Infrastruktur Kota Malang, Belum Sepenuhnya Ramah Masyarakat Disabilitas

0
83
Ilustrasi Disabilitas (Foto: Aktual.com)

Nusantara.news, Kota Malang – Beberapa infrastruktur di Kota Malang belum sepenuhnya ramah untuk masyarakat disabilitas. Infrastruktur tersebut salah satunya yakni trotoar di Jl Trunojoyo, Kota Malang yang dinilai kurang ramah untuk masyarakat disabilitas dalam penggunaannya.

Direktur LBH Disabilitas Jawa Timur, Hari Kurniawan mengeluhkan tentang pemanfatan trotoar di Jl Trunojoyo Kota Malang. Trotoar di Jl Trunojoyo itu sejak akhir Desember 2017 lalu mulai diperbaiki.Sampai saat ini pengerjaan masih berlangsung.

Pihaknya mengkritisi kurang maksimalnya fungsi trotoar yang dilengkapi dengan guiding block  atau blok penunjuk tersebut yakni berupa ubin berpola berfungsi sebagai petunjuk untuk disabilitas netra.

Guiding block itu sebagai penanda aksesibilitas untuk disabilitas netra. Lalu bagaimana berfungsi kalau di atas trotoar dan guiding block itu ada mobil parkir,” ujar Wawa, sapaan akrabnya.

Wawa juga mengkritisi guiding block yang terputus oleh pohon. Bahkan tukang parkir menata sepeda motor itu meskipun menutupi akses pejalan kaki di trotoar itu. Belum lagi ada papan petunjuk toko yang juga hampir memenuhi bahu trotoar.

“Apakah penyandang disabilitas dilibatkan dalam pembangunan trotoar ini?,” tanyanya

Kepala Badan Perencanaan, Pengembangan dan Penelitian (Barenlitbang) Pemkot Malang Erik Setyo Santoso menegaskan, pembangunan termasuk perbaikan dan penataan trotoar melibatkan aspirasi masyarakat, termasuk kelompok disabilitas.

Terkait trotoar atau guiding block yang terputus oleh pohon, ia mengakuinya terjadi di beberapa titik. “Kedepan akan kami perbaiki secepatnya. Dan juga tentunya kami akan mendengar masukan dari masyarakat termasuk kelompok disabilitas,” ujar Erik.

Perlakuan yang setara dan pengakuan terhadap keberadaan penyandang disabilitas terus menerus ditingkatkan. Salah satu yang terus diusahakan oleh pemerintah adalah penyediaan fasilitas publik yang dapat diakses oleh penyandang disabilitas.

Infrastruktur yang diperuntukkan bagi orang berkebutuhan khusus, termasuk penyandang disabilitas dan lansia meliputi, jalur pedestrian, jalur pemandu, area parkir, pintu, ramp, tangga, lift, toilet, transportasi, dan fasilitas umum lainnya.

Hal tersebut seusai dengan arahan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang PS Brodjonegoro menegaskan, pembangunan infrastruktur di daerah harus memperhatikan kepentingan penyandang disabilitas di daerahnya.

“Kami ingin kota-kota di Indonesia jadi yang namanya liveable city (kota yang nyaman didiami),” ujarnya.

Menurut data PUSDATIN dari Kementerian Sosial, pada 2010, jumlah penyandang disabilitas di Indonesia adalah 11,580,117 orang.

Dari jumlah tersebut 3,474,035 (30%) penyandang disabiltais penglihatan, 3,010,830 (26%) penyandang disabilitas fisik, 2,547,626 (22%) penyandang disabilitas pendengaran, 1,389,614 (12%) penyandang disabiltias mental dan 1,158,012 (10%) penyandang disabilitas kronis.

Meski terdapat data tersebut, namun jumlah pastinya belum dapat diketahui. Hal ini disebabkan di Indonesia sendiri, penyandang disabilitas masih sering dianggap sebagai “aib” yang dapat mempermalukan citra keluarga sehingga kerap disembunyikan.

Di Kota Malang sendiri berdasarkan data dari data yang diperoleh dari Pusat Pengembangan Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat (PPRBM) tahun 2017, ada sebanyak 1.083 para penyandang disabilitas yang ada di Kota Malang.

Dari jumlah tersebut sebanyak 650 penyandang disabilitas sudah memiliki panti asuhan yang tersebar di masing-masing kecamatan di Kota Malang. Sisanya masih berada dirumah. Oleh karenannya, peran serta negara untuk membantu kehidupan kaum disabilitas perlu digalakan dan ditingkatkan.

Penyandang disabilitas memerlukan perlakuan khusus dalam mengakses layanan umum seperti pendidikan, pekerjaan, kesehatan, sarana transportasi umum, dan lain sebagainya, guna mewujudkan kesejahteraan bersama. Karena kelompok disabilitas juga masih merupaka warga negara yang berhak mendapatkan pelayanan yang baik. []

 

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here