Hati-Hati Banyak Razia Antisipasi Pengerahan Massa Menuju Jakarta

0
211
Polisi memeriksa penumpang dan barang bawaan pengendara mobil saat razia di jalur Pantura, Kudus, Selasa (18/4). Razia bertujuan mengantisipasi mobilisasi massa menjelang Pilkada DKI putaran kedua, Rabu, 19 April 2017. Foto: Antara

Nusantara.news, Jakarta – Selasa (18/4) sore hingga malam hari, anggota kepolisian dari sejumlah Polda di Jawa dan Sumatera sibuk merazia setiap kendaraan, pribadi maupun umum, di setiap pintu keluar wilayah hukum masing-masing.

Polda Jawa Barat sejak Selasa siang mengerahkan personilnya di sejumlah titik pintu tol, antara lain di pintu masuk tol Kalijati dan Cipali. Di kedua lokasi itu polisi sibuk memeriksa identitas dan barang-barang penumpang yang hendak berangkat ke Jakarta.

Selain itu, Polres Karanganyar, Jawa Tengah, sibuk merazia angkutan umum dan kendaraan pribadi yang ditengarai hendak berangkat Jakarta. Polisi juga menghimbau masyarakat tidak berangkat ke Jakarta agar situasi keamanan di Ibukota tetap kondusif saat Pilkada.

Di Cimahi, Polres setempat mengerahkan 310 personil ke titik-titik pintu keluar menuju Jakarta. Mereka melakukan penyekatan dan merazia setiap kendaraan yang melintas. Penyebaran personil terutama di pintu masuk tol Baros, pintu masuk tol Padalarang, perbatasan Cikalong Wetan dan Cipatat.

“Sudah sejak 17 April sudah kami antisipasi mulai dari imbauan dan ajakan. Tadi malam dan hari ini juga dilakukan Razia terhadap masyarakat di titik keberangkatan. Apabila tujuannya Jakarta dan terkait Pilkada DKI maka akan dilarang untuk melanjutkan perjalanan,” ungkap Kapolres Cimahi AKBP Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan.

Sejumlah polisi Polrestabes Surabaya memeriksa calon penumpang kereta api tujuan Jakarta di Stasiun Pasar Turi, Surabaya, Selasa (18/4) untuk mengantisipasi pengerahan massa menjelang Pilkada DKI putaran kedua yang akan berlangsung Rabu, 19 April 2017. Foto: Antara

Stasiun Kereta Api Bogor pun tidak luput dari incaran petugas. “Ini masalah politik. Kalau mau wisata jangan ke Jakarta, sebab di sana sedang ada kegiatan Pilkada. Kami akan cegah kalau ada yang berbondong-bondong atau kelompok orang menuju Jakarta,” ujar Kapolresta Bogor Kombes. Pol. Ulung Sampurna Jaya kepada wartawan di Stasiun Besar Bogor.

Di stasiun ini saja Kapolresta mengerahkan 40 personil. Begitu melihat ada sekelompok orang hendak pergi ke Jakarta mereka akan menyekatnya. “Bogor sebagai penyangga ibu kota harus turut serta membuat situasi Jakarta kondusif. Apalagi ini ada intruksi dari Kapolri,” tuturnya.

Kepolisian di wilayah Sumatera juga tidak kalah sigap. Sebut saja wilayah Polres Ogan Komering Ulu (OKU) yang mengerahkan Satlantas, Satreskrim, Sabara dan Binmas merazia terminal dan jalan-jalan yang mengakses ke Jakarta.

“Selain menggelar razia di lokasi yang akan dilintasi massa, kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat tentang larangan mobilisasi massa dari Provinsi Sumatera Selatan ke Jakarta menjelang pelaksanaan Pilgub DKI Jakarta,” beber Kapolres OKU AKBP Ahmad Pardomuan kepada wartawan.

Razia serupa, sebagaimana tampak pada gambar, terjadi di Surabaya. Di kota terbesar kedua di Indonesia itu, sejumlah anggota patrol motor (Patmor) memeriksa identitas dan bawaan penumpang yang hendak menuju Jakarta di Stasiun Kereta Api Pasar Turi.

Di jalur pantura Kudus, Jawa Tengah, juga tidak luput dari pantauan polisi. Begitu juga di daerah-daerah lain yang semoga saja membuat situasi Jakarta lebih aman. Asal bila ditemukan kecurangan di TPS, Panwas dan aparat penegak hukum cepat memprosesnya. Bukan begitu? []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here