Kecam Ahok, Demokrat Jatim Berbondong Bondong ke Jakarta Kawal Kemenangan AHY

0
674
????????????????????????????????????

Nusantara.news, Surabaya – Tak hanya menuai kecaman dari kalangan nahdliyin karena merendahkan Ketua MUI yang juga Rais Aam PBNU Kiai Maruf Amin, mulut comeng Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok,  juga menyulut amarah kader Partai Demokrat karena menyinggung mantan presiden yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), terkait penyadapan dalam sidang penodaan agama di Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (31/1/2017).

Sekretaris DPD Partai Demokrat Jawa Timur Renville Antonio kepada NUSANTARA.NEWS di Surabaya, Kamis (2/2/2017) mengungkapkan kegeramannya terhadap Ahok.  “Secara pribadi saya sangat sakit hati karena pimpinan kami dicatut oleh Ahok,” kata Renville.

Partai Demokrat Jawa Timur, mengecam keras sekaligus mendesak pihak berwajib turun tangan mengusut tuntas apa motif di balik penyadapan percakapan telepon antara SBY dengan Ma’ruf Amin seperti yang dituduhkan Ahok.

“Jika memang benar ada transkip percakapan telepon Pak SBY, maka kami selaku kader Partai Demokrat di Jawa Timur mendesak agar pihak berwenang mengusut apa motif dan siapa di balik upaya penyadapan itu. Pada prinsipnya, kami mendukung penuh langkah yang diambil Partai Demokrat di Jakarta,” tegas kader Demokrat yang juga anggota komisi C DPRD Jatim itu.

Renville juga menyatakan, tudingan Ahok pada SBY tidak akan mempengaruhi elektabilitas pasangan Cagub DKI Jakarta nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono dan Syliviana Murni – (AHY) yang diusung Partai Demokrat. Malahan, karena sikap Ahok itu, Partai Demokrat Jawa Timur yakin AHY bakal menang di ajang Pilkada DKI Jakarta yang dihelat 15 Februari 2017.

“Tudingan Ahok yang secara implisit bermaksud menggerogoti elektabulitas AHY, justru menambah keyakinan dan tekad kami untuk memenangkan di Pilgub DKI Jakarta. Maka dari itu, 7 Februari nanti kami selaku kader partai se-Kabupaten/Kota di Jawa Timur akan berangkat bersama-sama ke Jakarta untuk mengawal dan tidak pulang sebelum ajang pilgub usai,” pungkas Renville. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here