Kapolrestabes Surabaya: Jangan Coba-coba Naikkan Harga Seenaknya

0
57

Nusantara.news, Surabaya – Menindaklanjuti Perintah Kapolri (Perkap) Jenderal Tito Karnavian terkait pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pangan 2017, Polrestabes Surabaya menindaklanjutinya dengan membentuk Satgas Pangan.

“Saat ini masih dalam bentuk komposisi. Tetapi kami pastikan, bahwa personil sudah bergerak ke lapangan untuk melakukan pemantauan terhadap alur perdagangan pangan di wilayah hukum Polrestabes Surabaya,” ujar Kapolrestabes Surabaya, Kombes Polisi Muhammad Iqbal, Kamis (4/5/2017).

Iqbal menjelaskan, komposisi Satgas Pangan tersebut terdiri dari personil polisi dari Polrestabes Surabaya dan Pemerintah Kota Surabaya. Pimpinan kepolisian yang bermarkas di Jalan Sikatan Surabaya tersebut menegaskan telah menerjunkan beberapa satuan fungsi. Di antaranya dari Satreskrim, Satintelkam, Satbinmas dan Satsabhara. Sementara personil dari Pemkot Surabaya, terdiri dari beberapa dinas, di antaranya Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Pertanian serta Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BB POM) Kota Surabaya.

“Karena ada dua instansi dari polri dan pemerintahan, pimpinan tetap ada satu. Dalam hal ini kami menunjuk Kasatreskrim untuk menjadi Koordinator Satgas Pangan 2017 ini,” terang M Iqbal.

Selanjutnya Satgas Pangan akan bekerja secara tim untuk memantau dan menindak setiap bentuk pelanggaran kelancaran alur dan distribusi bahan pangan yang terjadi di wilayah hukum Polrestabes Surabaya.

“Itu dilakukan agar harga pangan tetap stabil menjelang dan saat bulan puasa maupun Hari Raya Idul Fitri kedepan. Satgas ini juga bertugas untuk mencegah kelangkaan pangan di masyarakat,” kata M Iqbal.

Pucuk pimpinan kepolisian di Kota Surabaya itu juga menegaskan, dan berpesan agar siapa pun untuk tidak mencoba mempermainkan harga pangan.

“Jangan coba-coba menaikkan harga pangan seenaknya. Apalagi membuat barang pangan menjadi langka, misalnya dengan cara menimbun. Sebab, jika itu kami temukan di lapangan, akan kami tindak sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Benar komandan, harga pangan tidak boleh dipermainkan oleh siapa pun. Selain menjadi tugas dan kewenangan polisi untuk melakukan pencegahan dan penindakan. Masyarakat juga harus ikut mendukung kinerja kepolisian, laporkan jika menemui adanya kecurangan.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here