Ini Dia Kesaktian Daun Kelor dalam Melumpuhkan 13 Jenis Penyakit

0
8325
Daun kelor bukan hanya mampu melumpuhkan kekebalan orang sakti, melainkan juga melumpuhkan 13 jenis penyakit

Nusantara.news – Dulu sering kita dengar, sesakti-saktinya orang bakalan lumpuh kalau anggota tubuhnya dipukul menggunakan daun kelor. Bukan hanya melumpuhkan orang sakti, daun kelor ternyata juga mampu melumpuhkan 13 jenis penyakit.

Maka bule-bule Eropa dan Amerika menyebutnya “Miracle Tree”alias  Pohon Ajaib. Sejak jaman Mesir kuno daun ini sudah digunakan membasmi 300-an jenis penyakit. Fuglie LJ, menerbitkan buku hasil penelitiannya berjudul “The Miracle Tree: Moringa oleifera: Natural Nutrition for the Tropics” pada 1999.

Dalam penelitiannya Fuglie menemukan fakta, tumbuhan bernama latin Moringa Oleifera itu kaya vitamin A, C, B, dan D, kalsium, zat besi, kalium, dan protein yang mudah diserap oleh tubuh. Daun kelor juga mengandung lebih dari 40 antioksidan. Berikut ini 13 penyakit yang bisa digasak oleh kesaktian daun kelor. Apa saja?

  1. Mengobati liver

Secara historis, daun kelor telah banyak digunakan di Eropa sebagai bahan alami pembersih liver atau organ hati. Sebab kadar sillymarin mampu melindungi organ hati dari kerusakan, seperti penyakit hepatitis dan sirosis. Senyawa silymarin dapat menetralkan racun penyebab kerusakan hati dan melindunginya dari infeksi. Senyawa aktif daun kelor juga mampu merangsang pembentukan sel hati yang baru untuk menggantikan sel hati yang telah rusak.

  1. Mencegah diabetes

Seseorang yang kekurangan Vitamin D beresiko terhadap diabetes karena vitamin ini diperlukan oleh sel islet dalam pankreas untuk memproduksi insulin. Kandungan vitamin D dan asam askorbat daun kelor berperan dalam proses sekresi insulin. Mengkonsumsi daun kelor setiap hari dapat membantu anda terhindar dari penyakit diabetes, terlebih bagi anda yang memiliki keturunan diabetes.

  1. Menghilangkan nyeri pada rematik

Daun tanaman kelor mengandung senyawa kolkisin (kelompok alkaloid) yang mampu menurunkan rasa nyeri akibat penyakit rematik dikarenakan memiliki khasiat anti peradangan atau anti inflamasi. Efek yang ditimbulkan kolkisin cukup cepat yakni antara 0,5 – 2 jam setelah rasa sakit datang. Saat terjadi peradangan dan timbul rasa sakit minumlah air rebusan daun kelor yang tidak memiliki efek samping berbahaya.

  1. Memperkuat kekebalan tubuh

Kandungan klorofil atau zat hijau daun kelor terbukti terbukti berperan dalam proses detoksifikasi racun dan mampu meningkatkan kekebalan tubuh. Kadar klorofil daun kelor jauh melebihi daun-daun yang lain. Per 8 gram serbuk kering  daun kelor mengandung 162 mg klorofil. Daun kelor juga mengandung polyfenol yang mampu meningkatkan respon imun atau reaksi sel kekebalan tubuh untuk menangkal radikal bebas dan kuman penyebab penyakit yang menggerogoti tubuh.

  1. Menurunkan tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi terjadi akibat menyempitnya pembuluh arteri yang disebabkan oleh akumulasi kolesterol. Daun kelor dapat menurunkan tekanan darah karena mengandung senyawa kalium yang mampu melebarkan pembuluh darah dan mempengaruhi hormon vasopressin atau hormon pengontrol tekanan darah. Kadar kalium daun kelor lima belas kali lipat lebih tinggi dibanding kalium pada pisang. Kadar magnesium daun kelor dapat merangsang relaksasi otot polos pada pembuluh darah.

  1. Mencegah penyakit jantung

Tingginya kandungan lemak Omega 3 membuat daun kelor berkemampuan menjaga kesehatan sel jantung dan pembuluh darah sekaligus menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Kandungan Omega 3 daun kelor 10 kali lebih banyak dibandingkan kadar asam lemak omega 3 pada ikan salmon.

  1. Merangsang produksi ASI

Daun kelor mengandung senyawa Galactagogues yang mampu merangsang produksi hormon prolaktin pada ibu yang baru melahirkan. Hormon prolaktin adalah hormon yang berperan dalam produksi ASI dalam tubuh seorang wanita. Bagi ibu-ibu yang kesulitan mengeluarkan air susu, minumlah rebusan daun kelor niscaya anda memberikan ASI ekslusif tanpa tambahan susu formula.

  1. Mencegah dan mengobati kanker

Daun kelor mengandung senyawa isothiocyanate benzil yang mampu mencegah pembentukan sel tumor dan kanker. Selain itu, daun kelor mengandung lebih dari 40 jenis antioksidan yang dapat melawan efek radikal bebas yang dapat menyebabkan mutasi dan kelainan pada sel.

  1. Menyembuhkan batu ginjal

Batu ginjal atau gallstone adalah salah satu kelainan yang terjadi pada organ ginjal akibat akumulasi zat-zat sisa yang tidak dapat disaring oleh organ ginjal. Sebelum terjadi kerusakan parah pada ginjal (gagal ginjal)minumlah rebusan daun kelor yang mengandung alkalid moringin, moringinan dan pterigospermin. Terbukti, zat-zat pada daun kelor mampu menghancurkan batu yang mengendap dalam ginjal.

  1. Menghambat penuaan kulit

Daun kelor mengandung sitokinin, suatu hormon alami dalam tubuh yang merangsang pembelahan, pertumbuhan sel, dan proses penuaan. Hormon ini mampu mempercepat pergantian sel kulit mati yang umumnya berlangsung sekitar 300 hari. Kerutan wajah dan area kulit lainnya dapat dihambat, sebab tingginya kandungan vitamin C daun kelor dapat merangsang produksi kolagen yang mampu menjaga kekencangan dan kekenyalan kulit.

  1. Mencegah anemia

Anemia atau penyakit kurang darah terjadi saat tubuh kekurangan sel darah merah akibat terhambatnya produksi hemoglobin. Penyakit ini disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi yang membentuk hemoglobin dan sel darah merah. Daun kelor mengandung kadar zat besi yang lebih tinggi dari daun bayam.

  1. Meringankan gejala penyakit autoimun

Penyakit autoimun adalah kegagalan sistem tubuh untuk mengenali bagian dari dirinya sendiri dan menyerang sel atau organ normal. Penyakit ini antara lain Coeliac, arthritis, diabetes melitus tipe 1, dan penyakit lupus.  Kandungan Cystein daun kelor membantu proses detoksifikasi racun dalam tubuh. Racun inilah yang menyebabkan peradangan dalam tubuh dan merangsang respon sistem imun yang berlebihan.

  1. Menjaga kesehatan mata

Tingginya kandungan vitmin A dan beta karoten yang empat kali lebih besar dibandingkan wortel membuat daun kelor ampuh dalam menjaga struktur dan fungsi organ mata. Sebagaimana diketahui, Vitamin A adalah salah satu penyusun sel batang pada retina mata dan berfungsi mempertahankan penglihatan agar tetap normal.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here