Jalur Ponorogo – Trenggalek Lumpuh Akibat Longsor

0
138

Nusantara.news, Ponorogo – Jalan Nasional yang menghubungkan Ponorogo – Trenggalek, tepatnya di ruas jalan Desa Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, longsor, Sabtu (23/4/2014). Jalan yang longsor sampai memakan bahu jalan sepanjang 15 meter.

Tak hanya menggangu arus lalu lintas saja, namun kejadian ini membuat warga yang tinggal di sekitar di titik longsor kembali dihantui rasa was-was bencana tanah longsor yang baru-baru ini melanda kabupaten Ponorogo, meski kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa. “Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.30 WIB saat turun hujan deras,” kata Sukiyat, warga Desa Sawoo, Kecamatan Sawoo, Ponorogo seperti dikutip antaranews.com.

Untuk mengantisipasi kendaraan yang melintas, petugas dari aparat Kepolisian terpaksa memberlakukan sitem buka–tutup. Kendati demikian, hanya kendaraan roda dua saja yang bisa melintas. Sedangkan untuk bus, truk dan kendaraan berat lainnya dilarang melintas untuk mengantisipasi agar kerusakan tidak lebih parah lagi.

“Kendaraan yang melintas dibatasi supaya beban badan jalan yang tersisa tidak semakin labil dan memicu longsor susulan,” ujar Ludiana, pengendara asal Tulungagung yang sempat melintas jalur Ponorogo-Trenggalek sepulangnya dari Yogyakarta.

Hasil pendataan sementara, panjang badan jalan (aspal) yang ambles atau terseret longsor mencapai 15-an meter dengan kedalaman 10-an meter. Kerusakan badan jalan diikuti retakan bercabang yang membuat badan tanah semakin labil dan berbahaya saat turun hujan lagi dengan intensitas tinggi.

Kerusakan badan jalan yang menyebabkan sebagian bahu jalan nasional Ponorogo-Trenggalek ataupun sebaliknya terjadi secara sporadis di beberapa titik dengan volume kerusakan yang cukup parah.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ponorogo, Setyo Budiono, Minggu malam, menyatakan bahwa longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur pada siang hari, sehingga banjir dan tanah longsor tak terhindarkan lagi. Dua wilayah yang diterjang longsor dan banjir, yakni Kecamatan Sooko dan Kecamatan Sawoo.

“Hujan dengan intensitas tinggi sejak siang mengakibatkan bencana longsor dan banjir di Kecamatan Sooko dan Sawoo, Minggu sore,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ponorogo, Setyo Budiono, Minggu (23/4/2017) malam.

Budi mengatakan laporan bencana sementara yang masuk berupa jalan amblas atau tanah longsor di jalan jalur Ponorogo-Trenggalek KM 26 di Dusun Ngemplak Desa Sawoo, Kecamatan Sawoo. Tak hanya itu, di wilayah itu juga dilaporkan terjadinya banjir di Desa Kori.

Ia menambahkan tanah longsor juga menimpa di wilayah Kecamatan Sooko. “Kami juga mendapatkan laporan banyak titik genangan air setinggi lima hingga sepuluh sentimeter di jalan raya,” kata Budi. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here