IKA PMII, Sepakat Pasangkan  Khofifah dan Halim Iskandar di Pilgub Jatim

0
340

Nusantara.news, Surabaya – Ikatan Alumni (IKA) Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) berkumpul, mereka bertemu dalam gelaran “Silahturahim dan Ta’aruf Pengurus Wilayah Ikatan Alumni PMII Jawa Timur” dengan membahas berbagai program di sebuah hotel di Surabaya, Sabtu (11/2/2017).

Di sela acara berlangsung, Ketua IKA PMII Jawa Timur, Amin Said Husni saat ditanya wartawan seputar dukungannya terhadap sejumlah nama yang muncul dalam bursa Calgub Jawa Timur, menyatakan mendukung dan setuju ada dari IKA PMII yang maju. Meski, mengaku IKA PMII tidak dalam kapasitas menentukan calon, tetapi pihaknya sepakat ada nama dari IKA PMII yang maju di pemilihan gubernur 2018, mendatang.

“Hingga saat ini (IKA PMII) belum menentukan sikap terkait dukungan pada Pilgub Jatim 2018,” kata Amin Said Husni kepada wartawan.

IKA PMII sepakat, kader PMII yang maju di pemilihan gubernur nanti adalah Khofifah Indar Parawansa, yang saat ini menjabat Menteri Sosial dan Abdul Halim Iskandar yang juga menjabat sebagai Ketua DPW PKB Jawa Timur. Selain itu juga ada nama Ketua PBNU Saifullah Yusuf, meski bukan kader PMII.

“IKA PMII Jatim akan berupaya agar Pilgub Jatim berlangsung kondusif. Kami sepakat mendukung dan akan memilih kader dari IKA PMII atau eksternal, yang penting bisa menjadikan Jatim lebih baik,” jelas Amin Said.

Ditambahkan, meski IKA PMII bukan Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama (NU), tetapi banyak orang NU dari kader PMII. Secara kelembagaan soal itu (calon di Pilgub Jatim) masih dibicarakan, ke mana arah IKA PMII Jawa Timur, menentukan pilihan.

Menurut Amin yang juga Bupati Bondosowo ini, arah dukungan di Pilgub Jawa Timur nantinya akan dibahas di dalam Raker IKA PMII Jawa Timur.

“Alumni PMII itu ada di mana-mana, ada di PKB, PPP, PDIP, Gerindra, Golkar dan parpol lainnya. Suara di bawah mengharapkan sudah saatnya untuk Gubernur Jatim ke depan adalah kader dari PMII,” tegas Amin Said didampingi Sekretaris PW IKA PMII Jawa Timur, Badrut Tamam.

IKA PMII Jawa Timur, saat ini tengah berkosentrasi melakukan konsolidasi serta merapatkan barisan. Diantaranya, mematangkan rencana akan membangun Sekretariat IKA PMII Jawa Timur di kawasan Prapen Indah Surabaya.

“Itu salah satu konsentrasi kita (IKA PMII Jatim-red), dana yang dibutuhkan sekitar Rp1 miliar. Keberadaan sekretariat nantinya akan menjadi pusat gerakan di Jatim. Setelah itu akan membuat sistem informasi kader. IKA PMII juga menjadi penguat kader,” jelasnya.

Amin menyebut, selama ini banyak posisi jabatan yang diduduki oleh kader dari IKA PMII, baik di eksekutif atau legislatif. Itu merupakan buah dari hasil keringat sendiri, bukan kolektif hasil kerja PMII yang didesain.

Ke depan, itu harus by desain bisa mendistribusikan kader PMII ke berbagai jabatan strategis. Langkah yang akan dilakukan diantaranya membuat database kader. Termasuk diperlukan ada gerakan ideologi di PMII.

“Karena biasanya kalau sudah alumni sudah pragmatis. Akan dirumuskan berbagai langkah, bagaimana IKA PMII melakukan peran pemberdayaan. Menjadikan IKA PMII menjadi rumah bersama, jangan cari perbedaan warna tapi persamaan visi,” pungkasnya.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here