Kekeringan Intai 20 Desa di Kabupaten Malang

0
152
Ilustrasi Kekeringan

Nusantara.news, Kabupaten Malang – Bencana kekeringan mengintai sejumlah desa di Kabupaten Malang. Kekeringan itu mengancam kawasan yang selama ini memang dikenal sulit air seperti sebagian desa di Malang Utara, Malang Selatan dan sejumlah kawasan pesisir pantai selatan.

Daerah-daerah rawan air sebelumnya sudah dipetakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang. Sehingga apabila sewaktu-waktu terjadi bencana kekeringan BPBD segera mengambil langkah sigap.

Kepala BPBD Kabupaten Malang Bambang Istiawan mengatakan bahwa penyebaran titik kekeringan ada pada wilayah pesisir ada beberapa. “Sebab, pesisir pantai Selatan masuk kawasan pegununan Kendeng yang memiliki tipikal sebagai daerah berkapur,” katanya kepada wartawan, Senin (11/9/2017).

Tercatat sekitar 20 desa di Kabupaten Malang yang masuk dalam kategori titik kontur tanah sulit air dan rawan bencana kekeringan di Kabupaten Malang .

Desa

Kecamatan

Desa Putukrejo Kecamatan Kalipare
Desa Wonorejo Kecamatan Singosari
Desa Gampingan, Desa Pagak, Desa Sumberejo Kecamatan Pagak
Desa Sidoluhur Kecamatan Lawang
Desa Druju, Desa Sumberagung, Desa Ringinsari Kecamatan Sumbermanjing Wetan
Desa Karangkates

 

Kecamatan Sumberpucung
Desa Selorejo Kecamatan Ngantang
Desa Gajahrejo Kecamatan Gedangan
Desa Pringgondani Kecamatan Bantur
Desa Donomulyo, Desa Purwodadi, Desa Tlogosari, Desa Sumberoto, Desa Banjarejo, Desa Kedungsalam Kecamatan Donomulyo

Sumber: BPBD Kabupaten Malang 

 

Berdasar data di atas tercatat sejumlah desa yang untuk sementara sementara masuk dalam wilayah titik kontur tanah yang sulit air. Pastinya data ini akan diperbaharui oleh BPBD Kabupaten Malang untuk lebih memastikan wilayah rawan bencana kekeringan.

Ada beberapa daerah yang biasa mengatasi bencana kekeringan dengan mengebor sumur, penghijauan, kantung air yang akan disuplai oleh BPBD Kabupaten Malang.

“Seperti di Selorejo, Kecamatan Ngantang, masyarakat bahu-membahu membuat sumur bor  dan tendon dibantu BPBD sehingga ketersediaan air untuk saat ini cukup terpenuhi,” tandas Kepala BPBD Kabupaten Malang tersebut.

Namun, bencana kekeringan tidak dapat dilihat dari kontur tanah saja, ada satu daerah yang seharusnya memiliki potensi air yang cukup justru malah kekeringan. Beberapa desa tersebut berada di Kecamatan Sumberpucung.

Oleh karena itu selain mengacu data sementara diatas, pihak BPBD Kabupaten Malang juga akan memetakan kembali daerah yang memiliki potensi kekeringan tidak hanya dari faktor kontur tanah saja. Ancaman kekeringan tetap akan mengintan beberapa desa di Kabupaten Malang.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here