Gus Ipul, Pasrah Menanti Pengganti Anas

0
84
"Soal posisi Anas, tetap akan berpasangan dengan dirinya atau tidak, Gus Ipul mengaku menunggu penegasan pimpinan partai pengusung" (Foto: Tudji)

Nusantara.news, Surabaya – Saifullah Yusuf mengaku tidak menduga dengan munculnya ‘badai’ kabar miring terkait beredarnya gambar syur lelaki diduga mirip Abdullah Azwar Anas berduaan dengan seorang perempuan di dalam mobil (hanya terlihat pahanya), foto kedua, lelaki yang sama di dalam sebuah kamar. Terkait itu, saat ditanya soal posisi Abdullah Azwar Anas tetap akan berpasangan dengan dirinya atau tidak, Gus Ipul -sapaan Saifullah Yusuf- mengaku pasrah, masih menunggu penegasan pimpinan partai yang mengusungnya (PKB dan PDIP).

“Ini adalah hal yang tidak pernah terduga dan terbayangkan, kita masih menunggu hasil keputusan dari pimpinan partai (PKB dan PDIP),” ujar Gus Ipul menjawab pertanyaan wartawan di Rumah Makan Sari Nusantara di Jalan Gubernur Suryo Surabaya, Sabtu (6/1/2018).

Baca Juga: Ketua Bappilu: NasDem Dukung Khofifah-Emil Menang di Pilgub Jatim

Terkait musibah yang menimpa Anas, dia juga mengaku ikut prihatin. Seraya berdoa, dia menegaskan semua itu kembali kepada Anas. Dirinya tidak bisa memaksa Bupati Banyuwangi itu untuk tetap bersanding dengan dirinya atau terpaksa harus berpisah.

Wes ta Rek, yang jelas saya ikut prihatin dan mengembalikan itu ke Mas Anas,” tambahnya dengan nada kalem.

“Wes ta Rek, yang jelas saya ikut prihatin dan mengembalikan itu ke Mas Anas” (Foto: Tudji)

Kelanjutan nasib dirinya yang akan maju pemilihan kepala daerah, Wakil Gubernur dua periode mendampingi Gubernur Soekarwo ini juga mengaku pasrah. Dirinya siap dipasangkan dengan siapa pun yang dikehendaki partai pengusung. Soal itu, meski secara resmi belum, dia mengaku untuk pembicaraan informal dengan kedua pimpinan partai di Jatim sudah dilakukan.

“Pembicaraan informal sudah, tetapi untuk mengerucut sampai munculnya nama-nama (pengganti Anas), belum,” terangnya.

Tersirat, dirinya akan patuh dan mengikuti apa pun hasil keputusan partai pengusung (PKB dan PDIP) termasuk akan dipasangkan dengan siapa pun sebagai pengganti Anas. Menurutnya, pendamping dirinya untuk bertarung di pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur yang digelar 27 Juni 2018, memang harus berkualitas.

“Yang pasti (pengganti Anas) harus punya kualitas. Soal nama-nama siapa saja yang muncul, saya belum mendengar,” terangnya.

Baca Juga: Pilgub Jatim Ajang Saling Sandra Raih Sukses Pilpres 2019

Soal beredarnya foto syur lelaki yang diduga sebagai Anas, Gus Ipul mengaku mendengar sehari sebelumnya. Dan, hingga (Sabtu, kemarin) dirinya juga mengaku belum bertemu dengan Anas.

“Foto lelaki mirip Azwar Anas bersama seorang perempuan yang tersebar melalui Whats App”

Padahal, sebelumnya mereka berdua harus datang ke DPP PKB memenuhi panggilan partai tersebut di Jakarta, itu terkait jadwal pendaftaran ke KPU Jatim yang semakin dekat.

Gus Ipul kembali menegaskan, kalau PKB masih komitmen mengusung dirinya maju di Pilgub Jatim. Ditegaskan, pernyataan itu ditegaskan langsung oleh PKB meski dalam perbincangan informal.

“Kita lihat nanti, PDIP dan PKB masih komit, semua tidak ada masalah. Tidak tahu, kenapa tiba-tiba kok ada masalah seperti ini,” tegasnya kembali.

Dirinya meyakini dalam waktu dekat partai pengusungnya akan melakukan konsolidasi, termasuk untuk mencari jalan keluar dari persoalan yang menimpa Anas. “Mereka akan bertemu memanfaatkan waktu yang ada ini,” katanya.

Sementara, ditanya apakah badai yang menimpa Anas adalah hasil settingan?, Gus Ipul menjawab tidak tahu. “Pokoknya kita paham perasaan Mas Anas, kita dukung Mas Anas. Soal waktu pendaftaran yang semakin dekat, ya akan segera dibicarakan,” tambahnya.

Kemudian, kerumunan wartawan yang kembali menanyakan perihal kalimat yang pernah diucapkan untuk ‘mencari keadilan’ terkait badai yang menimpa Anas, dirinya tidak menjawab, sambil menuju tempat duduk di rumah makan itu dia dengan gaya khasnya mengajak media untuk menikmati minuman. ”Ayo-ayo Rek, duduk dulu kita minum-minum dulu,” ucapnya, sambil menuju ke deretan meja kursi paling pojok.

8-10 Januari 2018, Pendaftaran Bakal Cagub dan Cawagub Jatim

Divisi Perencanaan dan Data KPU Jatim, Choirul Anam mengatakan semua tahapan KPU Jatim telah dipublikasikan. Dan, untuk pendaftaran pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim dilakukan mulai 8 hingga 10 Januari 2018.

“KPU Jatim akan membuka pendaftaran pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Jatim pada tanggal 8 hingga 10 Januari 2018,” terang Divisi Perencanaan dan Data KPU Jatim, Choirul Anam.

“Pemeriksaan kesehatan calon pasangan yang maju di Pilgub Jatim 2018, dilakukan oleh dokter RSUD Dr Soetomo Surabaya” (Foto: KPU Jatim)

Masih kata Anam, untuk pendaftaran pasangan calon yang sedang berlangsung selama tiga hari akan terjadwal. Selama dua hari, penerimaan pendaftaran dilakukan sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Sementara untuk di hari ketiga atau hari terakhir, pendaftaran akan dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB dan berakhir hingga pukul 24.00 WIB.

Selanjutnya, setelah tahapan pendaftaran calon pasangan. KPU Jatim mencantumkannya dengan melanjutkan pengumuman dokumen syarat dari pasangan calon, untuk mendapat tanggapan masyarakat. Dalam jadwal yang sudah ada akan dimulai sejak 10 hingga 16 Januari 2018.

Kemudian, KPU Jatim juga melakukan penelitian syarat pencalonan dari partai politik, tanggal 8 sampai 10 Januari 2018, serta penelitian syarat calon 10 hingga 16 Januari 2018. Hasil penelitian akan diumumkan tanggal 17 – 18 Januari 2018.

Anam menambahkan, setelah semua tahapan pencalonan sudah dilakukan akan dilanjut dengan urutan pasangan calon yang terjadwal 12 Februari 2018. Dilanjutkan dengan pengundian sekaligus pengumuman nomor urut pasangan calon yang maju di Pilgub Jatim 2018, itu dijadwalkan berlangsung 13 Februari 2018.

“Semua tahapan terkait pencalonan secara detail dan lengkap, juga akan disampaikan lewat media massa baik radio, televisi, koran dan media online,” terangnya.

11 – 12 Januari 2018, Pemeriksaan Kesehatan Calon Pasangan

Untuk pemeriksaan kesehatan calon pasangan yang maju di Pilgub Jatim 2018, dilakukan oleh RSUD Dr Soetomo, Jadwalnya, dilakukan selama dua hari, 11 – 12 Januari 2018. Mereka yang mengikuti ketentuan itu adalah pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, serta pasangan calon Bupati, Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota di 7 kabupaten/kota di Jatim.

“Tahapan ke tiga pemeriksaan bakal calon kepala dan wakil kepala daerah adalah pemeriksaan Bebas Penyalahgunaan Narkotika dan Psikotropika, tes urin dilakukan oleh BNN Provinsi Jatim” (Foto: KPU Jatim)

Pemeriksaan kesehatan meliputi masalah medis, psikologi dan psikiatri dan akan dibagi dalam dua kelompok. Kelompok A yang akan menjalani pemeriksaan kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Magetan, Kabupaten Madiun dan Kota Madiun. Sementara untuk kelompok B, untuk pasangan yang maju Pilgub Jatim, Pilwali Kota Mojokerto, Kabupaten Probolinggo dan Kota Kediri.

“Untuk pemeriksaan kesehatan terjadwal selama dua hari, baik itu yang berhubungan medis, psikologi dan psikiatri,” kata Wakil Direktur Pelayanan Medik RSUD Dr Soetomo Surabaya, Dr. Joni Wahyuhadi, Sp.BS.

Baca Juga: Pilkada 27 Juni 2018, Silahkan Pilih Gus Ipul atau Khofifah

Pemeriksaan kesehatan yang akan dijalani oleh pasangan calon akan diperkirakan memakan banyak waktu. Sebab, selain ada banyak bagian yang akan diperiksa juga pemeriksaan yang berhubungan psikologi dan psikiatri.

“Pemeriksaan lebih detail sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama. Butuh persiapan lebih bagi pasangan calon untuk melakukan pemeriksaan kesehatan,” terangnya.

Setelah pemeriksaan kesehatan, tahapan selanjutnya dilaksanakan rapat pleno oleh tim pemeriksaan kesehatan RSUD Dr. Soetomo. Usai rapat pleno, sekitar 16 Januari 2018 akan dilakukan penyampaian hasil pemeriksaan kesehatan ke KPU Jatim dan KPU Kabupaten/Kota masing-masing.

“Kapasitas kami hanya melakukan pemeriksaan, hasilnya akan langsung dilepas atau diserahkan ke KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota,” tambahnya.

Sementara, Divisi Teknis KPU Jatim Muhammad Arbayanto menambahkan, secara garis besar untuk ruang besar pemeriksaan akan dibagi dalam tiga hal. Pertama berhubungan dengan pemeriksaan jasmani, yang dilakukan dengan pemeriksaan medik-fisik. Kedua, pemeriksaan rohani yang akan dilakukan oleh psikiatri dan psikolog. Selanjutnya, tahapan ke tiga adalah pemeriksaan Bebas Penyalahgunaan Narkotika dan Psikotropika, tes urin dilakukan oleh BNN Provinsi Jatim.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here