Gus Saf Maju Pilgub, Siap Menata Jatim Lebih Baik

0
146

Nusantara.news, Surabaya – Menyatakan siap maju di pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur 2018, Syafiin, mantan Kepala Biro Umum Sekretaris Militer Kepresidenan, yang kini masih aktif di kepolisian, secara resmi mengambil formulir pendaftaran di DPD Partai Golkar Jawa Timur di Surabaya, Rabu (9/8/2017).

Sebagai modalnya, Gus Saf panggilan untuk dirinya, mengaku telah dua tahun melakukan silahturrahim menyambangi seluruh kabupaten kota di Jawa Timur. Itu, kata dia untuk melakukan konsolidasi dan sosialisasi guna mendulang dukungan untuk bekal di Pilgub Jawa Timur.

Kedatangan Gus Syaf disambut Panitia Pendaftaran Bakal Calon Gubernur-Wakil Gubernur Sahat Simanjuntak dan panitia lainya. Setelah mengucapkan selamat atas kedatangan Gus Syaf, Sahat berharap di tangan para calon kandidat dari Partai Golkar akan bisa membawa perubahan menuju Jawa Timur lebih baik.

“Pendaftaran ini sesuai amanat undang-undang, siapa pun warga negara Indonesia mempunyai hak untuk mendaftar. Tidak ada yang istimewa, semua diperlakukan sama,” kata Sahat, sambil memberikan formulir pendaftaran untuk bakal calon dan diterima oleh Gus Syaf.

Usai menerima formulir pendaftaran, Gus Syaf berjanji akan segera memenuhi semua kelengkapan pendaftaran yang dibutuhkan dan secepatnya akan segera dikembalikan ke panitia pendaftaran di DPD Golkar Jawa Timur.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Partai Golkar yang dengan meriah menerima dan menyambut saya, untuk bisa maju mendaftar sebagai bakal calon dari partai ini,” ucap Gus Syaf.

Dirinya juga mengaku bangga dengan Partai Golkar dan berjanji akan secepatnya mengembalikan semua persyaratan yang diperlukan, ke panitia.

“Di tengah kesibukan, saya selalu menyempatkan diri untuk bisa datang ke Partai Golkar, dan hari ini saatnya,” ujarnya.

Dia menambahkan, kalau sejauh mana kesiapannya untuk melangkah sebagai bakal calon, dirinya mengaku itu telah dilakukan sejak dua tahun silam. Berkeliling ke kabupaten/kota di Jawa Timur

“Saya orang Jawa Timur, dan saya telah melakukan itu sejak dua tahun silam. Hanya Madura yang belum rata, itu akan kita intensifkan, orang-orang kita sudah ada di sana (Madura),” terang putra asli Jombang itu.

Kemudian, meski tidak menyebut kapan waktunya, dia menegaskan akan segera memenuhi kelengkapan dan mengembalikan semua persyaratan pendaftaran ke Partai Golkar.

Kemudian, usai prosesi serah terima formulir yang diberikan Sahat kepada Gus Syaf, dilanjutkan dengan pembacaan doa. Dan, saat dikerumuni wartawan yang menanyakan biaya pendaftaran sebesar Rp 50 juta yang harus dipenuhi sebagai syarat pendaftaran, Gus Syaf mengaku telah siap. Dan, akan diserahkan bersamaan saat mengembalikan formulir pendaftaran.

Kemudian, untuk posisi jabatan sebagai bakal calon Gubernur atau Wakil Gubernur, lelaki yang masih aktif berdinas di Mabes Polri itu mengatakan semua dipasrahkan ke partai pengusung.

Siapkan Program dan Konsep Akuntabel 

Kepada masyarakat Jawa Timur, dirinya mengaku telah menyiapkan sejumlah program serta konsep untuk mengelola dan menata pemerintahan yang lebih baik untuk menyejahterakan rakyat Jawa Timur.

“Dengan tulus, kami tawarkan untuk masyarakat Jawa Timur melalui Partai Golkar. Kami akan paparkan visi misi kami untuk memajukan Jawa Timur dan akan kami sampaikan bagaimana mengelola Jawa Timur menjadi lebih baik,” urainya.

Ditanya alasannya melalui Partai Golkar yang menjadi sandaran untuk mendaftar, maju di pemilihan, dengan diplomatis lelaki yang masih keluarga besar sebuah pondok pesantren terkenal di Ploso, Jombang itu menambahkan, yang dilakukan sesuai dengan ketentuan undang-undang.

“Sesuai undang-undang, di Indonesia ini untuk maju sebagai kepala daerah mekanismenya harus melalui partai politik, dan itu harus kita ikuti. Saya melamar dan mendaftar Golkar, dan berharap semua berjalan lancar,” harapnya.

Sesuai ketentuan semua nama yang mendaftar melalui Partai Golkar akan dilakukan survei di internal partai. Sementara, untuk hasil dan keputusan semua yang menentukan adalah DPP Partai Golkar.

Ada yang menarik saat Gus Syaf datang ke DPD Partai Golkar Jawa Timur, berbeda dengan saat Saifullah Yusuf atau Gus Ipul yang dua hari sebelumnya juga mengambil formulir pendaftaran. Saat itu Ketua DPD Golkar Jawa Timur Nyono Suharli datang dan menerima langsung kedatangan Gus Ipul yang didampingi Ketua DPW PKB Jawa Timur, Sekretaris Thoriqul Haq, dan Badrut Tamam.

Namun, saat Gus Syaf yang datang, Nyono Suharli tidak kelihatan ikut menyambut. “Pak Ketua memang sedang sibuk, dan kita telah mendapat mandat untuk menerima pendaftar yang mengambil formulir,” kata Sahat menjawab pertanyaan tidak hadirnya ketua DPD Golkar Jawa Timur.

Dapat Restu Kapolri, siap Terapkan Program Jumat Keliling

Sebelumnya, usai mengambil formulir pendaftaran bakal calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur di DPD Partai Demokrat Jawa Timur, beberapa waktu lalu, Gus Syaf mengaku yang dilakukan telah mendapat restu dan izin dari Kapolri sebagai atasan di Kepolisian.

“Sudah ada (izin Kapolri). Saya sudah bertemu Kapolri dan Wakapolri, saya telah meminta izin untuk mendaftar dan mereka merestui,” jelasnya.

Dtambahkan, kesiapannya untuk mundur dari dinas polisi juga akan dilakukan saat mendapat kepastian dari partai politik yang akan mengusungnya. Sejumlah program yang akan diuraikan di dalam visi misi juga telah disiapkan untuk mengabdi di Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Salah satunya adalah Program Jumat Keliling, yaitu melakukan salat Jumat secara berpindah-pindah.

“Jumat Keliling, artinya kita akan melakukan salat Jumat berpindah-pindah dari daerah satu ke daerah lainnya di Jawa Timur. Tujuannya untuk menyerap aspirasi masyarakat di Jawa Timur,” tegasnya.

Untuk diketahui, pendaftaran bakal calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur yang dibuka DPD Partai Golkar Jawa Timur, dimulai 7 Agustus dan diakhiri pada 19 Agustus  2017 mendatang.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here