Ketum PAN: Kesenjangan Di Depan Mata, Lahan Di Gunung Pun Habis Dimiliki Orang Kaya

0
98

Nusantara.news, Surabaya – Kesenjangan sosial yang terus terjadi tidak boleh dibiarkan karena akan mengancam kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Sampai saat ini kesenjangan kesenjangan nyata ada dihadapan kita, antara Jawa dengan luar Jawa, barat dan timur dan yang kaya dengan yang miskin terus meningkat. Itu ancaman serius bagi negeri ini,” kata Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan dalam pidato politik di acara Pengukuhan Pengurus DPW PAN Jawa Timur di Grand City Surabaya, Minggu (23/1/2017).

Kemudian, dihadapan ribuan kadernya Zulkifli dengan lantang mengatakan saat ini 70 persen lahan telah dikuasai oleh segelintir orang. Dia menyebut kesenjangan adalah musuh bersama yang harus dilawan, termasuk oleh semua kader PAN. Dia meminta kader PAN harus hadir ditengah rakyat yang membutuhkan bantuan, rakyat yang miskin, yang tidak punya lahan dan rakyat yang terus tertindas.

“Kader PAN siap melakukan itu? Kader PAN harus hadir di tengah-tengah rakyat untuk membela rakyat yang membutuhkan bantuan, kalian siap?,” teriak Zulkifli yang langsung dibalas serentak oleh ribuan kadernya dengan teriakan siap, yang memenuhi Hall lantai 3 di Grand City Surabaya.

Dia mencontohkan, saat ini dari 100 orang petani, yang memiliki lahan paling banyak hanya 5 orang saja, lainnya hanya penggarap dan tidak ada yang memiliki lahan pertanian.

“Kita bisa melihat, petani di desa-desa mereka banyak yang tidak memiliki lahan, itu harus diluruskan,” ucapnya lagi lagi langsung disahut dengan teriakan siap.

Zulkifli juga menyoroti tidak adanya keberpihakan kepada rakyat kecil pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam penguatan permodalan.

Disebutkan, 93 persen pelaku UMKM kredit yang dikucurkan tidak sampai 90 persen. Sementara orang-orang kaya pelaku usaha besar ‎yang hanya 0,2 persen dana pinjamannya terus mengalir.

“Atas fakta itu, Partai Amanat Nasional ‎bercita-cita mengembalikan kedaulatan rakyat,” tegasnya.

Zulkifli juga menyinggung bahwa pemilik tabungan di bank yang paling banyak adalah perusahaan-perusahaan besar yang jumlahnya hingga mencapai Rp4.400 triliun, dan, hanya sedikit rakyat yang memiliki tabungan ‎di bawah Rp100 juta.

“Saya punya saudara termasuk ada juga yang menjadi kepala daerah, saat saya tanya di daerahnya siapa saja yang memiliki lahan, dijawab adalah orang-prang kaya. Bahkan, semua lahan sudah habis dimiliki mereka para orang kaya, sampai lahan di gunung juga telah habis, dimiliki oleh orang kaya,” katanya.

Dirinya kembali mengingatkan kader PAN untuk selalu peka terhadap kondisi saat ini, bahwa kesenjangan yang terus merajalela dimana-mana. Dan kader PAN harus tampil meluruskan, membantu rakyat yang susah.

“Kader PAN harus berani menyampaikan kebenaran itu, rakyat harus sejahtera,” tambahnya.‎

Ketua MPR RI itu juga mengingatkan agar kader PAN yang saat ini dipercaya menjadi kepala daerah atau duduk di dewan perwakilan rakyat untuk terus bekerjasama dengan rakyat, agar tidak sampai terjadi penyalahgunaan kekuasaan.‎

Dia juga menegaskan agar kader PAN selalu dekat dengan rakyat, menjadikan rakyat sebagai mitra, serta mengajak untuk diskusi dan bermusyawarah.

Mendengar pidato politik Zulkifli Hasan tersebut,   sudah saatnya semua sebagai warga Indonesia tidak hanya dituntut merenung, tetapi harus segera berbuat yang terbaik untuk rakyat. Karena jika kesenjangan seperti saat ini terus terjadi bukan mustahil rakyat akan marah dan berontak. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here