Jelang Mudik, Jalan Kabupaten Malang Masih Rusak

0
132
Jalan rusak dan berlubang, hingga di beri tanda himbauan dan pohon pisang (Sumber: Rscdn)

Nusantara.news, Kabupaten Malang – Pada pertengahan bulan Ramadhan nanti tentunya jalanan akan ramai berbagai pemudik, dimana para masyarakat berbondong-bondong untuk pulang ke kampung halamannya guna merayakan akhir bulan Ramdhan, yakni Idul Fitri di tempat asal dengan keluarganya.

Jelang pemudik Ramadhan, berdasar pada yang dihimpun Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang dari sekitar 617,44 km atau 37% dari total 1.668,76 km jalan kabupaten mengalami kerusakan dengan berbagai kondisi, dari kategori  ringan, sedang hingga berat.

Kerusakan jalan tersebut tersebar mulai dari beberapa titik poros jalan utama atau jalan kabupaten, kemudian di jalan-jalan Desa, dan juga jalan menuju akses wisata yang menjadi wajah destinasi wisata Kabupaten Malang dengan pemandangan pantai yang eksotis. Jalur-jalur wisata pantai Malang Selatan, seperti jalur Tiga Warna, Sendangbiru, Balekambang, Sipelot, Kondangmerak, Gua Cina, Ungapan, Bajul Mati, Pantai Bangkung, Celungup dan lainnya.

Peta penanganan jalan rusak dengan sampling wilayah ibu kota kabupaten dan sekitarnya hasil penelitian UB Malang 2016.

Kondisi tersebut perlu diperhatikan kembali, mengingat jalan adalah salah satu akses transportasi semua kalangan, apa jadinya apabila jalan rusak masih bercukulan. Adanya hal tersebut akan menyebabkan kecelakaan lalu lintas di perjalanan, terlebih lagi akan menelan korban jiwa pengguna jalan nanti.

Ditambah lagi, mengingat bahwa perbaikan infrastruktur, terutama jalan diyakini nantinya juga bisa menunjang perekonomian masyarakat. Terutama perbaikan akses jalan menuju lokasi wisata. Oleh karenannya perbaikan infrastruktur jalan perlu diseleseikan dengan segera.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang, Romdhoni, menuturkan baru menggelontorkan anggaran sebesar 10 miliar rupiah yang bersumber dari APBN 2017 untuk perbaikan dan pemeliharaan jalan.

“Kurang lebih akan mencapai 10 miliar rupiah dana yang bersumber dari APBN 2017 akan digunakan untuk perbaikan jalan kabupaten dan jalan desa, anggaran yang ada juga untuk perbaikan akses menuju ke lokasi wisata yang rata-rata berada di wilayah Malang Selatan,” ujarnya

Pihaknya mengungkapakan bahwa akan segera mengebut perbaikan infrastruktur tersebut. ‘’Kita kebut rehabilitasi jalan yang rusak, untuk kenyamanan dan keamanan warga saat Lebaran nanti. Jalur-jalur wisata terutama pantai di Malang Selatan selalu padat, Karena itu kita fokus rehab ke sana,’’ jelas Romdhoni.

Perlu diketahui, bahwa total ruas jalan di Kabupaten Malang mencapai 14.277,31 km. Terdiri jalan negara 115.63 km, jalan provinsi 110.12 km, jalan kabupaten 1.668,76 km. Sedangkan jalan desa / kelurahan sepanjang 6.910,1 km, serta jalan lingkungan mencapai 5.474,9 km.

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here