Ini Calon Andalan Mantan Walikota Malang Peni Suparto

0
301
Peni Suparto, Mantan Walikota Malang (Sumber: Viva.id)

Nusantara.news, Kota Malang – Bagi masyarakat Kota Malang, siapa yang tak mengenal sosok Peni Suparto yakni mantan Walikota Malang dua periode dari tahun 2003 hingga 2013 akrab dipanggil ‘Ebes Inep’ ini memiliki pengaruh politik yang cukup kuat di Kota Malang.

Sosok Ebes Inep yang kecil tegas dan berkumis ini memiliki kharismatik tersendiri bagi masyarakat Kota Malang. Tak sedikit masyarakat Kota Malang yang segan dengan sosok Ebes Inep.

Pribadi yang pemberani dan sering mengkritik kultur feodalisme di tubuh PDIP dan Megawati tak gentar memperjuangkan prinsip dan pandangannya. Seringkali keputusan daerah dianulir dengan mudah oleh pusat hanya karena lobi-lobi pihak tertentu.

Karena keberaniannya menentang otoritas DPP PDI Perjuangan menjelang Pilkada Kota Malang 2013 Peni dipecat sebagai pengurus dan kader PDIP oleh DPP. Peni menolak meminta maaf dan tidak memulihkan nama baik di organisasi banteng.

Setelah itu dia membentuk organisasi lokal sebagai wadah menghimpun basis setianya, yakni  Garda Pancasila (Red Army), organisasi massa yang berhaluan nasionalis ini merupakan wadah pendukung setia Ebes Inep yang cukup masif dan merata tersebar sampai 5 Kecamatan dan 57 Kelurahan di Kota Malang.

Ebes Inep yang masih dihitung memiliki pengaruh kuat dan basis massa yang cukup masif di Kota Malang, menjadi salah satu rujukan beberapa partai ataupun oknum yang akan maju menjadi calon Walikota Malang di Pilkada 2018 mendatang.

Beberapa waktu lalu, Politisi Partai Hanura, Ya’qud Ananda Gudban bersilaturrahmi ke Ebes Inep sekaligus membangun komunikasi politik untuk memperkuat massa dan dukungan pihaknya yang akan dipastikan maju di Pilkada Kota Malang 2018 mendatang dengan koalisinya.

“Iya kemarin kami bersama jajaran Partai Hanura dan mitra koalisi dari PPP dan PAN bersilaturrahmi ke Pak Peni Suparto. Menjadi penting untuk belajar banyak dengan mantan Walikota Malang yang hingga kini masih memiliki jaringan dan pengaruh yang kuat di masyarakat,” jelas wanita yang akrab dipanggil Nanda tersebut.

Ya’qud Ananda Gudban beserta jajaran koalisi menemui Peni Suparto (Sumber: Politika Malang)

Perlu diketahui, Nanda telah menghimpun koalisi dengan beberapa partai (Hanura, PAN, dan PPP) koalisi tersebut dinamakan poros Harapan Pembangunan. Dengan mengantongi 10 kursi di DPRD Kota Malang dan cukup syarat mendaftarkan pasangan calon ke KPU Kota Malang.

Koalisi yang dihimpun oleh Nand dengan PPP menjadi salah satu jalan keterkaitan pihaknya mendatangi Ebes Inep, mantan Walikota Malang. Pasalnya, Ketua DPC PPP Kota Malang, Heri Puji Utami yang merupakan istri dari Peni Suparto. Sehingga menjadi salah satu jalan sekaligus peluang untuk menggalang dukungan massa melalui barisan pendukung dari Ebes Inep.

Sekertaris DPD PAN Kota Malang, Dito Arief menjelaskan, pertemuan dengan Peni Suparto menjadi kekuatan tambahan bagi poros koalisi Harapan Pembangunan dalam menghadapi Pilkada Kota Malang 2018 nanti.

“Belajar dan bersilaturrami dengan Ebes Inep menjadi kekuatan dan semangat. Dimana beliau telah memberikan banyak masukan, saran serta strategi dalam menyongsong pesta demokrasi rakyat malang 2018 mendatang,” jelas Dito.

Dalam kesempatan tersebut Peni Suparto mengingatkan pentingnya menghormati nilai-nilai luhur, adat dan budaya yang ada dalam tata nilai bermasyarakat di Kota Malang.

“Keharmonisan dan hubungan baik harus terus terjalin antara berbagai pihak yang ada di Kota Malang, termasuk hubungan antara eksekutif dengan legislatif agar dapat harmonis seiring sejalan, taklupa adat budaya Malang jangan sampai luntur serta Nasionalisme yang paling penting untuk ditumbuhkan dalam berbangsa dan bernegara,” pungkas Peni.

Ia menambahkan penjelasannya bahwa, nanti Garda Pancasila akan memberikan dukungan penuh kepada pasangan calon di Pilkada 2018 mendatang.  “Nanti akan kita atur dan konsolidasikan lebih lanjut, sekaligus mengumumkan dukungan Garda Pancasila di Pilkada Kota Malang 2018 mendatang,” tandasnya. []

 

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here