Kejanggalan di Pilkada Kota Batu, 3 Timses Tolak Hasil Rekapitulasi

0
82

Nusantara.news, Kota Batu – Penetapan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat kota Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Batu 2017, yang diselenggarakan di Hotel Orchids, Kamis (23/2/2017), menuai banyak kejanggalan.  Beberapa Timses merasa keberatan atas hasil yang telah dipaparkan KPU Kota Batu.

Ketua Timses Paslon nomor 1 Rudi-Sujono, Ainur Rofiq, mengaku, keberatan menandatangani berita dokumen rakapitulasi karena adanya sejumlah indikasi pelanggaran, mulai tahapan Pilwali hingga proses hitung suara.

“Kami menemukan pelanggaran yang dilakukan oleh Pemkot Batu, baik walikota, kepala SKPD, dan ASN yang nyata-nyata berkampanye untuk salah satu Paslon dan menggunakan fasilitas negara,” jelasnya.

“Beberapa laporan dari individu, masyarakat, kelompok, instansi dan beberapa kelompok pemantau independen, sebenarnya juga mencium adanya pelanggaran dalam proses penyelenggaraan pilkada ini. Namun kenapa tidak diproses secara?” imbuh Rofiq.

Timses pasangan nomor 1 tidak sendiri. Timses pasangan nomor 3 Hairuddin-Hendra Angga Sonata dan Timses pasangan nomor 4 Abdul Majid-Kasmuri Idris juga merasakan hal yang sama. Merasa pun keberatan untuk menyetujui hasil rekapitulasi tersebut terkait  banyaknya indikasi pelanggaran yang terjadi.

“Kami melihat banyak kesalahan dan pelanggaran selama masa penyelenggraan pilkada ini, mulai dari masa kampanye dan juga hari H. Oleh karenannya, kami menolak hasil ini,” ungkap Timses nomor 4, Wahyudi.

Dilaporkan bahwa hasil rekapitulasi Pilkada Kota Batu 2017 ini Pasangan Calon WaliKota-Wakil WaliKota Batu, Dewanti Rumpoko-Punjul Santoso, memperoleh 51.754 suara,  Paslon Rudi-Sujono 24.228 suara, Hairuddin-Angga 20.508 suara dan Abdul Majid-Kasmuri Idris 19.634 suara. Total suara sah Paslon sebanyak 116.124 suara. Sementara jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 147.975 jiwa.

Dari keempat saksi Paslon yang hadir dalam acara tersebut hanya tim saksi pasangan nomor 2 yang bersedia menandatangani hasil rekapitulasi. Tidak seperti ke 3 Timses lain, Timses pasangan nomor 2 tidak melakukan complaint apapun terhadap proses tahapan maupun penetapan hasil Pilkada.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Batu, Rochani berpesan bagi yang berkeberatan, untuk menuangkan keberatannya dalam form DB2, yang kemudia bisa diproses dan ditindak lanjuti secara hukum.

“Bagi saksi Paslon yang keberatan dan tidak bersedia menandatangani hasil ini silahkan dituangkan dalam DB2,” kata Rochani. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here