Kiai Pilih Gus Ipul, Bagaimana Nasib Halim?

0
225

Nusantara.news, Surabaya – Peta politik jelang Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018, semakin mengerucut. Atas saran para kiai, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) diminta dukung Saifullah Yusuf sebagai bakal calon gubernur di Pilgub Jawa Timur, 2018 mendatang.

Saran itu munul saat berlangsung pertemuan sejumlah kiai dan ulama Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bumi Sholawat, asuhan KH Agus Ali Mashuri di Lebo, Tulangan, Sidoarjo.

“PKB Jawa Timur tawadu kepada kiai, kembali ke jati diri mendukung kader internal,” kata Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar yang hadir di acara Musyawarah Kubro Ulama dan Kiai Pengasuh Pesantren se-Jawa Timur tersebut, Kamis (25/5/2017).

Selain KH Agus Ali Masyhuri, kiai lainnya yang juga hadir di antaranya, KH Anwar Iskandar, KH Nurul Huda, KH Nuruddin Jazuli, KH Sholeh Qosim, KH Hasan Mutawakkil Alallah, dan sejumlah kiai lain.

“PKB harus kembali ke asal, yakni sebagai partai yang mendengarkan dan taat kepada kiai dan ulama sebagai panutan. Ini buktinya PKB sekarang sami’na wa ato’na kepada sesepuh NU,” ujar KH Agoes Ali Mashuri.

KH Agus Ali Mashuri, menegaskan PKB harus nurut kepada kiai. “Catat Cak Imin, PKB harus nurut kiai NU. Mendukung Gus Ipul sebagai calon gubernur Jawa Timur. Saatnya PKB punya gubernur sendiri,” imbuh Gus Ali.

Sebelumnya, Khofifah Indar Parawansa yang juga Menteri Sosial RI, bertemu Hasan Aminuddin. Pertemuan dilakukan di Pendopo Bupati Probolinggo, Rabu (24/5/) malam.

Khofifah yang juga Ketua Umum PP Muslimat itu menyebut pertemuan dengan Hasan sebagai awal dari penjajakan, seperti penjajakan yang dilakukan ke sejumlah elemen masyarakat lainnya di berbagai wilayah di Jawa Timur.

“Ini hanya chek sound, untuk mengetahui bagaimana respon elemen masyarakat di Jawa Timur. Kalau nanti sudah waktunya, teman-teman akan saya kabari,” ucap Khofifah.

Khofifah mengaku dirinya sangat menghormati sikap para kiai dan PKB, yang telah menetapkan pilihan mengusung Saifullah Yusuf untuk maju di Pilgub Jawa Timur 2018.

“Saya hanya meminta, siapa pun yang mencalonkan diri, dan siapa pun yang mencalonkan, harus siap menghormati keputusan masing-masing,” tegasnya.

Sebelumnya, kiai sepuh pengasuh pondok pesantren di wilayah Mataraman, meliputi Kediri, Tulungagung, Blitar dan Trenggalek, sepakat PKB harus bulat mendukung Saifullah Yusuf di Pilgub Jawa Timur. Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar pun tak bisa berbuat apa-apa, patuh pada kiai.

Cak Imim panggilan Muhaimin Iskandar, mengakui sebelumnya sejumlah DPC PKB di Jawa Timur menghendaki Abdul Halim Iskandar sebagai bakal calon gubernur Jawa Timur. Namun, setelah kiai di wilayah Mataraman, juga Lirboyo, memutuskan mendukung Saifullah Yusuf, Cak Imin berkoordinasi dengan seluruh DPC PKB di Jawa Timur, meneruskan titah kiai. “Al hasil, setelah  saya berjuang dan meyakinkan DPC, diperoleh kesepakatan, tunduk dan patuh pada para kiai. Atas keputusan ini, Insya Allah Gus Ipul,” kata Cak Imin di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Rabu (24/5/2017).

Berdasarkan surat edaran kiai-kiai yang ditujukan kepada Ketua Umum DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar, sekaligus menindaklanjuti hasil pertemuan dengan kiai-kiai di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri dan Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo, saya Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar Menginstruksikan kepada kader agar selalu:

1. Mengikuti perintah kiai dan menjaga kekompakan serta kebersamaan keluarga besar NU.

2. Senantiasa memperjuangkan cita-cita luhur NU karena PKB merupakan putra tunggal NU.

3. Kader PKB yang selama ini berjuang untuk Abdul Halim Iskandar (Pak Halim) wajib taat kepada kiai dan NU sebagai Jam’iyah yang melahirkan PKB.

4. Memohon maaf kepada semua kader yang selama ini memperjuangkan Pak Halim maju menjadi Gubernur sehingga harus taat kepada kiai dan NU.

Lalu bagaimana nasib Halim? []

 

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here