Ken Dedes Pun Mengawal 3 Pasang Calon Pilkada Kota Malang 2018

0
39
Fenomena Sosok Ken Dedes Mendampingi para Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Malang (Foto: Sinergy Aditya-Nusantara.news)

Nusantara.news, Kota Malang – Fenomena sosok Ken Dedes mengawal para pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Malang pada agenda Rapat Pleno Terbuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang tentang Pengundian dan pengumuman nomor urut calon di Harris Hotel, Selasa (13/2/2017) menyorot perhatian beberapa kalangan.

Hal tersebut karena tidak seperti biasanya, agenda-agenda politik dibalut dengan nuansa kebudayaan. Ini merupakan salah satu inovasi baru KPU Kota Malang dimana memandang sosok Ken Dedes memiliki makna filosofis dibaliknya.

Sosok Ken Dedes tersebut diperankan oleh para model agensi Kota Malang. Sejumlah 6 pasang coshplay Ken Dedes yang berbaris mengapit pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota pada saat pembukaan dan menghantarkan hingga agenda rapat pleno KPU Kota Malang usai.

Salah satu pemeran Ken Dedes, Hataya menjelaskan perannya menjadi Ken Dedes pada gelaran KPU Kota Malang kali ini.

“Kali ini kami ber-enam berperan menjadi Ken Dedes, yang kemudian secara teknis kami diarahkan untuk mengawal para calon Walikota dan Wakil Walikota Malang, mulai awal masuk, mendampingi saat duduk dan menghantarkannya kembali hingga usai agenda,” jelasnya kepada Nusantara.news, Selasa (13/2/2017) malam.

Ketika ditanya maksud dan makna ia dipernakan menjadi Ken Dedes ia menjawab karena tema kali ini mungkin lebih kebudayaan dan sejarah. “Sosok Ken Dedes yang familiar dalam sejarah dan bagi Kota Malang menjadi salah satu ikon kali ini,” pungkasnya.

Ketua KPU Kota Malang, Zaenuddin menjelaskan bahwa itu merupakan kreasi tim dan panitia penyelenggara kali ini. Pribadinya memandang sosok Ken Dedes merupakan simbol perempuan yang berjasa melahirkan sebuah peradaban bangsa dan kerajaan kala itu.

“Itu inovasi dan kreativitas dari teman-teman dan tim penyelenggara kali ini,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (13/2/2017)

Ia menjelaskan sekilas tafsir dan pemaknaannya terkait munculnya sosok Ken Dedes yang mengawal para calon Walikota dan Wakil Walikota Malang.

“Jika dari ceritanya, sosok Ken Dedes merupakan ibu dari para raja, yang kerap diidentikan seorang pemimpin. Ajang kali ini kita mencari seorang pemimpin Kota Malang yang kemudian dikawal dan dilahirkan oleh Ken Dedes,” jelasnya

Zaenuddin menjelaskan untuk masyarakat Kota Malang harus paham sejarah dan jangan melupakan sejarah yang menjadi identitas masyarakat.

“Mungkin artinya kita disuruh untuk lebih menggali, mengenal dan melihat sejarah kembali, dimana Kota Malang yang diyakini pusat Kerajaan Gajayana dan Kerajaan Singhasari pernah berjaya kuasanya pada zaman dahulu,” beber Alumnus ITN Malang tersebut.

Untuk diketahui sosok Ken Dedes merupakan sosok perempuan yang paling berpengaruh dan terkenal di Kota Malang yang lekat dengan sejarah Kerajaan Singhasari. Ken Dedes yang kerap disebut Ibu Pararaton merupakan perempuan Sri Nareswari yakni perempuan yang utama dan terpilih yang kelak akan melahirkan pemimpin bagi keturunannya.

Terbukti, anak cucunya menjadi generasi penerus beberapa kerajaan di jawa. Dari rahim Ken Dedes pun juga menjadi nenek moyang dari Kerajaan Majapahit yang merupakan salah satu kerajaan terbesar di Indonesia. Sosok Ken Dedes disini disimbolkan sebagai penghantar lahirnya para pemimpin terbaik di Kota Malang dalam helatan Pilkada 2018 mendatang.

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here