Ini Jalan yang Bisa Ditempuh Mueller Makzulkan Trump

1
126
Penasehat Khusus Robert Mueller yang diberi mandat menyelidiki keterlibatan Rusia dalam pemenangan Donald J Trump/ Foto NBC

Nusantara.news, Jakarta – Apakah Donald J Trump bersalah atau tidak bersalah, publik dan para pejabat terpilih di Amerika Serikat (AS) berhak mengetahui kebenaran. Demikian tulis dua mantan Asisten Jaksa Khusus Jill Wine-Banks dan Gerald Goldman yang menangani kasus Watergate sebagaimana dimuat NBC News, Jumat Pon (13/4).

Sejarah Amerika mencatat kasus Watergate memaksa Presiden AS Richard Nixon berhenti sebelum menyelesaikan periode jabatannya. Kini kedua mantan asisten jaksa khusus Watergate itu memberikan saran kepada Penasehat Khusus Robert Mueller yang tugas-tugasnya bisa berimplikasi pemakzulan Presiden AS Donald J Trump.

Kepentingan Amerika

Selama menangani kasus Watergate, Jill dan Gerald – selaku Asisten Jaksa Khusus – banyak berpikir tentang pentingnya publik dan Kongres AS mengetahui apa yang telah dilakukan Presiden Richard Nixon. Dan keduanya menemukan cara begaimana mengungkapkan fakta-fakta ketika itu. Taktik seperti itu sangat disarankan untuk Penyelidik Khusus Robert Mueller yang kini sedang menyelidiki dugaan keterlibatan Rusia atas pemenangan Donald J Trump.

“Apakah Presiden Donald Trump bersalah atau tidak bersalah bersekongkol untuk melanggar undang-undang, menghalangi keadilan atau menutupi sesuatu yang lain sepenuhnya publik dan para pejabat terpilihnya berhak untuk mengetahui kebenaran,” tulis keduanya.

Apabila dia bersalah atas aktivitas kriminal, lanjutnya, ada kemungkinan dia bisa menyalahgunakan kekuasaan eksekutifnya dengan konsekuensi yang sangat serius. “Sungguh, ini adalah kekhawatiran yang kami miliki ketika dukungan politik Nixon merosot. Jika Trump merasa terjebak seperti Nixon, siapa yang tahu apa yang bisa dia lakukan?”

Tanpa fakta, beber keduanya, Kongres tidak dapat membuat keputusan berdasarkan informasi tentang curang tidaknya Trump untuk memenangkan Pemilu dan pemilih tidak dapat membuat keputusan berdasarkan informasi di kotak suara.

“Kami percaya Mueller memahami kebenaran ini. Seperti yang dilaporkan the Washington Post awal bulan April, dia mungkin sudah mempertimbangkan membuat laporan serial tim tentang berbagai aspek penyelidikan kepada Wakil Jaksa Agung Rod Rosenstein. Kami pikir peraturan yang mengatur kewenangan Mueller memungkinkan pelaporan serial itu,” tulis Jill dan Gerald.

Keduanya mendukung laporan yang dibuat secara berseri ketimbang menunggu kesimpulan dari keseluruhan penyelidikan. Rencana Mueller itu dianggap sebagai terobosan yang bagus di mana kecepatan adalah hal yang baik untuk bangsa – apa pun fakta yang menunjukkan kesalahan atau ketidakbersalahan Trump.

Pengetahuan publik tentang bukti penyelidikan Mueller sangat penting sekarang, karena publik tidak bisa mengandalkan Kongres yang dipimpin Republik (yang dibenturkan oleh dua pilihan sulit) pertama, mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi integritas partainya menjelang Pemilu 2018 atau menyelidiki perilaku presiden.

Menyiasati Peraturan

Berdasarkan peraturan yang dimiliki Penasehat Khusus – terminologi Amerika untuk Jaksa yang bertindak sebagai pengacara negara – Mueller dapat membuat laporan rahasia kepada Rosenstein yang berhak memutuskan untuk mendalami atau menghentikan bagian-bagian dari penyelidikannya. Rosenstein yang selanjutnya menyampaikan penjelasan tentang keputusan-keputusan itu – baik ke pimpinan minoritas DPR maupun Komite Kehakiman Senat.

Peraturan tidak menetapkan batasan pada tingkat rincian yang termasuk dalam laporan Rosenstein atau pengungkapan informasi oleh legislator dari laporan yang mereka terima. Itu berarti substansi dari setiap laporan Mueller dapat dirilis ke publik.

Lebih lanjut, jika Mueller dan Rosenstein memandang “tindakan pemerintah tidak dapat dijerat oleh sistem peradilan pidana mungkin tepat” – seperti sidang impeachment – mereka diberi wewenang oleh peraturan yang sama untuk memilih “komponen yang tepat” dari Departemen Kehakiman “untuk mengambil tindakan yang diperlukan. “Ini bisa termasuk mengirim laporan Mueller kepada kedua pimpinan Komite Yudisial – alat kelengkapan Senat AS – dan anggota legislatif lainnya.

Yang penting, lanjut Jill dan Gerald – peraturan itu juga memberikan kewenangan kepada Rosenstein untuk mengumumkan secara terbuka laporan Mueller jika memang dia memutuskan bahwa laporan itu dalam wilayah kepentingan publik (dan sesuai dengan batasan hukum yang berlaku yang melindungi materi rahasia dan “Peraturan ke-6” yang membatasi pengungkapan hak-hal yang terjadi sebelum sampai ke ‘grand jury”.

Tentang peraturan materi rahasia dalam laporan Mueller, masalah itu mudah diatasi dengan penyusunan kalimat yang tepat.

Ada pun mengenai Peraturan ke-6, keduanya berpendapat aturan kerahasiaan grand jury tidak ada hubungannya dalam perkara ini dengan adanya pengecualian yang mengizinkan pengungkapan kepada pejabat federal yang berwenang atas masalah-masalah grand jury yang melibatkan “tindakan bermusuhan dari kekuatan asing atau agennya — karena tujuan mencegah atau menanggapi ancaman dan/atau kegiatan sejenisnya.

“Bahasa luas ini memungkinkan laporan Mueller untuk diberitahukan ke anggota Kongres yang pada gilirannya berpotensi merilis perincian kepada publik yang diperlukan untuk pelaksanaan tugas mereka,” tandas Jill dan Gerald.

Selain pelaporan yang diizinkan oleh aturan yang mengatur penasehat khusus ini, Mueller memiliki dua jalan tambahan untuk menyebarluaskan temuan dan kesimpulannya. Satu di antara jalan – jika hasil penyelidikan mengungkap fakta-fakta yang merugikan Trump – adalah untuk merekomendasikan dakwaan kepada presiden.

Dua Rintangan

Namun untuk sampai ke dakwaan akan ada beberapa rintangan. Pertama, Penasehat Hukum Departemen Kehakiman berpendapat bahwa presiden yang sedang menjabat tidak bisa dikenai dakwaan. Banyak kalangan – termasuk Jill dan Gerald – menemukan kesalahan dengan pernyataan itu dan keduanya percaya dakwaan itu benar secara konstitusional.

Maka Mueller bisa meyakinkan grand jury yang biasanya mengembalikan dakwaan agar membaca laporan secara lengkap apa yang telah dilakukan presiden dan mengapa itu harus disebutkan bahwa presiden telah melanggar undang-undang AS.

Kedua, kendati Mueller telah bekerja non-partisan dalam tugas-tugasnya dakwaan hampir dipastikan memancing protes yang keras dari basis-basis pendukung Trump. Beberapa pendukung mungkin akan berpendapat Pemilu 2016 secara tidak adil telah dijungkir-balikkan. Pertimbangan politik semacam ini akan memaksa Mueller membatalkan dakwaan – sama persis seperti ketika kedua mantan asisten jaksa khusus itu dipaksa untuk tidak mendakwa Richard Nixon dalam kasus Watergate.

Ada cara lain yang lebih halus secara politik untuk memberi tahu publik. Ini adalah kursus yang secara efektif dimanfaatkan oleh jaksa khusus Watergate Leon Jaworski untuk menghindari perangkap mekanisme di luar hukum. Jaksa khusus itu merekomendasikan dewan juri menggunakan kewenangan yang melekat untuk mengeluarkan laporan yang menjelaskan road-map bukti untuk Komite Kehakiman DPR sebagai pertimbangan apakah Nixon harus diberhentikan atau tidak.

Grand Jury Watergate bertindak atas rekomendasi itu. Satu koper bukti dikirim ke Komite Kehakiman DPR – yang kemudian memilih opsi impeachment kepada Nixon. Pengadilan Federal mendukung pengiriman berkas-berkas penyelidikan itu ke Kongres.

Singkat cerita – apakah Mueller menggunakan mekanisme pelaporan sesuai peraturan tentang penasehat khusus, surat dakwaan, atau laporan grand jury – adalah sangat penting bahwa temuan dan kesimpulannya segera diketahui oleh publik dan Kongres sesegera mungkin. Tampaknya Mueller memahami tujuan itu – dan banyak pilihan bagi dia untuk mencapainya.[]

Keterangan

Jill Wine-Banks adalah seorang jaksa untuk kejahatan terorganisir di Departemen Kehakiman AS di Washington sebelum ditunjuk menjadi Asisten Jaksa Khusus Watergate.

Gerald Goldman sedang mendaftar menjadi staf Hakim Agung AS William J Brennan, Jr. sebelum diangkat menjadi asisten jaksa khusus Watergate.

1 KOMENTAR

  1. Trump … jadi, ternyata ujianmu dlm politik seperti dlm dunia usaha, kau bisa curang dan untung, tp dlm politik kecurangan menjadikan buntung …

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here