Jika Ahok Tidak Minta Maaf, GP Ansor Jember Siap Melakukan Perlawanan Massif

0
369
Jika Ahok Tidak Minta Maaf, GP Ansor Jember Siap Melakukan Perlawanan Massif

NUSANTARA.NEWS, Jember – Pernyataan Basuki Tjahja Purnama alias Ahok kepada saksi ahli KH Ma’ruf Amin dalam sidang penistaan agama, Selasa (31/1/2017 ) berbuntut panjang. Nahdiyin Jember bereaksi keras terhadap pernyataan Ahok yang dinilai melanggar etika kepada Ro’is Aam PBNU sekaligus Ketua MUI Kiai Maruf Amin yang hadir sebagai saksi.

GP Ansor menuntut Ahok agar segera meminta maaf kepada KH Ma’ruf Amin terkait sikapnya yang melebihi batas etika saat di pengadilan. “Sikap Ahok tersebut kasar, sarkastik, melecehkan, dan menghina marwah Nadhlatul Ulama,” kata Ketua Umum GP Ansor Jember Ayub Junaidi di Jember, Rabu  (1/7/2017).

Ayub menegasakan, ada empat poin pernyataan sikap GP AnsorCabang Jember atas pernyataan Ahok dan pengacaranya. Pertama, GP Ansor Cabang Jember tidak terima atas perkataan Ahok dan pengacaranya kepada Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin yang kasar dan menghina marwah Nahdlatul Ulama. “Pernyataan Ahok itu sangat tidak pantas disampaikan kepada seorang ulama. Apalagi KH Ma’ruf Amin merupakan salah seorang pemimpin tertinggi di Nahdlatul Ulama,” ungkapnya.

Kedua, GP Ansor Jember mengecam Ahok yang melecehkan Kiai Ma’ruf Amin dalam persidangan. Ketiga, GP Ansor Jember mendesak Ahok dan pengacaranya meminta maaf atas perkataannya. Keempat, jika dalam waktu 3 x 24 jam Ahok dan pengacaranya tidak juga meminta maaf, maka GP Ansor Jember akan mengambil sikap tegas untuk menindaklanjuti kasus penghinaan tersebut.

“Jika pernyataan sikap dari GP Ansor Jember tidak dituruti, maka mere’ tegas Ayub. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here