Kasus Hibah dan Bansos Ternak 2015

Kajari Jember Panggil Pimpinan DPRD  

0
181

Nusantara.news, Jember – Bergulirnya kembali kasus penyalahgunaan dana hibah dan bansos ternak  tahun 2015, membuat Kejaksaan Negeri Jember melakukan pemanggilan terhapad pimpinan DPRD Jember dan Kepala Dinas Peternakan.

Kepala Kejaksaan Negeri Jember, Ponco Hartanto mengungkapkan pihaknya saat ini tengah memperdalam kasus dana hibah dan bansos, untuk itu melakukan pemanggilan terhadap empat pimpinan DPRD Jember, yakni Ketua DPRD  Thoif Zamroni, Wakil Ketua DPRD  Ayub Junaedi dan Ni Nyoman Martini dan dr Yuli.

Selain itu kepala Dinas Peternakan Perikanan dan kelautan (Disperikel) Pemkab Jember Mahfud Efendi, Mantan Sekwan Farouk dan Plt Sekwan M Jupri juga hadir memenuhi panggilan Kejari.

“Dasar pemanggilan kami atas dasar dari laporan Lembaga Swadaya Masyarakat, tapi pemanggilan ini bukan sebagai saksi. Tapi masih sebatas pemanggilan untuk mengumpulkan data dan hal hal yang terkait laporan LSM tersebut,” ujar Ponco.

Pemanggilan pejabat legislatif dan eksekutif tersebut sebagai langkah awal untuk menelisik penyalahgunaan aliran dana hibah dan Bansos. Selain itu, Kajari ingin mengetahui tentang mekanisme dan tata cara proses pengusulan bantuan.

“Setelah pemanggilan ini, Kami akan melakukan analisa baru kemudian menyimpulkan  terkait siapa lagi yang akan dipanggil untuk dimintai keterangan untuk melengkapi data yang dibutuhkan,” katanya.

Pimpinan Kajari Jember menambahkan, tidak menutup kemungkinan para anggota legislatif lain akan dipanggil demi mengusut persoalan yang ada secara rinci.

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here