IPW: Teror Novel Baswedan Upaya Lumpuhkan KPK

0
69

Nusantara.news, Jakarta – Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane berharap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak gentar dengan teror yang menimpa penyidik senior KPK, Novel Baswedan. “Polisi harus segera menangkap pelakunya dan mengusut motifnya, yang diduga kuat adalah untuk melumpuhkan KPK,” kata Neta di Jakarta, Selasa (11/4/2017).

Novel disiram air keras oleh dua orang pengendara sepeda motor di dekat rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utsra. Peristiwa itu terjadi saat Novel baru pulang da, ri sholat subuh, Selasa (11/4/2017) subuh.

Neta menyatakan, kasus itu adalah teror terhadap upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan para pengecut.

“Untuk itu Polri diharapkan segera menangkap pelaku dan mengungkap motifnya,  apakah berkaitan dengan kasus korupsi yang sedang diusut Novel atau tidak,” ujar Neta.

IPW khawatir jika kasus ini tidak segera diungkap dan pelakunya tidak segera ditangkap akan menjadi modus baru atau trend yang diikuti orang orang tidak bertanggung jawab untuk meneror KPK dan para penyidiknya.

“Artinya, aksi penyiraman air keras itu bukan lagi sebagai ajang balas dendam tapi bisa pula dijadikan alat untuk melumpuhkan KPK yang belakangan ini makin agresif membongkar kasus kasus korupsi besar, terutama yang dilakukan mafia proyek yang berkolusi dengan para pejabat negara,” terangnya.

Bagaimana pun, lanjutnya, Polri harus mampu melindungi KPK beserta para penyidiknya dari berbagai aksi teror, apalagi sebagian besar penyidik KPK adalah anggota Polri. Sehingga Polri dan KPK bersama sama masyarakat harus segera mengkampanyekan perang terhadap teror upaya pemberantasan korupsi.

“Perang terhadap koruptor harus makin gencar dilakukan agar para koruptor tidak bersikap seenaknya, sudah mengemplang uang rakyat masih juga melakukan teror,” tandasnya.

Karena itu, tidak ada pilihan bagi KPK dan Polri selain bekerja sama agar bisa dengan cepat menangkap pelaku dan membongkar jaringan serta otak pelaku penyiraman air keras tsb.

IPW berharap KPK dan para penyidiknya tidak gentar menghadapi aksi teror penyiraman air keras yang dilakukan para pengecut ini. Justru KPK harus makin agresif membongkar kasus kasus korupsi besar agar para koruptor tidak makin berani menebar teror.

Namun demikian KPK dan Polri sudah saatnya memikirkan tindakan pengamanan terhadap para penyidik KPK, apakah melalui pengawalan khusus atau penambahan petugas pengamanan agar mereka bisa terlindungi dengan maksimal. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here