitan kepada pekerja media yang sehari-hari ngepos di kantor Pemerintah Provinsi Jawa Timur itu.

Sebelumnya, Gus Ipul lebih dulu berpamitan dengan atasannya, Gubernur Jawa Timur Soekarwo yang selama dua periode dirinya mendampingi, bekerja bersama untuk memajukan Provinsi Jatim. Dengan Pakde Karwo, Gus Ipul yang selama dua periode mendampingi Pakde Karwo, dengan ramah mengatakan kalau dirinya akan melanjutkan kiprah pengabdian, maju di Pilkada sebagai calon Gubernur Jatim bersama pasangannya, calon Wakil Gubernur Jatim, Puti Guntur Soekarno.

“Saya bangga Gus Ipul, semoga kabul kajate Gus,” ucap Pakde Karwo sambil memeluk Gus Ipul, dalam kesempatan berpamitan, Rabu (14/2/2018).

Saat itu, di Gedung Grahadi, Saifullah Yusuf berpamitan langsung kepada Gubernur Jatim Soekarwo. Kepala atasannya yang juga akan mengakhiri masa bakti selama dua periode menjabat wakil Gubenur Jatim, Gus Ipul yang telah resmi ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim sebagai calon gubernur, berpasangan dengan Puti Guntur Soekarno, meminta restu untuk mengambil cuti selama mengikuti kontastasi pemilihan kepala daerah.

“Sejak tanggal 15 saya resmi cuti Pakde. Kalau ada kurang-kurangnya saya mohon maaf,” ucap Gus Ipul kepada Pakde Karwo.

Terlihat, di tangan Gus Ipul, tergenggam surat persetujuan izin cuti dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang kemudian diserahkan kepada Soekarwo.

Keduanya lantas berpelukan dan berjabat tangan erat seakan tak mempedulikan ratusan mata ikut mengawasi adegan itu termasuk belasan jurnalis yang mengabadikan peristiwa itu. Haru, sedih karena harus berpisah, Pakde Karwo kemudian juga mengucapkan kalimat permohonan maaf kepada Gus Ipul, yang selama dua periode mendampinginya memimpin Jatim.

“Saya juga minta maaf jika ada salah Gus. Saya bangga pada Gus Ipul. Mugi-Mugi kabul kajate (semoga terkabul keinginan Gus Ipul),” ujar Pakde Karwo sambil menyalami tangan Gus Ipul.

Di kesempatan itu, Pakde Karwo juga sempat melontarkan pujian kepada Gus Ipul yang selalu membantunya dalam menjalankan dan merumuskan berbagai rencana dan memujudkan pembangunan di Provinsi Jatim.

Usai berpamitan, Gus Ipul, sekitar pukul 17.00 WIB meninggalkan rumah dinasnya di Jalan Imam Bonjol Nomor 107 Surabaya (Foto: TIM GI)

“Kami ada chemistry. Alhamdulillah pembangunan Jatim berjalan baik dengan Gus Ipul. Mudah-Mudahan apa yang dicita-citakan Gus Ipul dikabulkan Allah,” tambah Pakde Karwo.

Usai berpamitan pada Soekarwo, Gus Ipul menuju ke ruang kerja yang ada di sudut Gedung Grahadi. Di tempat itu, Gus Ipul mengemasi sejumlah barang-barang serta berkas-berkas kerja lain miliknya. Sejumlah baju yang biasa dipakai selama menjabat juga dikemasi.

Mampir ke Ruang Wartawan, Minta Maaf dan Memohon Doa Restu

Usai resmi bertemu dan menyampaikan surat cuti kepada Soekarwo. Dan kemudian membersihkan semua barang-barang miliknya di ruang kerjanya. Lelaki berkumis itu kemudian menjalankan salat dhuhur. Tak lama kemudian, dari ruang kerjanya, Gus Ipul melangkahkan kaki dan masuk ke ruang wartawan yang berada di sebelah timur Gedung Grahadi. Di tempat itu, dengan gayanya yang khas, Gus Ipul juga menyampaikan kalimat berpamitan untuk sementara mengakhiri tugas sebagai Wakil Gubernur Jatim, itu diucapkan kepada sejumlah jurnalis yang saat itu tengah berkumpul.

“Intinya, saya hari ini pamit ke Pak Gubernur. Saya cuti terhitung mulai besok, karena mencalonkan diri untuk menjadi gubernur. Saya bangga bisa mendampingi Pakde Karwo. Saya juga banyak belajar dan dibimbing oleh beliau,” katanya.

Dirinya mengaku banyak sekali belajar dari Pakde Karwo. Utamanya dalam membuat visi misi untuk mensejahterakan masyarakat Jatim. Serta seabreg pengalaman dan ilmu yang didapat dari mantan Soekarwo yang juga mantan Sekda Provinsi Jatim itu. Selain itu, dirinya mengaku akan terus mengabdi untuk masyarakat Jatim.

Selanjutnya, selama proses maju menjadi orang nomor satu di Jatim, Gus Ipul akan tinggal di rumah pribadinya di Jalan Gayungsari, Surabaya. Dan, di rumah itu dirinya akan terus melakukan koordinasi, termasuk dengan semua pihak yang masih membutuhkan dirinya. Dan, dirinya akan selalu membuka pintu untuk menerimanya.

Diiringi Doa Ibunda, Gus Ipul Tinggalkan Rumah Dinas

“Saya pamit, terima kasih telah membantu selama ini. Kalau ada apa-apa silakan menghubungi saya” (Foto: TIM GI)

Sebelumnya, usai berpamitan kepada Pakde Karwo, Gus Ipul, sekitar pukul 17.00 WIB meninggalkan rumah dinasnya di Jalan Imam Bonjol Nomor 107 Surabaya. Suasana haru tampak terasa ketika Gus Ipul, berpamitan ke sejumlah pegawai yang selama ini mengurusi keperluannya selama tinggal di rumah dinas tersebut.

Berbaris di pelataran rumah dinas, Gus Ipul yang mengenakan baju putih ini menyalami satu-persatu pegawai seperti juru masak, petugas jaga, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), ajudan dan sejumlah staf lainnya.

Sorot mata sejumlah pegawai ini terlihat berkaca-kaca ketika Gus Ipul bersama isterinya Fatma hendak meninggalkan rumah dinas yang belum genap dua tahun dia tinggali.

“Saya pamit, terima kasih telah membantu selama ini. Kalau ada apa-apa silakan menghubungi saya. Saya mohon maaf kalau ada yang rusak rusak di rumah ini mohon diperbaiki,” ucap Gus Ipul.

Saat itu, ibunda Gus Ipul, Hj Sholichah Yusuf juga ikut mengemasi barang-barang putra kesayangannya. Tak banyak yang dibawa, hanya pakaian yang dimasukkan dalam tiga koper.

Gus Ipul kemudian menyerahkan empat kunci kendaraan dinas. Diantaranya, Toyota Alphard, Toyota Nav1, Toyota Camry dan Honda CR-V. Diserahkan kepada Kepala Biro Umum Pemprov Jatim, Ashari.

Sebelum meninggalkan rumah dinas, terlebih dulu diadakan do’a bersama yang dipimpin langsung ibunda Gus Ipul. “Minta tolong dijaga rumah ini. Tetap dijaga agar tetap bersih dan baik keadaannya,” pesan Hj. Sholicah pada penjaga rumah. Selanjutnya Gus Ipul akan tinggal di sebuah rumah milik saudaranya di Perumahan Gayungsari, Surabaya.

Untuk diketahui, Saifullah Yusuf jauh hari telah memutuskan untuk maju di pemilihan bakal kepala daerah, itu setelah dua periode mendampingi Gubernur Jatim Soekarwo. Saifullah Yusuf bersama pasangannya Puti Guntur Soekarwo, diusung oleh gabungan partai PKB, PDIP, Gerindra dan PKS.

Sementara, pasangan yang akan dihadapi adalah, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak, diusung Partai Demokrat, Partai Golkar, NasDem, Hanura, PAN, PKPI.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here