KH Ma’ruf Amin, Ulama Multitalenta Cicit Ulama Besar Syaikh Nawawi Banten

0
365

Nusantara.news, Surabaya – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang juga Roia Aam PBNU, KH Ma’ruf Amin kini jadi viral setelah hadir sebagai saksi dalam sidang penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok, di Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (31/1/2017).

Siapa KH Ma’ruf Amin? Lahir di Tangerang Banten, 11 Maret 1943, KH Ma’ruf Amin adalah salah satu cicit dari Ulama Besar Syaikh Nawawi Banten. Syaikh Nawawi Banten adalah tokoh ulama asli Indonesia yang disegani keilmuannya sampai dunia internasional, terutama di Mekkah. Syaikh Nawawi Banten juga merupakan Imam di Masjidil Haram, dengan julukan “Imam Nawawi Atstsani” merujuk kepada ahli hadits Imam Nawawi.

KH Ma’ruf Amin, menjabat Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Ra’Is Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2015-2020.

Selain menjadi panutan dan rujukan juga jadi referensi terkait berbagai persoalan tentang agama. Bagi umat Muslim di Indonesia, nama Ma’ruf Amin sudah tidak asing lagi, karena sering memberikan fatwa terkait hukum Fikih Islam dan berbagai persoalan agama, utamanya yang tengah menjadi bahasan di masyarakat.

Kegiatan keilmuan KH. Ma’ruf Amin lebih banyak dilakukan untuk bahasan-bahasan Fiqhiyah daripada mengisi tausiah di televisi. Kerap memberikan tausiah dan menjadi dai. Selain sebagai kiai juga dikenal sebagai seorang politisi dan memiliki karir yang cukup panjang. Pernah menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden, 2007 hingga 2010.

Pernah menjabat sebagai Ketua Fraksi Golongan Islam DPRD DKI Jakarta, anggota MPR-RI dari PKB, Ketua Komisi VI DPR-RI. Juga dikenal aktif di organisasi masyarakat keagamaan.

Ulama Disegani

Selain menguasai ilmu Agama Islam, KH. Ma’ruf Amin juga dikenal sebagai ulama multitalenta yang menguasai berbagai macam ilmu fiqih. KH. Ma’ruf Amin juga tercatat sebagai ulama yang responsif terkait berbagai masalah yang sedang dihadapi ummat. KH. Ma’ruf Amin juga menjadi memperankan diri di sebagai dewan pengawas syariah di berbagai bank dan asuransi syariah, seperti pengawas Bank Muammalat, Bank BNI Syariah, dan Bank Mega Syariah.

Ma’ruf Amin pernah nyantri di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur. Kemudian melanjutkan kuliah di Universitas Ibnu Khaldun, Bogor. Mendapatkan gelar Doktor HC dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada tahun 2012 untuk bidang Hukum Ekonomi Syariah.

Banyak posisi yang pernah didudukinya. Antara lain pernah sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Kehidupan Beragama (2007-2009), Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Hubungan Antar Agama (2010 – 2014), Anggota Koordinator Da’wah (KODI) DKI Jakarta, Anggota BAZIS DKI Jakarta, Ketua Fraksi Golongan Islam DPRD DKI Jakarta, Ketua Fraksi PPP DPRD DKI Jakarta, Pimpinan Komisi A DPRD DKI Jakarta, Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa, Anggota MPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ketua Komisi VI DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ketua Komisi Fatwa MUI Pusat, Rois Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Penasehat Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar, Nahdlatul Ulama (LBM-PBNU), Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Shalahuddin Al-Ayyubi Jakarta.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here