Kenaikan Tarif Listrik dan Biaya STNK Pemicu Utama Inflasi Banyuwangi

0
157

Nusantara.news, Banyuangi – Keputusan pemerintah menaikan tarif dasar listrik 900 VA, kenaikan biaya pengurusan STNK, dan kenaikan cabai secara tak terkontrol, menjadi pemicu utama melemahnya daya beli masyarakat Banyuangi. Hal ini tampak dari data tentang meningkatnya laju inflasi bulan Januari sebesar 0,66 persen, lebih tinggi dari inflasi bulan Desember 2016 sebesar 0,47.

Mengacu pada data BPS Banyuwangi, pemicu utama kenaikan inflasi disebabkan oleh kenaikan tarif dasar listrik 900 VA dan kenaikan biaya pengurusan STNK dan BPKB.

Berbicara di Banyuangi, Kamis (2/2/2017), Kepala BPS Banyuwangi Mohammad Amin mengatakan, Banyuwangi mengalami inflasi sebesar 0,66 persen. Indeks harga konsumen (IHK) juga naik dari dari 122,50 pada Desember 2016 menjadi 123,31 pada Januari 2017. “Tiga besar pemicu inflasi atau yang memberikan andil paling besar adalah kenaikan harga tarif listrik, biaya pengurusan STNK dan kenaikan harga cabai,” lanjut Amin.

Menurut Amin, kenaikan tarif listrik sebesar 12,50 persen yang berlaku secara bertahap  sejak per 1 Januari 2017 berdampak pada laju inflasi sebesar 0,38 persen. Pemicu inflasi selanjutnya adalah kenaikan biaya pengurusan STNK untuk roda dua dan empat yang mulai berlaku tanggal 6 Januari 2017 dan mendorong inflasi sebesar 102,73 persen. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here