Kapolres Batu Keluarkan Maklumat Terkait Isu Penculikan Anak

0
78

Nusantara.news, Kota Batu – Maraknya isu di masyarakat tentang penculikan anak di lingkungan belajar mengajar di sekolah, sontak menjadi viral karena disebar melalui  pesan broadcast (BC) baik via BBM  atau WhatsApp (WA), SMS maupun postingan di media sosial.  Hal itu telah menimbulkan keresahan di masyarakat.

Winarti, salah satu warga Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu mengungkapkan resah akan adanya isu penculikan anak, mendengar berita tersebut pada akhirnya ia selalu memperhatikan, mengawasi anaknya apabila hendak beraktivitas.

“Saya resah. Sekarang anak saya mulai saya pantau ketat dan batasi waktu bermainnya. Saya juga selalu cek keberadannya, baik itu ketika bermain ataupun sepulang sekolah,” katanya kepada Nusantara.news, Senin (27/3)

Kondisi ini pun menjadi perhatian khusus aparat kepolisian, lantaran isu penculikan anak tersebut mengganggu kondusifitas kamtibmas di wilayah hukum polres Kota Batu.

Kapolres Kota Batu AKBP Leonardus Simarmata mengatakan, seluruh warga Batu agar tidak perlu merisaukan hal tersebut dan dapat beraktivitas seperti biasa. Ia menjelaskan, Polres menjamin keamanan seluruh warga Kota Batu sehingga tidak perlu khawatir atas isu penculikan anak yang berkembang luas tersebut.

“Kami menjamin keamanan bagi seluruh warga Kota Batu dalam menjalankan aktivitasnya. Kepada masyarakat Kota Batu diminta agar tidak perlu khawatir kami akan menjamin keamanan dan perlindungan selama 24 jam,” ujar Kapolres Kota Batu, Senin, (27/3).

Kapolres juga sudah mengeluarkan maklumat yang akan disebarkan ke seluruh pelosok daerah guna kenyamanan masyakat dalam berkegiatan dan beraktivitas.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here