Jelang Pilgub Jatim, PKB Semakin Rajin Melobi Parpol Lain

0
86

Nusantara.news, Surabaya – Sebagai persiapan kompetisi untuk menghadapi perhelatan Pilkada Jawa Timur 2018, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur terus mengumpulkan kekuatan partai-partai yang diharapkan sejalan untuk mendukung jago yang akan diusung.  Langkah tersebut dilakukan, untuk memuluskan jalan di Pilkada Jawa Timur.  Sebagai langkah awal, belum lama ini, Ketua DPW PKB Jawa Timur pimpinan Abdul Halim Iskandar bertandang ke DPW Partai NasDem Jawa Timur, Kamis (8/6) malam.

Di markas DPW NasDem Jawa Timur di Jalan Kartini Surabaya, kedatangan Abdul Halim yang dikenal dengan slogan “Holopis Kuntul Baris” nya itu datang bersama Saifullah Yusuf, jago yang akan ditandingkan untuk maju di Pilgub Jawa Timur, 2018 mendatang. Orang nomor satu partai berlambang ‘Bola Dunia dikelilingi Bintang Sembilan’ itu datang bersama Saifullah Yusuf, serta diikuti elemen partai lainnya.

Sebelumnya, Abdul Halim Iskandar, juga bersama Saifullah Yusuf yang dijagokan maju di Pilgub Jawa Timur sowan ke Partai Demokrat Jawa Timur, dan diterima oleh Ketua DPD Partai Demokrat Soekarwo. Dilanjutkan bertandang ke DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Timur, di terima Ketua DPD PDIP Kusnadi.ersen dengan berbuka puasa bersama, Kamis (8/6).

Di Partai NasDem Jawa Timur, pertemuan internal itu dikemas dalam “Konsolidasi Pemenangan Pemilu DPW Partai NasDem Jawa Timur dan DPD Kab/Kota Se-Jawa Timur. Kedua partai bertekad untuk saling membantu memperbaiki masyarakat, utamanya untuk mengentas kemiskinan masyarakat Jawa Timur. Kedua partai akan bekerjasama, dan menjalin musyawarah mufakat untuk memunculkan dan memenangkan jagonya di dalam pilkada.

“Jatim harus menjadi ‘antitesa’ atau berbeda dari Pilkada DKI Jakarta, seperti yang kita ketahui bersama bagaimana model kehidupan sosial dan politiknya. Nah, untuk Jatim harus berbeda,” ujar Abdul Halim Iskandar di Kantor DPW NasDem Jawa Timur di Surabaya.

Menurutnya, kedatangan pengurus partainya menjadi salah satu upaya mewujudkan Pilkada, yang diharapkan akan menemukan titik kesamaan menuju musyawarah mufakat sehingga terhindar dari konflik antarpihak. Dan, diharapkan, dengan tetap bersatunya partai-partai di Jawa Timur akan mampu mengembangkan pembangunan serta fokus meningkatkan kesejahteraan rakyat, khususnya di Jawa Timur, seperti sejumlah program kerja yang dilakukan di kepemimpinan Gubernur Soekarwo.

“Kami mengajak NasDem dan partai lainnya di Jatim, termasuk juga menawarkan calon gubernur yang diusung PKB yaitu Saifullah Yusuf, untuk bersama-sama mendukungnya. Siapa tahu NasDem belum memiliki calon,” ucap Abdul Halim yang juga Ketua DPRD Jawa Timur itu.

Sementara, menerima kedatangan Ketua PKB Jawa Timur, Ketua Partai NasDem Jawa Timur Rendra Kresna memuji dan berterimakasih kepada pengurus PKB Jawa Timur bersama Gus Ipul yang sudi datang ke kantor NasDem. Kresna mengatakan,  silaturahim yang dilakukan PKB pun termasuk dalam rangka menjaga keharmonisan Jawa Timur.

“Silaturahim ini sangat berarti, dan ini merupakan modal untuk membangun Jatim. Kami merasa bangga dikunjungi.  Ke depan, tentunya akan ada kunjungan balasan ke PKB Jatim dan juga ke Gus Ipul,” kata Rendra Kresna disambut tepuk tangan undangan yang datang.

Politisi yang juga Bupati Malang tersebut mengungkapkan harapannya, jika kedua partai mempunyai kesamaan  visi,  di antaranya, untuk membangun dan menyejahterakan rakyat Jawa Timur, sangat mungkin dukungan akan diberikan.

“Tentu, jika ada kesamaan visi yang dapat dijalankan secara bersama-sama, utamanya untuk mengentas kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.

Kendati demikian, partainya memiliki mekanisme internal yang berlaku dan harus dijalankan. Dan, keputusan rekomendasi terhadap siapa pun yang maju sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur akan ditentukan oleh keputusan DPP Partai NasDem.

Artinya, Partai NasDem Jawa Timur tidak punya kewenangan apapun menyikapi bakal calon gubernur yang disodorkan oleh PKB Jawa Timur, semua keputusan mutlak ada di pusat.

Menanggapi  ucapan Rendra kresna, Gus Ipul  pun mengucapkan terima kasih atas sambutan dari NasDem Jawa Timur. Dirinya berharap kekuatan Partai NasDem Jawa Timur untuk bisa bersama-sama melanjutkan program yang dijalankan Gubernur Soekarwo, mengentas kemiskinan, mengembangkan pembangunan dan menyejahterakan rakyat Jawa Timur.

“Selain silaturahim, kami juga mohon doa restunya. Selain ke NasDem, bersama PKB Jatim saya juga akan sowan ke partai-partai politik lain demi untuk menciptakan suasana ‘Jatim Adem’ atau kondusif,” ucap Gus Ipul.

Menilik yang disampaikan Pakde Karwo sapaan Soekarwo dalam berbagai kesempatan, suksesi kepemimpinan kepala daerah diharapkan mengedepankan musyawarah mufakat, menghilangkan budaya tanding dan selalu menjaga keharmonisan Jawa Timur, yang selama ini terus terjaga. Jawa Timur, ucap Pakde Karwo,  selalu menjadi panutan provinsi lain.

Pakde Karwo pernah memberikan kiasan, dan menyebut dirinya ibarat derigent (pemimpin orkestra), yang mengakomodir berbagai jenis alat musik yang dimainkan banyak orang dan diharapkan menghasilkan alunan musik yang harmoni.

“Itulah Jawa Timur, harmonisasi harus tetap dijaga untuk menghasilkan irama yang harmoni, enak didengar telinga,” ujar Pakde Karwo.

Untuk diketahui, jelang pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur yang dijadwalkan digelar pada 2018, merupakan kompetisi semua partai politik. Tidak berlebihan jika kompetisi itu harus diterjemahkan dengan santun.  Mengartikan kompetisi bukan hanya sebagai ajang adu kuat, adu program apalagi adu janji untuk meninabobokan masyarakat Jawa Timur.

Tetapi sebaliknya, ajang kompetisi untuk mendapatkan kursi pemimpin kepala daerah, seyogyanya dijabarkan dengan gamblang. Jika telah meraih kursi kekuasaan, bukan untuk kemenangan dirinya pribadi, melainkan kemenangan untuk masyarakat Jawa Timur. Bisa bekerja dengan baik tanpa ada intervensi atau keberpihakan terhadap kelompok-kelompok kekuatan tertentu, baik partai politik atau sosok yang dipandang paling berpengaruh.

Sementara, hingga saat ini, selain telah muncul nama Gus Ipul yang dipastikan menjadi jago yang diusung oleh PKB, dipastikan akan muncul sosok-sosok lainnya yang tidak kalah tenar dan pengaruhnya di masyarakat Jawa Timur. Sebut saja, Khofifah Indar Parawansa yang saat ini menjabat Menteri Sosial, kemudian Tri Rismaharini yang Walikota Surabaya, Abdullah Azwar Anas tokoh muda yang menjabat Bupati Banyuwangi serta nama lainnya yang juga disebut berpotensi untuk maju di Pilgub Jawa Timur.[]

 

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here