KH Hasyim Muzadi di Mata Santri dan Masyarakat

0
162

Nusantara.news, Kota Malang – Kepergian KH Hasyim Muzadi sangat membekas di mata para santri dan masyarakat sekitar pondok Pesantren Al-Hikam Jl. Cengger Ayam No.25, Tulusrejo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang. Pembawaan Almarhum yang sangat guyub dan pengayom bagi santrinya dan masyarakat sekitar selalu menjadi kerinduan tersendiri untuk mengenang pendiri Al-Hikam tersebut.

Salah satu santri Al-Hikam, Achmad Faried Hanafi menuturkan,  hal yang paling  berkesan tentang KH Hasyim Muzadi adalah sosoknya yang santun, arif, bijak, lemah lembut dalam berucap.

“Kesederhanaan beliau dalam berpenampilan layaknya masyarakat biasa, sosok yang selalu ditunggu dan dinanti pada tiap pertemuannya di pondok,” ungkap Faried kepada Nusantara.news, Kamis (16/3/2017)

Ia menjelaskan kiprah KH Hasyim Muzadi yang memiliki andil yang cukup esar bagi bangsa, “Beliau mampu menjadi penyeimbang. Ketika negeri ini ada masalah, bekliau kerap dimintai pertimbangan baik oleh para birokrat dan masyarakat, ketika akan mengambil suatu keputusan,” jelasnya

Abdul Latif yang juga santri mengungkapkan, Almarhum adalah ulama nasionalis yang selalu membela kepentingan umat dan bangsa. Kiai memiliki semangat seperti KH Wahid Hasyim,” ungkap Latief

Sementara itu,  Sukadi, warga Cengger Ayam,  menuturkan  KH Hasyim Muzadi sosok yang identik dengan kesederhanaan, sehingga  beliau sangat disegani di masyarakat, khususnya kami selalu menanti pada Pengajian di Pondok Pesantren Al-Hikam. “Warga sekitar, kerap menanti kehadiran KH Hasyim Muzadi yang setiap bulan, awal minggu selalu berusaha menyempatkan mengisi pengajian minggu pagi di Masjid Al-Ghozali, Ponpes Al-Hikam Malang,” tuturnya

“Sungguh ini merupakan sebuah kehilangan yang amat mendalam, tidak hanya bagi keluarga pondok dan Warga NU, melainkan masyarakat Bangsa dan Negara,” imbuh Faried. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here