Kiai Asep Bekali Doa Relawan Khofifah

0
83
Kiai Asep Bekali Relawan Khofifah dengan Doa

Nusantara.news, Surabaya – Bertempat di Pondok Pesantren Amanatul Ummah di Siwalankerto Surabaya, ratusan pendukung bakal calon Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa berkumpul, melakukan deklarasi, tepatnya Minggu (12/11/2017).
Didominasi kalangan muda, mereka merapatkan barisan dengan mengucapkan ikrar untuk mendukung dan mengantarkan Khofifah dan pasangannya  untuk bisa menang di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim yang akan digelar pada 27 Juni 2018.

Sejak pagi hari, para perwakilan tim relawan pendukung Khofifah dari berbagai daerah di Jatim itu telah berkumpul. Merak kemudian mengikuti sejumlah pesan dan pidato yang disampaikan oleh ketua relawan. Dilanjutkan dengan pembacaan ikrar kesetiaan dan siap mendukung untuk kemenangan Khofifah, itu dikemas dalam deklarasikan ‘Sahabat Khofifah untuk Jawa Timur’.

Mereka, para relawan selanjutnya memiliki dua tugas utama, melakukan penggalangan kekuatan suara serta memenangkan dan mengantar Khofifah untuk jabatan Gubernur Jatim

“Tugas Sahabat Khofifah adalah menyosialisasikan Fardu ‘ain untuk mengantar kemenangkan Ibu Khofifah,” tegas Kiai Asep Saifuddin Chalim yang juga juru bicara Tim 9 pimpinan KH Salahuddin Wahid, saat memberikan sambutan.

Tugas kedua yakni menyosialisasikan keberadaan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim netral di Pilkada serta Pilgub Jatim “Sosialisasikan itu. Dan marilah kita dalam berkompetisi Pilkada ini, orientasikan berkarakter dan berkemampuan,” katanya.
Selanjutnya, Kiai Asep juga mengatakan deklarasi yang digelar para Sahabat Khofifah di pondok pesantrennya itu sebagai langkah awal untuk menyatukan gerakan bahwa NU tidak bisa dipecah belah.

Dalam acara tersebut, tidak kurang dari seratus pemuda dan pemudi memadati halaman Pondok Pesantren Amanatul Ummah, dan mereka berjanji untuk menerapkan semua instruksi yang dikatakan oleh kiai mereka.

“Kami siap, dan ini akan kami terapkan di daerah kita masing-masing untuk kemenangan Khofifah menjadi Gubernur Jatim,” terang Muhammad Ali, Sahabat Khofifah dari Gresik yang mengaku sebanyak 20 orang datang ke acara itu, mewakili daerahnya.

Masih kata Kiai Asep, bahwa deklarasi itu dilakukan swadaya dan murni merupakan ide dan digagas oleh para relawan Khofifah. “Saya sama sekali tidak ikut serta. Cuma saya siap dimintai tolong untuk menyediakan tempat dan menyediakan konsumsi,” ujarnya.

Pelaksanaan deklarasi, oleh panitia ditegaskan memang sengaja tidak menghadirkan Khofifah, yang juga Ketua Muslimat NU dan Menteri Sosial RI. Alasannya, tidak ingin ada partai politik yang tersinggung dengan digelarnya acara itu, karena acara itu murni dilakukan oleh relawan fanatik yang setia mendukung Khofifah.

Untuk diketahui, sementara ini yang dipastikan maju di Pilgub Jatim di antaranya ada pasangan Saifullah Yusuf-Abdullah Azwar Anas. Saifullah Yusuf atau Gus Ipul hingga saat ini masih resmi menjabat sebagai Wakil Gubernur Jatim, mendampingi Soekarwo hasil Pilgub Jatim, dua periode sebelumnya. Sementara, Azwar Anas hingga saat ini juga masih resmi menjabat sebagai Bupati Banyuwangi. Bakal calon lainnya yakni Khofifah, sementara untuk pasangan calon wakilnya akan diumumkan dalam minggu ini. Bakal calon lainnya yang dipastikan juga ikut maju di pemilihan adalah La Nyalla Mattaliti.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here