Jika Muncul Calon Tunggal, Nyalla Maju Pilgub Jatim

1
75
La Nyalla Mahmud Mattalitti saat memberikan sambutan di Podium dalam Agenda Safari Ramadhan Kadin Jatim dan Buk Bersama Anak Yatim

Nusantara.news, Malang – Persoalan akan munculnya calon tunggal dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018 nanti mengkhawatirkan berbagai pihak. Salah satunya adalah Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim, La Nyalla Mahmud Mattalitti. Nyalla mulai rajin melakukan konsolidasi ke berbagai daerah di Jatim.

Hari ini, Rabu (14/6/2017), dia melakukan pertemuan yang dikemas dengan acara buka puasa bersama  Kadin Jatim dan ratusan warga dan anak yatim. Acara tersebut dihadiri jajaran Kadin dari 8 kabupaten/kota, yaitu Kabupaten/Kota Malang, Kota Batu, Kabupaten/KotaMojokerto, Surabaya, Jombang, dan Sidoarjo.

Sebelumnya, La Nyalla juga bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat, ulama dan kalangan pengusaha se-Madura di Bangkalan, Sabtu (3/6/2017).  Nyalla dan La Nyalla Academia bersilahturahmi dari ujung ke ujung Pulau Garam, Bangkalan sampai Pamekasan. Pihaknya dan timnya menyisir Jatim bagian timur, barat, selatan, dan Pulau Madura.

“Jika benar akan ada calon tunggal di Pilgub Jatim, saya siap maju sebagai cagub. Sebab calon tunggal itu namanya kemunduran demokrasi. Itu tidak baik. Masih banyak tokoh lain yang memupuni memimpin Jatim. Perlu ada figur baru untuk kemajuan Jatim ke depan,” tegas La Nyalla.

Namun, La Nyalla mengatakan, konsolidasi ini murni terkait agenda Kadin Jatim selama Ramadan yang banyak menggelar acara bakti sosial dan santunan anak yatim. “Ini sudah jadi tradisi, tiap tahun kami keliling bertemu para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan sekaligus berbagi dengan anak yatim,” ungkapnya ketika memberikan sambutan.

“Kebetulan saja sekarang momennya berbarengan dengan jelang Pilgub Jatim, sehingga mungkin dipersepsikan lain, apalagi nama saya disebut-sebut untuk maju dalam kontestasi Pilgub Jatim,” kata La Nyalla.

La Nyalla mengatakan, momen Ramadan harus dimaknai dengan banyak kegiatan positif, salah satunya berbagi dengan masyarakat khususnya yang membutuhkan. “Sebagai pengusaha, kita harus punya tanggung jawab moral dan sosial untuk membantu sesama,” pungkas dia.

La Nyalla juga menekankan, untuk pemerataan pembangunan dalam segi ekonomi, karena dari sisi ekonomi adalah salah satu topangan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Seperti di Malang Raya ini, saya lihat masih ada ketimpangan. Pembangunan perlu berasaskan pemerataan, selama ini cenderung bias atau memusat di kota, atau hanya yang dekat dengan fasilitas pendidikan dan destinasi wisata. Sedangkan masyarakat di pelosok kurang cepat kemajuannya cenderung lambing. Ini yang harus didorong dan diperhatikan baik pemerintah provinsi atau daerah khususnya,” tandasnya.

Terkait safarinya ke berbagai daerah di Jatim, La Nyalla kembali menegaskan hal itu untuk menjaring aspirasi dan konsolidasi semata. Meski banyak yang mendorongnya maju ke ajang Pilgub Jatim, La Nyalla meminta semua yang mendukungnya untuk bersabar.

“Iya bagaimana kemudian untuk maju pasti harus punya dasar dan alasan, yang kemudian hal itu menjadi yakin dan mantap untuk langkah selanjutnya,” pungkasnya.

Ia mengatakan, terkait safarinya setelah bertemu beberapa tokoh dan masyarakat ia kerap dipinta oleh mereka untuk memantapkan langkah menuju Jatim 1. ”Yang bisa saya katakan, memang ada cukup banyak elemen masyarakat yang meminta saya untuk ikut maju dalam Pilgub Jatim 2018. Ada ulama, tokoh masyarakat, guru, pengusaha, dan ormas-ormas. Tapi saya perlu shalat istikharah dulu,” tutupnya.[]

1 KOMENTAR

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here