Ini Cara Golkar Kota Malang Memuliakan Perempuan

0
91
Ilustrasi Peran Perempuan

Nusantara.news, Kota Malang – Golkar Kota Malang menyoroti pentingnya partisipasi perempuan dalam pembangunan daerah. Sebab banyak potensi yang bisa dikembangkan dalam diri perempuan khususnya perempuan atau ibu rumah tangga yang tidak bekerja.

Demikian pernyataan Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang Sofyan Edy Jarwoko saat beranjangsana ke sejumlah pemukiman di kota Malang.

Pria yang akrab disapa Bung Edy ini menyerukan para kader memperkuat peran ibu dalam keluarga. “Saya lihat memang lebih banyak ibu – ibu yang hadir, saya mengajak warga tetap melakukan kegiatan-kegiatang sosial yang selama ini sudah kuat sekali, jika perlu peran ibu-ibu dapat diberdayakan untuk menunjang ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Sofyan menilai, peran perempuan merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan yang juga kunci keberhasilan keluarga. Di tangan ibu, pendidikan awal bagi generasi penerus bangsa dapat dilakukan.

Melalui pendidikan dalam ruang lingkup keluarga yang baik, anak-anak dapat tumbuh sebagai pribadi yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar. “Dari situ akan muncul generasi penerus bangsa yang berkualitas,” jelas pria yang akrab disapa Bung Edy.

Sementara itu, Aktivis Perempuan Kota Malang, Rizky Novita mengungkapkan bahwa peran perempuan merupakan suatu hal yang sangat penting bagi pembangunan daerah.

“Sesuai dengan inpres No. 9 Tahun 2000 yang mana menghimbau pemaksimalan potensi perempuan dalam pembangunan daerah. Peran utamanya ditunjukkan dalam keluarga, karena disini perempuan merupakan madrasah pertama untuk generasi mendatang.” jelas dia kepada Nusantara.news, Kamis (9/11/2017).

Peran perempuan juga harus andil dalam merancang sebuah model pembangunan menurut tata kelola pemerintahan. Peran perempuan turut andil dalam bagian pembangunan bidang sosial, ekonomi maupun politik tanpa ada pembatasan gender.

Oleh karena itu, sosok perempuan merupakan sosok yang strategis dan perlu menjadi perhatian, Dimana keberadaan dan perannya sangat penting untuk pembangunan suatu wilayah dan daerah.

Ia menerangkan bahwa ada beberapa masalah perempuan yang tengah dihadapi saat ini, “Namun masih banyak masalah yang dihadapi perempuan yakni masalah eksploitasi seksual pada perempuan, pernikahan dini dan terkait dengan hukum yang mengatur tentang pernikahan siri di Indonesia, adanya pembatasan dalam berperan aktif di bidang politik, ekonomi maupun sosial, budaya patriaki ynag mengesampingkan peran perempuan dalam suatu hal,” urai Rizky.

Oleh karena itu, perlunya perhatian khusus dan pemberdayaan bahkan pengembangan para perempuan-perempuan dimana memiliki potensi penting dan strategis untuk pembangunan suatu daerah. []

 

 

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here