Ini 7 Kelebihan Baron Dibandingkan Pantai-Pantai Lainnya di Gunungkidul

0
651
Pantai Baron sesungguhnya sebuah Teluk tempat bertambatnya perahu-perahu nelayan yang berbagi kapling dengan wisatawan/Foto Marlin Dinamikanto

Nusantara.news, Wonosari –  Nama pantai Baron sendiri diambil dari seorang petualang asal Spanyol bernama Baron Skeber. Namun nama Baron Skeber itu sendiri ditulis banyak versi di sejumlah tempat di Jawa. Di pantai utara, tepatnya di Pati, Jawa Tengah, nama Baron Skeber bahkan tertulis dalam Babad Pati yang ceritanya sama sekali tidak menyinggung keberadaan Gunungkidul.

Tiga pantai ini sebelumnya memang lebih dikenal di Gunungkidul sebelum tenarnya pantai-pantai yang lain/ Foto : Brosur di Plakat Pengumuman Pantai Baron

Ketenaran pantai Baron sudah diketahui banyak orang sejak sebelum dikenalnya pantai-pantai lain di selatan Kabupaten Gunungkidul. Dua dekade lalu kalau ke Gunungkidul orang hanya mengenal Baron, Kukup, Krakal dan Wediombo. Tapi sekarang sudah ada belasan pantai yang juga ngetop di Gunungkidul. Terus apa kelebihan Pantai Baron dibandingkan belasan pantai lainnya?

Pantai Baron memang tidak begitu luas dan bila libur panjang suasananya padat berjejal/Foto Marlin Dinamikanto

Kelebihan paling mendasar adalah Pantai Baron lokasinya paling dekat dengan pintu utama sebelum anda masuk ke kawasan wisata pantai lainnya di Gunungkidul. Pintu-pintu lain juga ada, bisa dari Kecamatan Tepus langsung ke pantai Krakal atau Indrayanti. Bisa juga dari arah timur Pracimantoro di Kabupaten Wonogiri ke Kecamatan Rongkop, Gunungkidul terus ke Wediombo, Tepus, Indrayanti terus ke barat hingga Pantai Baron.

Tapi umumnya wisatawan mengambil rute dari Kota Wonosari ke arah Selatan jurusan Desa Kemadang, Kecamatan Saptasari. Jaraknya dari Kota Wonosari sekitar 25 Km. Tak jauh dari Desa Kemadang ada Pos Retribusi wisata pantai dengan tarif Rp10 ribu per pengunjung. Angkutan umum dari Yogyakarta yang trayeknya langsung ke Baron juga sudah ada.

Sebelum pulang bagi penggemar ikan laut baiknya mampir dulu belanja ikan-ikan segar/ Foto Marlin Dinamikanto

Setelah retribusi ada pertigaan, kalau ke kiri arah Kukup dan pantai-pantai lainnya, pantai Baron arahnya ke kanan. Sekitar 100 meter dari sana ada parkiran mobil dan bus-bus wisata. Kalau mau menginap di dekat situ juga ada hotel kelas melati. Masjid dan toilet juga ada di sana.

Sebelum mencapai bibir pantai, persisnya di sebelum los-los penjualan gorengan aneka hasil laut, ada pos parkir untuk kendaraan roda dua. Tarifnya Rp2000 per kendaraan. Dari sana anda bisa jalan kaki sekitar 100 meter ke bibir pantai melalui los-los tukang gorengan hasil laut.

Berikut ini 7 kelebihan pantai Baron dibandingkan pantai-pantai di sekitarnya.

  1. Fasilitas pantai Baron lebih komplit. Segala keperluan mau menginap, makan, mandi atau ibadah khususnya bagi umat Islam ada. Kalau baterai lagi ngedrop dan ingin selfi di sana banyak penjual jasa pemotretan dengan tarif yang terjangkau. Fasilitas seperti itu di pantai lainnya mungkin ada, tapi yang paling komplit ya Baron.
  2. Bagi anda penggemar panorama indah, di sebelah kiri pantai ada perbukitan yang sudah ada tangganya. Untuk ke sana anda dikenai biaya Rp2000 untuk perawatan tangga. Di atas bukit ada Menara, dari Menara yang masuknya bayar lagi Rp5000 per orang anda dapat melihat hamparan laut luas atau suasana
  3. Bagi anda yang membawa anak-anak balita yang biasanya cepat boring diajak jalan-jalan, di bibir pantai ada wahana mainan anak-anak. Berbagai macam jenis mainan meskipun tidak sekomplit Dufan Ancol ada di sana.
  4. Anda dan rombongan bisa selfi di kapal-kapal nelayan yang sedang tambat di pinggir pantai. Nah, ini yang tidak ada di lokasi lain. Sebab pada dasarnya Pantai Baron adalah pelabuhan bagi nelayan-nelayan yang biasanya melaut di malam hari.
  5. Meskipun pantainya tidak begitu luas, karena Baron sebenarnya Teluk Kecil tempat bertambatnya perahu nelayan, dalam situasi cuaca yang mengizinkan anda tetap bisa mandi di tepian pantai. Sudah ada rambu-rambu yang komplit di mana anda bisa mandi dan di mana anda tidak boleh mencebur kecuali kalau niatnya mau bunuh diri.
  6. Nah ini juga yang jarang ditemukan di pantai lain. Di sebelah kanan pantai Baron ada sumber air tawar yang mengalir dari sungai bawah tanah. Apabila anda enggan berbilas di toilet anda bisa berbilas di sungai kecil yang terletak di pojok kanan Pantai Baron.
  7. Sebelum pulang anda bisa belanja ikan-ikan segar. Di pantai Baron sudah ada los-los khusus yang menjual ikan segar seperti udang, ikan tongkol, bawal putih, dan lainnya. Kalau enggan memasak di los-los tukang gorengan hasil laut juga dijual macam-macam olahan ikan. Ada pula rumput laut goreng. Kalau mau ngiras (makan di tempat) juga bisa. Harga satu piring kecil udang hanya Rp10 ribu.
Gorengan macam-macam hasil laut dari udang, wader laut, kulit ikan, hingga rumput laut ada di sini/ Foto Marlin Dinamikanto

Terlepas dari semua kelebihan, kekurangan pantai Baron adalah pantainya yang tidak begitu luas dan kalau libur panjang dipenuhi orang berjejal. Ruangan terbukanya yang sempit masih berbagi dengan kebutuhan menambatkan perahu, los-los pedagang, wahana mainan anak dan fasilitas umum lainnya.

Jadi memang, selain berkunjung ke Baron anda perlu meneruskan perjalanan ke pantai-pantai lainnya yang menghampar di selatan Kabupaten Gunungkidul. Karena di setiap pantai selalu ada kelebihan dan kekurangannya. Selamat berwisata.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here