Mahershala Ali, Aktor Muslim Pertama Peraih Oscar

0
311
Mahershala Ali dengan Piala Oscarnya

Nusantara.news – Aktor muslim pertama peraih Piala Oscar, Mahershala Ali, sesungguhnya bukan lahir dari lingkungan keluarga Muslim. Bahkan ibunya adalah seorang pemuka agama Kristen di lingkungannya.

Berkat perannya sebagai pengedar narkoba dalam film Moonlight, Mahershela Ali ditahbiskan sebagai actor pendukung terbaik. Piala Oscar yang sangat bergengsi diumumkan atas namanya.

Dalam pidatonya yang sangat emosional, Mahershala yang sudah 17 tahun memeluk agama Islam itu berucap terima kasih kepada istri yang baru memberinya momongan beberapa hari sebelumnya.

Selain meraih predikat Aktor Pendukung Terbaik, film Moonlight yang berkisah tentang dunia gay dan narkoba juga dinobatkan sebagai film terbaik.

Ali mengucapkan terima kasih kepada istrinya yang disebut sebagai guru terbaik

“Saya sangat bersyukur memiliki sebuah kesempatan. Itu adalah pengalaman yang indah,” kata Ali, saat ia mengucapkan terima kasih kepada sutradara film Barry Jenkins dan Tarell Alvin McCraney, penulis film Moonlight.

“Saya juga ingin berterima kasih kepada istri saya, kami baru saja dikaruniai seorang putri empat hari lalu, jadi saya ingin berterima kasih padanya karena telah menjadi seorang pejuang yang melalui semua proses ini dan membopong saya sepenuhnya melewati semua itu,” tambahnya.

Ali berperan sangat apik sebagai Juan, seorang pengedar narkoba. Figur Juan sudah dianggap sebagai ayah sendiri oleh Chiron, tokoh utama film ini yang digambarkan sebagai gay kulit hitam yang menghadapi kerasnya kehidupan di Miami, Florida.

Terlahir dengan nama Mahershalalhashbaz Gilmore, Ali baru masuk Islam tahun 1999. Ibunya yang seorang pemuka agama Kristen tidak keberatan dengan pilihannya berpindah keyakinan.

Nama Ali makin dikenal banyak orang saat Januari lalu memberikan pidato yang sangat inspiratif dalam acara Screen Actor Guild Award.

Dalam pidatonya Ali menjelaskan bagaimana film Moonlight berkisah tentang bagaimana rasa kemanusiaan kita saat melihat orang-orang dianiaya.

“Apa yang saya pelajari saat terlibat dalam pembuatan film Moonlightini adalah bahwa kita tahu apa yang akan terjadi ketika kita menganiaya orang. Mereka akan tenggelam dalam dirinya sendiri,” katanya.

Sebagai Juan, gembong narkoba, Ali menyelami karakter perannya sebagai lelaki dewasa yang melihat seseorang tenggelam dalam dirinya akibat didzalimi masyarakat. Dia memberikan motivasi kepada anak muda itu untuk menjadi dirinya sendiri.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here