Ini Gebrakan Bulog Stabilkan Harga Jelang Ramadhan

0
33

Nusantara.news, Jakarta – Bulog bikin gebrakan untuk menjaga stabilitas harga di bulan Ramadhan. Namanya, Program Stabilitas Pangan. Dalam program ini Bulog akan siram pasar di seluruh Indonesia dengan 6 komoditas utama dengan harga murah. “Pelaksanannya mulai dilakukan awal puasa,” kata Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti di Jakarta (17/5/17).

Menurut Djarot, gerakan ini akan dilakukan selama 2 minggu penuh di seluruh Indonesia. “Jadi tidak hanya di Jakarta, tetapi di seluruh pelosok Indonesia,”ujarnya.

Djarot mengatakan, telah menyiapkan sejumlah komoditas yang akan dijual dalam program tersebut antara lain, beras kualitas medium dan premium, gula, minyak goreng, bawang putih, dan komoditas lokal lainnya.

Jumlah stok yang telah siap untuk program Gerakan Stabilitas Pangan yakni beras 2 juta ton, bawang merah 60 ton, bawang putih 62 ton, gula 320.000 ton, daging beku 37.500 ton, dan minyak goreng 207.000 liter.

“Komoditas ini semuanya akan dipasarkan lewat berbagai outlet di seluruh tanah air,” kata Djarot yang berharap pasokan tersebut mampu menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menegaskan, sejumlah stok bahan pangan yang dipasok ke pasar diharapkan mampu mengendalikan gejolak harga pangan terutama saat memasuki bulan puasa dan Lebaran 2017. Dia menilai stok yang dimiliki pemerintah saat ini bisa untuk persiapan Idul Adha, karena berlebih.

“Dengan mendistribusikan langsung kepada pedagang dengan harga lebih rendah, langkah Bulog sudah sangat tepat sekali. Sehingga memungkinkan para pedagang bisa menjual dengan harga Bulog,” ujar Enggar.

Atas dasar itu, Enggar telah memerintahkan Bulog untuk menahan stok saat ini untuk digelontorkan pada awal puasa. Harapannya, saat ini, seluruh jajaran perseroan dapat menyalurkan pasokannya ke pasaran.

“Jangan harap distributor bisa memainkan harga lagi. Kalau masih ada yang main-main, pasti izin usahanya saya cabut sehingga tidak bisa berdagang lagi,” janji Enggar serius.

Kementerian Perdagangan berjanji akan segera menggelontorkan pasokan jika menemukan ada distributor nakal yang memainkan pasokan. Tujuannya adalah untuk menekan harga agar kembali normal.

“Kalau harga naik, stok kita pasok. Dengan begitu, selain rugi, distributor nakal ini akan berhadapan dengan masalah hukum,” tegasnya.

Adapun harga eceran tertinggi untuk komoditas yang dijual oleh Bulog antara lain, kemasan Beras Kita Super 5 kg seharga Rp 56.000. Kemasan Beras Kita Pandan Wangi 5 kg seharga Rp 69.500. Kemasan Beras Kita Medium Plus Rp 45.000. gula merek Manis Kita Rp 11.900/kg. minyak goreng merek Cap Tawon Rp 12.500/liter. Daging kerbau Rp 68.000/kg. daging sapi beku Rp 82.000/kg. bawang merah Rp23.000/kg. bawang putih Rp37.000/kg. serta tepung terigu merek Pita Merah Rp7.200/kg.

Menurut Direktur Komersil Bulog Febriyanto menjelaskan pasokan yang dimiliki Bulog, pasokan yang dimiliki Bulog ini akan didistribusikan melalui pedagang, ritel dan konsumen.

“Tetapi, porsi terbanyak dipegang oleh distributor. Mayoritas masih lewat distributor sekitar 80%,” kata Febriyanto menjelaskan pasokan yang dimiliki Bulog. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here