Jelang Ramadhan, Harga Sayuran Meningkat

0
66
Foto Pedagang sayur-mayur (Sumber: Ant)

Nusantara.news, Kota Malang – Mendekati bulan suci Ramadhan, harga sayuran di beberapa pasar di Kota Malang naik secara signifikan, kenaikan tersebut ada pada beberapa komoditas sayuran, diketahui lonjakan garga yang perlahan hampir melibihi separuh harga semulanya.

Di Pasar Besar Kota Malang, sebagian besar jenis sayuran naik. Salah seorang pedagang sayur Pasar Besar, Khoiri, mengungkapkan memang beberapa pekan ini harga sayur perlahan merangkak naik,terlihat dari harga wortel yang sebelumnya Rp 9 ribu, kini menjadi Rp 16 ribu per kilo. Selain itu, brokoli naik dari Rp 18 ribu menjadi Rp 25 ribu per kilo, sawi yang awalnya Rp 10 ribu, kini mencapai Rp 20 ribu per kilo, ada lagi tomat yang awalnya Rp 8 ribu menjadi Rp 15 – 17 ribu per kilo.

Diduga kenaikan harga sayur-mayur yang terjadi di beberapa pasar di Kota Malang karena pengaruh cuaca. Hal tersebut diungkapkan oleh sejumlah pedagang, salah satunya khoiri. “Mungkin akibat bulan-bulan musim peralihan ini mas dari hujan ke kemarai atau panas, sehingga cuaca yang terkadang tidak menentu untuk diprediksikan,” jelas dia kepada Nusantara.news, Kamis (11/5/2017).

“Hal ini kemudian membuat petani perkebunan sulit menyesuaikan tanaman aoa yang cocok,” imbuh Khoir.

Selain itu, mahalnya sayuran tersebut karena pasukan sayur yang kurang atau mengalami penurunan pasokan“Pekan-pekan terakhir ini cuaca buruk, sehingga pasokan dari petani berkurang,” ungkapnya.

Kenaikan harga  tersebut yang kemudian memperngaruhi tingkat pembelian barang dagangannya. Pihaknya mengaku bahwa, pembeli sayur cenderung mengurangi konsumsi sayuran sejak kenaikan harga akhir-akhir ini. “Jika cuaca yang tidak tentu,  akan bisa dimungkinkan harga sayuran akan terus naik, terlebih saat ini jelang bulan Ramadhan,” pungkasnya.

Lia Kurniawati, salah satu pembeli sayuran di Pasar Besar mengungkapkan bahwa pihaknya menyanyangkan kenaikan harga sayuran tersebut. “Jelang Ramadhan semua barang naik, padahal di bulan tersebut banyak kebutuhan yang harus dipenuhi juga,” ungkap dia.

Pihaknya berharap agar pemerintah mampu menekan keanjlokan harga ini. “Karena kalau dibiarkan masyarakat yang akan juga merasa kecewa, semoga pemerintah bisa mengantisipasi dan mengupayakan untuk harga lonjakan sayuran tersebut bisa dinormalkan kembali,” tutup Lia.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here