Ini 4 Kriteria Gubernur ‎Jatim Versi The Initiative Institute

0
810

Nusantara.news, Surabaya – The Initiative Institute sebuah lembaga yang bergerak di bidang konsultan kebijakan dan politik, literasi social dan penguatan komunitas meluncurkan hasil penelitian yang didapat dari berbagai kalangan, tentang kriteria pemimpin di Jawa Timur.

Empat nama yang masuk pantauan The Initiative Institute yang dikumpulkan dari 380 pemberitaan media. Keempat nama tersebut dipandang layak maju sebagai bakal calon Gubernur Jawa Timur 2018.

Nama pertama yang paling banyak muncul di media, yakni, pertama Saifullah Yusuf dengan perolehan 33 persen, kedua, Tri Rismaharini sebanyak 32 persen, ketiga Khofifah Indar Parawansa 15 persen, dan ke empat Abdullah Azwar Anas diangka 11 persen.‎

“Dari data yang kami dapat, ada empat hal dalam kriteria penting untuk maju sebagai bakal calon gubernur,” kata CEO The Initiative Institute Airlangga Pribadi Sukman di sela acara Launching Literasi Sosial, Kebhinnekaan dan Diskusi yang mengangkat tema Kriteria Pemimpin Jawa Timur bertempat di Lodji Besar, Koffie & Djamoe, Surabaya, Rabu (1/3/2017).

Kriteria pertama yakni Integritas, antikorupsi, antipolitik uang, dan berani melakukan kontrak politik.

Kedua, problem solver, berorientasi public values bertindak pragmatis, inovatif, mengukur resiko dari suatu kebijakan.

Ketiga, solidarity maker, artinya memiliki kemampuan membangun social networking, mendorong partisipasi, mengambil inisiatif untuk menyelesaikan konflik.

Keempat, political capital, atau memiliki basis politik dari partai politik, maupun basis sosial dari organisasi masyarakat dan keagamaan.

Airlangga Pribadi menambahkan, dari empat nama opinion leader atau calon yang layak maju menjadi calon Gubernur Jawa Timur, di atas, semuanya memiliki integritas.

“Semua memiliki integritas sendiri-sendiri,” tutur Airlangga Pribadi.‎

Airlangga yang juga pengajar Departemen Politik FISIP Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menambahkan, untuk kategori pemimpin yang bisa berperan sebagai problem solver, muncul nama Tri Rismaharini, Khofifah Indar Parawansa dan Azwar Anas.

Sedangkan untuk kategori pemimpin yang memiliki solidarity maker, nama yang muncul Saifullah Yusuf dan Khofifah Indar Parawansa.

Kemudian, untuk kategori pemimpin yang masuk kategori policial capital, muncul nama Khofifah Indar Parawansa, Tri Rismaharini dan Saifullah Yusuf

“Namun, perlu diingat kami tetap mempersilakan masyarakat untuk memilih pemimpinnya sesuai pilihan dan sosok yang diminati,” tegas Airlangga.

Ditambahkan, pihaknya hanya bertugas untuk menghimpun dan menulsikan kriteria calon pemimpin Jawa Timur, tujuannya agar warga pemilik suara hak pilih, memahami kriteria calon pemimpin yang dipilih untuk lima tahun ke depan memimpin Jawa Timur.

“Jadi, masyarakat memiliki gambaran dengan mengacu kriteria tadi, siapa yang akan mereka pilih, dan itu kembali ke warga,” terangnya.

Sementara, dalam sesi tanya jawab sejumlah pertanyaan dan juga usulan soal kriteria bermunculan. Misalnya, ada yang menyebut sosok calon pemimpin harus menjabarkan UUD’45, Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Jadi, seperti yang dilakukan di PDIP, kriteria sosok calon pemimpin baik dari kader partai yang bisa berkomunikasi dengan partai, termasuk kalau dari luar partai, mereka yang menjiwai dan menjalankan UUD’45, Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika,” ucap Untari dari PDIP Jawa Timur.

The Initiative Institute merupakan himpunan dari para akademisi, aktor strategis masyarakat sipil, jurnalis dan juga bermitra dengan kalangan birokrasi, kalangan politisi, entrepreneur dan seniman.

“Komitmen kami melakukan penelitian dan konsultasi serta emprowering masyarakat sipil untuk memastikan ruang publik di Jawa Timur berkarakter cerdas, anti diskriminasi dan beradab,” pungkas Airlangga. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here