Internal Nasdem Pecah terkait Rekom Wakil Petahana

0
71
Mohammad Fadli, Ketua DPD Partai Nasdem Kota Malang (Sumber: Rachmat Prayoga/MalangTODAY)

Nusantara.news, Kota Malang – Kemunculan nama Syamsul Mahmud sebagai kandidat Bakal Calon Wakil Walikota Malang pendamping dari Sang Petahana, M Anton yang diusung 3 partai gabungan yakni PKB, PKS dan Partai Nasdem tersebut,rupanya ada sedikit gejolak di dalam internal Poros Koalisi Petahana tersebut.

Terdengar kabar keluarnya surat rekomendasi atas nama Saymsul Mahmud sebagai pendamping petahana dari DPP  Partai Nasdem membuat pengamat politik serta beberapa orang bertanya-tanya.

Salah satu kader Partai Nasdem, yang enggan disebut namanya menceritakan bahwa sosok Syamsul Mahmud belum pernah terdengar dan dibicarakan oleh kalangan internal. Namanya ‘ujug-ujug’ muncul dan masuk dalam rekomendasi.

“Hal tersebut yang kemudian cukup mengejutkan karena nama Syamsul belum pernah dibahas dan populer di internal partai. Justru nama Mas Geng Wahyudi yang menguat,” kata Pria tersebut

Ia menjelaskan bahwa, nama Syamsul Mahmud, memang belum pernah dibahas dan dibicarakan dengan Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Timur, Rendra Kresna.

Pada waktu surat rekomendasi, dari DPP tersebut turun, atas nama Syamsul Mahmud, Bung Rendra, Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Timur yang juga Bupati Malang itu sedang menjalani ibadah umroh dan dikabarkan belum mendapat informasi terkait soal rekomendasi itu.

“Terlihat ada komunikasi yang belum selesai terkait turunnya rekomendasi pendamping petahana,” ungkap narasumber itu.

Selama ini partai tidak pernah membuka skema pendaftaran, sehingga ia mempertanyakan kepada Ketua DPD Nasdem Kota Malang soal pendaftatan calon seperti yang kerap disebut.

Baca: Setelah PKS Kini Nasdem, Petahana di Atas Angin

Sebelumnya, pada Rabu (13/12/2017) lalu, DPP Partai Nasdem mengeluarkan surat rekomendasi untuk Kandidat Bakal Pasangan Calon di Pilkada yakni Anton – Syamsul Mahmud yang ditandatangani langsung oleh Ketua Bappilu partai, Efendie Choirie dengan nomor surat: 230/SI/DPP Nasdem/XII/2017.

Surat Rekomendasi DPP Partai Nasdem

Dalam surat tersebut, DPP Partai Nasdem memerintahkan kepada DPD Nasdem Kota Malang dan calon yang akan diusung untuk melakukan konsolidasi lebih lanjut serta  komunikasi politik dengan partai lain agar memenuhi syarat pendaftaran ke KPUD.

Disampaikan juga, dalam surat tersebut agar DPD Partai Nasdem Kota Malang beserta calon yang direkomendasikan agar memenuhi persyaratan calon ke KPUD Kota Malang dan melaporkan hasilnya ke DPP 14 hari sebelum masa pencalonan.

 

Sementara itu, Ketua DPD Nasdem Kota Malang, M Fadli mengatakan terkait rekomendasi DPP Partai Nasdem. “Iya ini hanya rekomendasi, untuk resminya nanti ada pada SK Surat keputusan dengan menetapkan siapa yang akan menjadi pendamping petahana dari Partai Nasdem,” jelas dia.

Saat in memang kenyataannya rekomendasi dari DPP Partai Nasdem kepada Syamsul Mahmud, SE yang akan mendampingi petahana menyongsong Pilkada Kota Malang 2018. Pihaknya akan mengawal instruksi tersebut, namun memngingat peta dinamika politik yang cair sewaktu-waktu pasti bisa berubah.

Anggota DPR RI Dapil Malang Raya dari Fraksi Nasdem, Kresna Dewanata Phrosakh, mengatakan jalan terbaik untuk membanggakan nama serta menyalurkan ideologi dan nilai dari partai. Baiknya mengusung dari kader internal yang loyalitas dan militansi teruji.

“Militansi dan loyalitas harus teruji untuk metransformasi nilai dan ideologi partai sebagai cara partai membangun Kota Malang, dengan prinsip-prinsip Nasionalis dan Demokratis yang ada pada Partai Nasdem,” tandasnya.

Ia menekankan harus kader internal untuk kebaikan partai. “Intinya sikap Nasdem di Pilkada Kota Malang adalah mengutamakan kader untuk ikut kontestasi pilkada. Partai terus melakukan komunikasi politik dengan partai lain untuk membangun chemistry,” katanya.

Sosok yang pernah menguat bakal dicalonkan dari Partai Nasdem adalah politisi gaek, Moch. Geng Wahyudi. Moch. Geng Wahyudi yang kini menjabat sebagai penasehat DPW Partai Nasdem Jawa Timur digadang-gadang akan meramaikan ajang Pilkada Kota Malang 2018 mendatang. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here