Keakraban Karwo – Khofifah, Pertanda Demokrat Dukung Mensos RI di Pilgub Jatim?

0
488

Nusantara.news, Surabaya – Sosok opinion leader hasil riset The Initiative Institute yang dipublikasi Rabu (02-02-2017) terhadap 382 berita dari berbagai media tentang siapa sosok yang pantas memimpin Jawa Timur meneruskan tongkat estafet Soekarwo, mengerucut pada empat nama tenar di Jawa Timur. Mereka adalah Saifullah Yusuf, Tri Rismaharini, Khofifah Indar Parawansa dan Abdullah Azwar Anas.

Namun yang menjadi pertanyaan saat ini adalah, siapa partai pendukung utama mereka untuk maju di Pilgub Jatim? Maklum sampai saat ini keempatnya masih belum mendapatkan kereta politik untuk menuju Grahadi 1. Namun demikian, sedikit demi sedikit beberapa partai besar  sudah memberikan sinyal positif terhadap figur-figur tertentu untuk diusung dalam Pilgub Jatim 2018.

Sinyal kedekatan Partai Demokrat untuk mengusung Khofifah terasa kuat sekali, begitu juga dengan P. Golkar dan PDIP. Banyak indikasi yang menunjukkan Khofifah sebagai tokoh yang layak dicalonkan untuk bisa meneruskan tongkat estafet Gubernur Soekarwo daripada Gus Ipul.

Maklum, Khofifah belakangan ini selalu mengenakan kerudung atau hijab berwarna biru dan kuning di setiap acara di Jatim. Apakah ini sinyal politik?.

Beberapa pengamat mengungkapkan bahwa hal tersebut adalah sinyal politik dan bukti bahwa Demokrat dan Golkar berada di belakangnya untuk maju di Pilgub Jatim 2018. Indikasi lain adalah terlihatnya kemesraan antara Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Pakde Karwo dan Khofifah di beberapa acara resmi.  

Pemandangan itu jelas berbeda saat Soekarwo memimpin Jatim selama ini. Ada kesan  canggung dan dingin yang menyelimuti kedua tokoh tersebut ketika bertemu di berbagai forum. Namun belakangan ini kemesraan kedua tokoh di Jatim ini tidak bisa disembunyikan dari publik. Bahkan Soekarwo sendiri menginginkan Khofifah menjadi penggantinya sebagai Gubernur, selain Halim Iskandar dari PKB.

Kemesraan Karwo – Khofifah juga terlihat saat Mensos RI ini mendatangi gedung negara Grahadi Surabaya pada Kamis (2/3/2017), dalam rangka membuka Rapat Koordinasi Sinergitas Bantuan Sosial Non Tunai (BSNT) di Jatim tahun 2017.

Pengamat politik asal Jawa Timur Ridwan Hisjam saat dikonfirmasi mengenai fenomena ini tidak berani blak-blakan. Namun demikian ia mengungkapkan, Menteri Sosial itu sangat pantas meneruskan tongkat estafet Pakde Karwo ketimbang calon lainnya.

“Soal Golkar maupun Demokrat memberikan dukungan kepada Khofifah di Pilgub Jatim 2018 adalah ranah ketua umum masing-msaing partai. Namun, jika melihat fenomena tersebut mungkin bisa diartikan bahwa kedua partai tersebut siap mendukung Khofifah,” ungkapnya kepada Nusantara.news, Kamis (2/3/2017).

Kata Ridwan, tepat jika Golkar mendukung Khofifah  Menurutnya, Khofifah sendiri merupakan sosok menteri yang dinilai cakap dan lugas dalam menjalankan pekerjaannya. Seiring dengan prestasi dan kinerjanya, Khofifah dinilai bisa mengawal Jawa Timur lebih baik lagi.

“Tak hanya Demokrat dan Golkar saja, Presiden Jokowi juga siap mendukung Khofifah, lho. Golkar sendiri adalah partai yang mendukung pemerintahan Presiden Jokowi saat ini. Nah, secara kebetulan sekali Golkar dan Jokowi juga mempunyai visi yang sama di Pilpres 2019. Dengan demikian, mendorong Khofifah untuk sukses di Pilgub Jatim adalah test case Jokowi mengamankan 2019,” tambahnya. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here