Jelang Arus Mudik, DPRD Jatim Desak BBPJN Optimalkan Kinerja

0
57

Nusantara.news, Surabaya – DPRD Jawa Timur meminta kepada Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII untuk mengoptimalkan kinerjanya terkait pemeliharaan dan perawatan jalan provinsi jelang Lebaran.

Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur Eddy Paripurna berharap agar BBPJN tidak hanya main klaim seperti yang sudah-sudah dan menyatakan bahwa jalan provinsi sudah aman dari lubang jalan dan kerusakan.

Menurutnya, BBPJN harus mengoptimalkan kinerjanya apalagi jelang arus mudik Lebaran, kondisi jalan harus siap pakai dan bebeas dari kerusakan agar tidak membahayakan para pengguna jalan.

“Balai besar harus serius untuk mengatasi segala permasalahan di lapangan terutama menyangkut beberapa kerusakan jalan yang bisa membahayakan para pengguna jalan. Seperti tradisi tahun-tahun sebelumnya terkait dengan arus mudik lebaran,” jelasnya (2/6/2017) di Surabaya.

Seperti diketahui klaim dari Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Kementerian PUPR menyatakan secara umum kondisi jalan nasional yang berada di provinsi Jawa Timur 95 jalan bebas berlubang. Dan ditarget H-14 lebaran kondisi jalan nasional di Jawa Timur bebas berlubang, serta akan menghentikan semua pekerjaan maupun perbaikan jalan di lapangan.

I Ketut Darmawahana, Kepala BBPJN VIII Surabaya saat dikonfirmasi mengklaim bahwa sampai saat ini Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional telah melakukan perbaikan dibeberapa titik jalan yang rusak.

“Sampai saat ini kami terus mengebut untuk menyelesaikan perbaikan jalan nasional yang berlubang. Diharapkan H-14 semua ruas jalan bebeas berlubang. Dan kami akan menghentikan semuaperbaikan jalan jelang Lebaran agar tidak menggangu arus mudik,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Ketut juga menambahkan bahwa apabila saat arus mudik Lebaran terdapat jalan yang rusak dibeberapa titik, pihaknya telah menyiapkan beberapa material untuk segera menutupnya. Seperti sak semen yang digunakan untuk Tambalan Cepat Mantap (TCM) disetiap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Satuan Kerja (Satker) di Jatim, sistem kerjanya apabila terdapat lubang langsung dikerjakan saat itu juga.

“Bahan TCM ini sudah disiapkan oleh BBPJN yang akan mulai distribusikan ke PPK dan Satker minggu depan, dimana minimal 50 sak bahan material jalan yang dibagikan PPK dan Satker. Dan TCM ini dipakai saat ada lubang saja dan tidak lubang maka tidak dipakai,” ujarnya.

Diungkapkan Ketut, bahwa BBPJN juga telah emnyiapkan beberapa posko diakses jalan nasional, dan rencananya akan buka selama 24 jam. Totalnya adalah 26 posko yang nantinya disiapkan sebagai tempat peristirahatan sementara bagi arus mudik Lebaran.

“Serta didalam posko juga disiapkan alat berat mulai Dump Truck, Crane Truck, Wheel Loader, Stemper dan Baby Roller. Alat itu disediakan mobile 24 jam jika terjadi kerusakan pada jalan Nasional saat arus mudik nanti,” imbuhnya.

Terkait kondisi yang masih terdapat jalan bergelombang akibat perbaikan jalan, ia mengatakan nanti akan bekerjasama dengan Polisi dan Dishub akan dipasang rambu – rambu di Daerah tersebut. “Jadi kami harap pengguna jalan untuk berhati – hati apabila melewati jalan bergelombang, ” pintanya.

Sementara itu PPK Surabaya – Gresik – Sadang, Herlambang Zulfikar mengatakan untuk kondisi jalan Nasional mulai Manyar Gresik sudah siap dilalui untuk Lebaran 2017 mendatang. “Apabila masih terdapat lubang pihaknya akan terus melakukan perbaikan, sehingga saat H – 14 tidak lagi perbaikan jalan di wilayah Gresik dan Kalianak,” imbuhnya.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here