IKA ITS Kecam Teror Kepada Novel Baswedan

0
205
Dwi Soetjipto Ketua IKA ITS

Nusantara.news, Surabaya – Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh November (IKA ITS) secara tegas mengutuk tindakan oknum yang menyiram air keras kepada penyidik senior Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Menurutnya, KPK adalah institusi penegak hukun di Republik Indonesia yang mendapatkan kepercayaan masyarakat Indonesia dalam menangani kasus-kasus korupsi.  Teror dan motif serta tindakan kepada Novel Baswedan nyata-nyata dilakukan oleh oknum yang tak bertanggung jawab dan berupaya menekan pejabat KPK dalam menjalankan tugasnya.

Dalam siaran pers IKA ITS yang diterima oleh redaksi nusantara.news di Surabaya ditandatangani oleh Sekjen Ir. Anas Rosidi dan Ketua IKA ITS Dr. Ir. Dwi Soetjipto, MM Selasa (11/4/2017) malam menyatakan:

  1. Mengutuk keras tindakan teror dan perbuatan keji terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab
  2. Meminta kepada Kepolisian Republik Indonesia untuk mengusut tuntas pelaku teror dan tindak kekerasan terhadap Novel Baswedan
  3. Menolak segala bentuk tindakan pelemahan terhadap kinerja KPK
  4. Mengajak kepada seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan moral kepada KPK aagar tetap tegar dan kuat dalam memberantas korupsi di Indonesia
  5. Mendukung KPK untuk selalu independen dan profesional dalam melakukan penyelidikan, penyidikan dan penuntutan tindak pidana korupsi serta tugas-tugas lainnya
  6. Mendukung penuh komitmen prseiden RI terhadap penguatan KPK guna melakukan penegakan hukum dan pencegahan korupsi
  7. Mengajak seluruh komponen bangsa untuk mendukung upaya presiden RI melaukan reformasi internal di institusi kejaksaan dan kepolisian agar menghasilkan penegak-penegak hukum yang profesional serta memperkuat sinergi dengan KPK dalam pemberantasan korupsi

Demikian pernyataan sikap IKA ITS dalam upaya untuk melindungi dan mendukung KPK dalam memberantas korupsi di Indonesia, dan semakin kuat dan tidak melemah oleh tindakan-tindakan yang sifatnya melakukan teror dan ancaman terhadap KPK.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here